My Enemy My Lover

My Enemy My Lover
Part 18


__ADS_3

Pembelajaran telah usai,semua murid berhamburan keluar dari kelas.


Ayu dan Bima saat ini sedang berada di salah satu caffe dekat sekolah sesuai perjanjian tadi.


"Tumben banget kamu sayang,jarang jarang kamu mau diajakin ketemu berdua gini?".Kata Bima merasa heran dengan tingkah Ayu yang tidak seperti biasa.


"Ya sesekali dong gue nyenengin Lo".Jawab Ayu.


"Kok kamu ngomongnya lo gue yang??Kamu sehat kan?".Tanya Bima yang masih bingung.


Tanpa menjawab,Ayu malah memesan makan kepada pelayan Caffe.


"Kamu kenapa sih sayang?".Tanya Bima sambil menggenggam tangan Ayu.


"Kok kamu akhir akhir ini berubah sihh?".Tanya Bima lagi.


"Kamu mau tau alasan aku berubah??".Kata Ayu.


"Ya coba dong kamu jelas kenapa kamu tiba-tiba cuek sama aku,tiba tiba sekarang deket sama Elang".Ucap Bima.


"Siapa bilang aku deket sama Elang?". Tanya Ayu lagi.


"Waktu tadi,kalian berdua tu mesra banget.Dan kamu juga tau kan kalau Elang dan Dewi lagi jalanin hubungan?".Kata Bima.


"Kalau kamu bisa Deket sama cewek manapun kenapa aku enggak boleh dekat dengan cowok manapun?".Tanya Ayu yang membuat Bima bungkam.


"Maksud kamu apa?".Tanya Bima.


"To the poin aja!".Kata Ayu.


"Apa hubungan kamu dengan Dewi?".Tanya Ayu.


Seketika Wajah Bima tampak menegang seperti menyembunyikan sesuatu.


"E e enggak kok.A aku sama dia biasa aja".jawab Bina sambil terbata bata.


Mata Ayu agak menyipit melihat jawaban Bima yang terkejut dan gugup


"Ada hubungan apa antara kamu dan Dewi?".Tanya Ayu sekali lagi dengan nada tegas.


"Kita cuma temen aja...Iya kita temen".Jawab Bima masih menyangkal.


"Teman tapi mesra gitu?".Ayu Tambah jengkel ketika Bima masih saya kekeh.


"Kamu pikir selama ini aku bodoh gitu!??..Kamu fikir selama beberapa bulan ini aku diem aja seakan enggak tau apa apa terus kamu dengan santainya ngejalin hubungan dengan Dewi di belakang aku.Kamu tau kan kalau aku sama Dewi ini sahabatan??..Otak kamu tu dimana?".Kata Dewi dengan emosi yang meluap-luap.


"I i ini..bisa aku jelasin yang?".Kata Bima gugup.


"Mau jelasin apa??Jelasin kalau kamu selingkuh gitu??...Otak kalian tu sebenernya ada enggak sihh!!".Ayu makin emosi dengan Bima.


"Kamu tu sadar gak sihh kalau Dewi tu enggak Deket dengan kamu aja.Dia Deket dengan semua lelaki!!..Kamu seharusnya tau!!! ...Enggak mentang mentang dia cantik,dia pintar,dia disukai guru guru.Kamu enggak tau apa yang Sebenarnya!!".Imbuh Dewi.


"Apa hubungan mu dengan Dewi?".Tanya Ayu sekali lagi dengan nada yang lebih rendah.


"Iya aku ngaku.. Sebelumnya aku minta maaf jika pengakuan ku bikin Kamu sakit".Kata Bima dengan mudah nunduk.

__ADS_1


"Aku akan terima apapun nantinya".Jawab Ayu mantap walau dalam hatinya tidak tenang.


"Iyaa...Aku dan Dewi menjalin hubungan diam diam di belakang hubungan kita".Jawab Bima dengan nada lemas.Dia sudah tau jika jawaban ini akan membuat Ayu sakit.


DEGG!!!...


Seketika hati Ayu hancur.Rasa kecewa,sakit hati bercampur menjadi satu.Dia tidak tau lagi apa yang harus dilakukan.


"Mengapa?".Tanya Dewi dengan nada gemetar menahan tangis dan sesak dihatinya.


"Karena dia lebih bisa membuat aku nyaman dan dia selalu bisa ngertiin aku disaat kita berantem.Dia sosok yang hangat,sikapnya yang bisa membuat aku terkesima.Tutur katanya dan bikin aku selalu rindu". Jelas Bima tanpa berfikir jika itu menyakiti perasaan Ayu.


"Kenapa gak bilang dari awal?".Tanya Ayu lagi.Perlahan air mataya jatuh dan tak bisa ditahan lagi.Rasa sakit,kecewa,marah semakin mendominasi.


"Aku takut membuat kamu terluka.Aku enggak mau bikin kamu nangis".Jawab Bima.


"Lalu apa bedanya dengan sekarang?".Tanya Ayu lagi dengan air mata yang mengalir deras.


"(Diam)".Bima tidak bisa menjawab pertanyaan Ayu.


"Kenapa tidak bilang dari awal jika akhirnya pun akan sama.Aku akan tetap sakit".Kata Ayu tanpa meliat ke arah Bima.


Bima yang melihat ayu menangis hanya bisa terdiam dan menunduk.Dia tidak berani angkat bicara.


"Sebelumnya aku merasa hanya berfikir positif jika kedekatan kalian hanya layaknya teman.Namun semakin kesini jawaban jawaban atas pertanyaan yang selalu terngiang di kepalaku semakin terjawab.Dan puncaknya hari ini,detik ini aku menemukan titik terangnya.Aku harap kamu tidak akan pernah menyesal dengan apa yang kamu lakukan".Kata Ayu sambil berlalu pergi meninggalkan Bima yang hanya diam terpaku.


Ayu berlari meninggalkan Caffe tadi.Kemudian dia menemukan taman yang sejuk dan damai.Dia berniat mendinginkan kepalanya sejenak.


Ayu duduk disalah satu kursi taman sambil memikirkan ucapan Bima waktu di Caffe'.


Sementara disisi lagi diwaktu yang sama,Elang dan Dewi juga janjian di sebuah tempat Makan yang bisa manjadi tempat mereka makan.


Setelah sekian lama Elang menunggu,akhirnya Dewi datang.


"Maaf agak terlambat sayang".Kata Dewi sambil duduk.


"Ada apa kamu manggil aku kesini?".Tanya Dewi.


"Pasti kamu rindu ya sama aku???".Kata Dewi lagi dengan bangganya.Namun Elang tidak merespon apapun.


"Ada apa sihh?? Enggak biasanya deh kamu kaya gini?".Tanya Dewi yang heran dengan sikap Ealng yang tidak biasanya.


"Aku ingin mengakhiri hubungan kita".Jawab Elang to the poin tanpa meliat Dewi.Karena Elang tidak tega jika melihat Dwi menangis karena dirinya.


"Kamu enggak sakit kan sayang?".Tanya Dewi sambil memeriksa suhu tubuh Elang dengan menempel tanggannya di dahi Elang.


Seketika Elang menangkis tangan Dewi tanpa melihat kearahnya.


"Kamu bercanda kan sayang?".Tanya Dewi berharap Elang berubah keputusannya.


"Apa kamu melihat aku sedang bercanda?".Tanya Elang sambil memberanikan diri untuk menatap Dewi.Seketika Elang mengingat perlakuan Dewi dibelakangnya membuat Elang mengepalkan tangannya.


"Ka kamu bercanda kan?".Dewi memastikannya.


"Tapi kenapa?".Tanya Dewi dengan air mata yang sudah mengalir di pipinya.

__ADS_1


"Kamu koreksi sendiri apa yang pernah kamu lakukan dibelakang aku".kata Elang bernada dingin.


"Apa maksud kamu?".Tanya Dewi tidak mengerti.


"Apa hubungan kamu dengan mereka?".Tanya Elang sambil memperlihatkan Ayu sedang berjalan-jalan dengan beberapa Pria yang berbeda-beda dan diantaranya ada Bima.


"Ka kamu da dapat dari mana?". Tanya Dewi dengan gugup.


"Jawab dulu pertanyaan ku!".Perintah Elang.


"A aku dan mereka hanya berteman saja tidak lebih.Benar aku tidak bohong!".Kata Dewi was was dan gugup.


"Kalau kamu tidak berbohong kenapa kamu gugup?".Tanya Elang menahan amarahnya.


"Aku tidak akan berbuat macam-macam jika kamu berbicara jujur!".Kata Elang dengan tegas.


"Apa hubungan kamu dengan mereka??".Tanya Elang sekali lagi.


"(Diam)".Dewi tidak bisa menjawab apa yang Elang Tanyakan.


"Aku tau jawabannya.Ternyata kamu tidak seperti apa yang aku pikirkan.Ternyata aku begitu bodoh terlah mempercayai mu dan mencintai mu sejauh ini.Dan aku salah menilaimu".Kata Elang sambil menatap Dewi tajam.


Elang sangat kecewa atas apa yang Dewi perbuatan dibelakangnya.Elang begitu percaya dengan sikap Dewi yang polos dan lugu.Namun ternya itu hanya kedok semata.


"I Ini tidak seperti apa yang kamu pikirkan Elang!".Kata Dewi dengan air mata yang membasahi pipinya.


"Sekarang hari hubungan kita sampai disini saja.Aku tidak mau menjalin hubungan dengan mu lagi dalam bentuk apapun itu!".Kata Elang tegas sambil berlalu pergi meninggalkan Dewi yang menangis dan memanggil manggil nama Elang.


Dengan perasaan penuh amarah dan kekecewaan,Elang melajukan motornya dengan kecepatan penuh.Suasana hatinya sedang tidak baik.


Tepat di sebuah taman Elang menghentikan motornya dan duduk disebuah kursi taman untuk menenangkan pikiran dan hatinya.


@


@


@


@


@


@


@


@


@


@


Terima kasih telah membaca...


jangan lupa like+coment+dan juga vote ya cerita ku...

__ADS_1


__ADS_2