
"Kamu kenapa sih enggak mau jadian sama aku?".Tanya Bima.
"Emang harus jadian ya?".Tanya Ayu.
"Ya iya dong,kan biar status kita jelas".Kata Bima.
"Ya kan ini sudah jelas,kita udah deket udah sama sama terus".Jelas Ayu.
Bima hanya diam saja tanpa merespon Ayu,namun tangannya masih setia menggenggam tangan Ayu seakan tidak mau lepas.
Sebenarnya Ayu bukanya tidak mau memperjelas hubungan mereka,namun ada suatu hal yang membuat Ayu belum bisa menerima sepenuhnya Bima.Dan itu hanya Ayu yang tau. (pastinya juga autor dong😁).
@@
Siang itu di tempat latian Ayu.
"Lo beneran dan serius ngejalanin hubungan sama Bima?".Tanya Vina.
Karena sebagi sahabat sekaligus sepupu Ayu,Vina tau banget bagaimana ayu,sikapnya Ayu ketika dia suka atau tidak terhadap suatu hal.
"Gue bingung aja".Jawab Ayu.
"Kalau menurut gue,si Bima itu orangnya agak ganjen kalau sama cewek".Kata Lala.
"Gue juga udah tau kalau itu.Itu juga yang membuat gue ragu".Jelas Ayu.
"Kalau Lo ragu kenapa di terusin?".Tanya Vina.
"Ya gue ingin dia itu bisa berubah dan hanya fokus sama satu cewek aja!".Jelas Ayu.
"Gue sih enggak yakin".Kata Lala,lalu beranjak dari duduknya.
"Gue doa in elo enggak salah milih Ay!".Vina kemudian beranjak menyusul Lala.
"Semoga saja". Ayu beranjak pergi menyusul teman-temannya.
@@
Hari ini di kelas sangat ramai karena jam kosong.Ayu dan Vina nampak terganggu sekali.Mereka lebih menyukai tempat yang sekiranya tidak terlalu ramai lahh...
"Ay! Ke perpustakaan aja yuk!! Ajak Vina.
"Tumben bener Lo?".Kata Ayu.
"Udah ayok buruann!!".Vina sudah malas sekali berada di kelas.
Kemudian Ayu dan Vina pergi ke perpustakaan di susul oleh Dewi dan Rita.
"Ngapain sih kalian ke perpustakaan?". Tanya Dewi.
"Brisik tau di kelas tu!".Jawab Ayu.
"Ya emang gitu kan kelas kita?".Kata Rita.
"Lo juga tau kita kan yang enggak suka kebrisikan?".Tanya Vina dengan malas.
Mereka melanjutkan obrolan dengan santai.Tanpa Ayu sadari jika Bima sudah berada di dekatnya.
"Ngapain kamu berdiri disitu?".Tanya Ayu.
"Lagi ngelihatin calon ibu dari anak-anak ku nanti".Jawab Bima nyleneh.
"Yang mena nih ibunya??...Ada 4 soalnya?".Jawaban nylenah di tanggapi oleh Vina.
"Yang ini dong??!".Kata Bima sambil berjalan menuju Ayu.
"Enggak salah alamat tu?".Tanya Vina.
"Ya enggak dong!".Kata Bima sumringah.
"Udah dong,enggak mungkin kalau Bima salah alamat??".Bela Dewi.
"Ya kan siapa tau?".Kata Vina.
"Udah,diem aja".Ucap Ayu.
"Udah ah,gue mau beli cemilan dulu.Laper tau gak!".Rita sewot saja.
__ADS_1
"Tu orang kalau laper sukanya marah marah mulu elahhh....heran gue?!".Kata Vina.
"Laper jagi ****,kenyang pengennya rebahan".Ucap Ayu.
"Itu Elo!".Canda Vina.
Sedari tadi Bima nempel terus sama Ayu.Ayu pun cuma B aja sama Bima.
Entah mengapa hari ini Ayu males bangat sama Bima.Ayu cuma diem aja nglihatin Bima dan Dewi bercanda ria.
Vina yang juga melihat hanya memutar bola matanya malas.
"Bim,nanti malam Mabar yuk!!".Kata Dewi mengajak Bima mabar.Dan otomatis Ayu akan di acuhkan oleh Bima kalau sudah menyangkut soal game.
"Ya bisa aja".Jawab Bima.
"Boleh kan aku Mabar sama Dewi?".Tanya Bima pada Ayu.
"Hm".Ayu hanya menjawab seperti itu.
"Santai aja,kita cuma Mabar og.Maen bareng gitu". Kata Dewi meyakinkan.
"Iya".Jawab Ayu singkat.
Karena jujur,Ayu tidak suka jika Bima suka ngegame.Karena menurut Ayu,main game yang tidak tau waktu hanya akan membuat kita rugi akan segalanya.
Apalagi kalau mabarnya sama cewek,dan cewek itu adalah orang yang dulunya pernah dekat dengan Bima.
Sungguh menyebalkan..
"Cuma Mabar sebentar kok".Rayu Dewi.
"Iya".Respon dari Ayu singkat.
"Awalnya main bareng lama lama jalan bareng terus gandengan bareng.Itu mah udah basi".Jawab Vina dengan acuh.
Ayu yang mendengar jawaban dari Vina kemudian menyikut perut Vina pelan.
"Apa apaan sih!".Kata Vina ketus.
"Sorry".Kata Ayu kepada Dewi dan Bima.
Vina yang mendengar itu hanya memutar bola matanya malas.
"Santai aja,enggak mungkin kan gue nikung elo?Secara Lo itu sahabat gue".Jelas Dewi meyakinkan Ayu.
'males banget gue ngedengerin omongan sampah kek gitu!!...' Batin Vina.
"Iyaaa".Jawaban Ayu masih sama.
"Eh,pipi kamu makin gemisin tau gak?!".Kata Bima sambil mencubit pipi Ayu untuk mengalihkan pembicaraan.
"Kamu juga semakin cantik". Tambahnya.
"Udah tau kali kalau gue cantik.Udah dari lahir".Mata Ayu.
"Iya aku percaya kamu cantik,aku aja sampai klepek-klepek sama kamu".Bima semakin gombalin Ayu.
Bima semakin lengket sama Ayu.
"Eh gimana ya caranya agar pipi gue tu tirus gitu?". Tanya Dewi.
"Enggak usah di tirusin...Cewek itu cantik kalau pipinya tembem.Kayak asa manis manisnya gitu".Jawab Bima.
"Emang iya?".Tanya Dewi.
"Iyaa,sini Deket nanti gue buktikan!".Kata Bima.
Dewi pun mendekat kepada Bima,dengan tanpa melihat Ayu dan Vina yang saat itu masih ada di sebelah mereka,Bima dan Dewi malah bermesraan layaknya pasangan.
"Ini gue udah maju!". Seru Dewi.
Dengan sengaja Bima mencubit pipi Dewi dengan mesra.
Ayu yang melihat adegan itu hanya bisa diam sambil menahan sesuatu yang ingin meledak di dadanya.
Vina hanya diam saja tanpa memberika ekspresi adapun terhadap apa yang dia lihat.
__ADS_1
"Sakit tau!!".Cerca Dewi.
"Lagian Lo gemesin ".Jawab Bima.
"Ya kira kira kek kalau nyubit itu,nanti kalau pipi gue tambah gede gimana?".Kata Dewi agak manja.
"Ehemb!!!".Ayu menghentikan aktivitas mereka.
"Maaf sayang,aku jadi melupakan kamu".Kata Bima.
Ayu hanya diam saja.Walau dia merasa kesal namun Ayu mencoba untuk meredam emosing.Bagaimana pun juga Dewi itu sahabatnya.
"Iyaa".Jawab Ayu.
"Sorry ay!,Gue enggak bermaksud apa-apa sama Lo?".Kata Dewi memelas.
"Enggak papa".Jawab Ayu tenang.
Vina sebenernya pengen banget nyeret Ayu keluar,namun sampai sini Vina masih menahan diri untuk melakukan itu.
"Eh,katanya Lo lagi Deket sama Elang??Terus orangnya mana?".Tanya Vina merubah suasana.
"Tadi sih dia chat gue,katanya hari ini die enggak masuk sekolah".Jelas Dewi.
"Kanapa emang?".Tanya Vina lagi.
"Ada keperluan lainnya".Jawab Dewi.
"Elang kelas sebelah itu?".Tanya Bima yang tiba-tiba ikut nimbrung.
"Iyaa".Jawab Dewi.
'Alhamdulillah gue bebas dari monyet satu itu...Walau cuma satu hari setidaknya gue enggak keganggu karena ulah si monyet' Batin Ayu.
"Kenapa Lo Ay,Senyum senyum enggak jelas kek gitu?".Tanya Vina.
"Enggak papa.Eh beneran kalau si Elang enggak masuk hari ini?.Tanya Ayu memastikan lagi.
"Iyaa.. Emang kenapa?Girang banget?".Tanya Dewi penasaran.
"Ya enggak papa!".Jawab Ayu.
"Kenapa sih kamu?".Tanya Bima yang mulai tidak suka jika Ayu menanyakan laki laki lain.
"Enggak papa,cuma Tanya doang kok".Jasa. Ayu santai.
Vina yang sudah tau hanya bisa menahan tawanya agar tidak meledak.
"Ya udah kalian terusin aja mesra mesraannnya gue mau makan dulu!".Kata Ayu sambil berlalu di susul oleh Vina pergi meninggalkan Dewi dan Bima.
@
@
@
@
@
@
#
#
#
#
#
#
Maaf ya telat upload,soalnya banyak bangat kerjaan yang harus di kerjakan jadi enggak Sempet dehh buat ceritanya...
Jangan bosan ya dengan cerita ku..
__ADS_1
selamat membaca....