
Semakin hari kedekatan Ayu dan Bima semakin tersebar luas.Hubungan mereka masih belum jelas juga.Ayu sempet bilang jika dia dan Bima tidak pacaran,namun orang-orang tidak percaya.
Tapi entah mengapa segala hal yang di lakukan Bima selalu di sangkut paut kan dengan Ayu.
Seperti hobi Bima.Bima mempunyai hobi maen game,bahkan bisa di bilang kecanduan game.Dia rela bermain berjam-jam bersama teman-temannya demi sebuah game.
Teman teman Bima menganggap jika Ayu yang menasihati Bima,maka Bima akan bisa menurut.
"Ay,Lo niat enggak sih deket sama Bima?!".Sentak Dewi.
"Kenapa sihh??".Kata Ayu Bingung.
"Lo enggak mau gitu nasihati Bima soal doa main game tanpa ingat waktu". Jelas Yoga.
"Dia udah besar,enggak mungkin kan gue ceramah in dia setiap saat? Kalau dia merasa susah dewasa seharusnya dia bisa memanage waktu!".Ayu sudah tampak malas untuk mengatasi hal ini.
Ayu sudah menasihati Bima agar dia bisa memanage waktu.Sehingga waktunya tidak terbuang begitu saja.Namun Bima tidak menghiraukan imbuhan dari Ayu.
"Setiap hari setiap saat game mulu...Di jam pelajaran juga mean game mulu..Bosen gue lihatnya!".Ucap Vina sebal.
"Iya,gue juga eneg lihatnya!".Sambung Rita.
"Ya udah,enggak usah di lihat.Kan enggak eneg lagi?".Ayu nampak acuh.
"Gue heran sama Lo! Orang pacarnya kek gitu masih aja di biarin!".Ucap Ahmad ikut nimbrung.
"Gue enggak papa dia mean game asal jangan maen perempuan".Ucapan Ayu bikin temannya geleng-geleng kepala.
"Eh,asal Lo tau ya...di dunia game yang di maenkan pacar Lo,banhaj cewek cantiknya.Lo mah lewat!!".Kompor Yoga.
"Mana mungkin lahh!".Ayu nampak ragu.
"Sebenernya hubungan Lo sama Bima gimana sih??".Tanya Dewi.
"Ya gue sama dia komitmen".Jawab Ayu singkat.
"Udah gini aja,dari pada kalian ribut ngomongin orang yang tidak jelas juntrungannya mending kita siap siap buat senam di lapangan".Vina sudah nampak eneg mendengar cerita tentang Bima dan Ayu.
Memang dari awal Vina sudah tidak setuju dengan hubungan Bima dan Ayu.Menurutnya Bima itu tidak tulus mencintai Ayu.Menurut Vina,Ayu hanya sebagi pajangan aja atau sebagai status biar kelihatan tidak jomblo dan dianggap woww...Karena Ayu merupakan salah satu anak yang terpandang dan salah satu siswa yang cerdas.
Mereka bergeser menuju lapangan olahraga.
Acara senam telah selesai,anak anak sudah membubarkan diri dan mencari penyegar.Begutu juga dengan Ayu,Vina,Rita,dan Dewi.Mereka segera menuju kelas untuk rehat.
"Sumpah hari ini cuaca panas banget deh!".Keluh Rita.
"Gue haus!".Vina meraih botol minuman dingin.
"Kalau gini ceritanya gue jadi males mau ikut pembelajaran selanjutnya".Kata Dewi lesu.
"Ya terus mau gimana lagi??..Kalian mau bolos??".Tanya Ayu.
Sejujurnya Ayu juga salangat malas mengikuti pembelajaran selanjutnya,jika dia bisa makan Ayu akan memilih untuk bolos saja.
__ADS_1
Saat sedang menyegarkan tubuh mereka,tiba tiba Olif teman satu kelas mereka membuat pengumuman.
"Guys!!..Kalian masih mau pembelajaran engakk??!".Tanya Olif.
"Malas gue!".Jawab anak kelas.
"Nihh,temen kita lagi ada acara di rumah.Dia ingin kita kesana tapi bareng bareng gimana??".Olif menjelaskan kepada teman-temannya.
"Ya kita kita mau aja kalau di undang".Jawab salah seorang siswa laki-laki.
"Di rumah gue juga lagi ada acara..Gimana kalau setelah di rumah teman Olif kalian ke rumah gue,jadi imbang".Tambah salah seorang siswa laki-laki lainnya.
"Ya kita okey" aja".Jawab yang lainnya.
"Tapi gimana nie??..Kita masih ada pembelajaran lagi sampai jam 11 nanti.Nanggung itu waktunya.Habis Dzuhur anak-anak ada acara yang lain".Jelas seorang siswa lagi.
"Gue ada ide tapi ini idenya jelek banget.Gue aja belum pernah ngerasain!".Olif memberikan ide.
"Apa tu?".Tanya yang lainnya.
"Palingan juga bolos".Celtuk Ayu.
"Nahh,tumben Lo nyaut kalau di ajak bicara".Kata Olif namun hanya di balas Ayu dengan memutar bola matanya malas.
"Ya ya yaaa...gue setuju itu".Ucap teman-teman.
Sesaat teman-teman mulai merencanakan siasat mereka untuk bolos.
Anak laki-laki segera membawa motor mereka keluar dari parkiran.Kebetulan tukang jaga parkir sedang tidak ada,jadi mereka leluasa untuk mengambil motor mereka.
"Ay! Gue takut niee...Gue belum pernah bolos sebelumnya".Kata Rita dan Vina nampak khawatir dan takut.
"Udah enggak akan ketahui kalau Lo enggak bicara sama tu guru". Jawab Ayu.
"Lo mah dari dulu udah sering kek ginian! Lah gue,ini baru pengamalan pertama gue bolos!".Tambah Dewi yang di selimuti kekhawatiran.
"Ay! gue bawain tas Lo ya,gue tunggu di belakang Sekolah.Lo bonceng sama gue!".Kata Bima.
"Gue sih oke oke aja,tapi merek bertiga takut bolos!".Kata Ayu gemas.
"Wi,Lo keluar bareng gue aja dulu.Nanti Rita dan Vina baru nyusul di belakang.Karena gue yakin kalau cewek gue yang satu itu udah terlatih untuk bolos.Iya enggak yank??".Kata bima sambil menaik turunkan alisnga menggoda Ayu.
"Udah sana buruannn!!!".Kata Ayu yang sebenernya malu dengan godaan Bima.
Mereka segera keluar dari kelas dengan hati hati.Ayu masih mengawasi mereka agar guru tidak tau.
Saat mereka sudah berhasil,Ayu segera menyusul mereka.Namun saat melewati kelas paling pojok Ayu bertemu dengan guru matematika.Seketika Ayu menjadi was was takut ketahuan,namun Ayu berhasil mengontrolnya dan mencoba menata faut muka biasa aja.
"Mau kemana kamu?".Tanya guru itu tidak ramah.
"Say mau beli makanan di kantin Bu?".Jawab Ayu santai.
"Ke kantin kok di jam pembelajaran!".Segah guru itu.
__ADS_1
"Gurunya aja belum masuk kok Bu".Ayu mencoba untuk pergi dari hadapan guru itu,namun guru itu masih saja bertanya tanya.Bahkan Ayu sempat di marahi karena jajan di jam pembelajaran.
"Bu,maaf saya mau beli makanan.Cacing di perut saya sudah pada demo.Kasian Bu,udah pada kelaparan ini.Kalau Bu guru mau memarahi saya besok aja ya Bu.Sekaeang marah marahnya di pending dulu aja".Ucap Ayu yang malah mendapat pelototan mata guru itu.
"Ya sudah,untul kali ini saya lepaskan kamu.Namun tidak boleh lama lama nanti kamu kena hukum sama guru mapel mu!".Sentak Bu guru.
"Siap Buu!".Kata Ayu lalu bergegas pergi.
Ayu segea pergi menuju tempatnya dimana Bima sudah menunggu beserta teman satu kelas mereka.
Yups,mereka satu kelas sepakat untuk membolos bersama.Mereka bodo amat sama gue yang mengampu.
"Kok lama banget sih kamu?".Tanya Bima .
"Tadi ada halangan sedikit saat kesini".Jawab Ayu.
"Halangan apa?".Tanya Bima penasaran.
"Udah,nanti gue ceritain di jalan.Yok berangkat?!".Kata Ayu.
"Jangan lupa pegangan yang erat nanti jatuh Lo!".Kata Bima mengingat Ayu.
"Bilang aja kalau Lo mau gue peluk".Jawab Ayu.
"Tumben Lo peka?".Canda Bima.
Hari itu merupakan hari yang bersejarah bagi kelas mereka.Mereka yang biasanya di sebut sebagai kelas paling disiplin dan tertib,sekaeang sudah sirna.
"Gue sayang sama Lo Ay!?".Kata Bima.
Ayu tidak menjawabnya namun Ayu hanya terdengar tulus pada Bima.Ayu sudah mulai membuka hatinya untuk Bima.
"Jawab dong Ah!?".Kata Bima gemas.Lalu dengan segera Bima mencubit pipi gembul Ayu.
"Aaww!!...Sakit tau!".Ayu pura pura ngambek.
"Gue sayang sama Lo Ay!..Jawab dong!" Kata Bima dengan tidak sabaran.
Namun Ayu tidak merespon namun malah mengeratkan pelukannya di tubuh Bima.
Bima yang merayakannya pelukan hangat Ayu,menyunggingkan senyumnya.Bima tau bahkan Ayu punya rasa yang sama seperti dirinya.
@
@
@
@
@
@
__ADS_1
@
terimaksih telah membacaa...