My Enemy My Lover

My Enemy My Lover
Part 7


__ADS_3

Hari ke hari Ayu semakin dekat dengan Bima,bahkan tak jarang jika mereka sering di gosipkan pacaran.Padahal kenyataannya mereka hanya teman dekat saja.


Saai ini Ayu,Vina,Rita,dan Dewi sedang menikmati makanan di kantin.


"Eh,gue denger Lo lagi dekat ya sama anak sebelah?".Tanya Vina oada Dewi setelah mendengar gosip yang beredar jika Dewi saat ini sedang dekat dengan anak kelas sebelah.


"Ya enggak dekat dekat amat sihh...Cuma lagi usaha aja".Jawab Dewi.


"Lo beneran suka sama dia?".Tanya Rita.


"Ya suka,dia tu orangnya bikin penasaran tau gak?!".Jelas Dewi.


"Emang nak kelas sebelahnya siapa sihh??..Kan kita punya dua tetangga?".Ayu mulai tertarik dengan obeng mereka.


"Masak lu enggak tau sih...Kita tu sering lihat orangnya.Bahkan gue aja ampe enek lihatnya!".Seru Vina.


"Iya,anak kelas sebelah gue udah sering lihat tapi gue enggak tau yang jadi si ehem nya Dewi siapa dodolll!".Kata Ayu gemas.


"Itu si Elang,temannya Toni".Jelas Rita mewakili Dewi.


"Jangan keras-keras!! Nanti anak-anak pada denger lagi!".Seru Dewi dengan malu-malu.


"Kok Lo bisa kenal sih sama tu orang?".Tanya Ayu yang masih kepo.


Ya emang Ayu sudah sering ketemu dengan Elang,tapi dia hanya sebatas tau dan Ayu tidak perduli walaupun di organisasi pencak silat mereka sering bertemu di setiap event,namun mereka tidak akrab.


"Ya gitu dehh!!..Gue awalnya cuma becanda doang sama Toni ya ada Elang dan kawan-kawan juga.Terus gue mulai bisa mengimbangi pembicaraan mereka.Lalu iseng-iseng gue pinjam HP Elang yang kebetulan dia dan gue udah agak akrab buat selfi Selfi aja.Gue sisipin deh nomer gue di HP Elang dengan alasan buat ngirim foto-foto gue yang ada di HP nya".Jelas Dewi dengan semangat.


"Lalu Lo jadi dekat sama dia?". Tanya Ayu lagi.


"Ya gitu". Jawab Dewi malu-malu.


Jujur saja,soal Elang Ayu masih sangat sebal.Karena waktu ada sebuah event di organisasi pencak silat mereka jadi satu.


Flashback


Hari ini Ayu akan menjalani tes untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi di pencak silat.Ayu Sudan mengumpulkan mental untuk hal ini.


Sudah beberapa tahap Ayu lewati tanpa rasa lelah karena Ayu terlalu bersemangat jika itu menyangkut hobinya.


"Ay! Habis ini kita jalan sambil ngepos kan?".Tanya Lela.


"Iya,untung cuacanya enggak panas banget!".Jawab Ayu.


"Tapi gue grogi banget ni?? Entar kalo gue di bentak bentak gimana?".Kata Lela cemas.


"Udah,kalem aja.Jangan dibawa hati".Tambah Vina mencoba menyemangati keduanya.

__ADS_1


Vina memang tidak mengikuti tes ini karena dia sudah lebih dulu ikut,jadi Vina hanya tinggal menunggu Lela dan Ayu.


Acara pun dimulai,satu persatu anak di lepaskan untuk mengikuti pos pos yang telah ada.Ayu dan Lela terpisah karena memang tidak boleh jalan berdua.


Saat a sudah ada di pos 4,Ayu segera lapor.Untung saja orang yang menjaga pos itu Farida.Farida merupakan teman sekaligus masih saudara sepupu dengan Ayu sehingga Ayu tidak terlalu grogi.


Namun ada satu orang laki-laki yang menurut Ayu dia tidak asing,karana wajahnya di tutup kain maka Ayu tidak bisa mengenali wajahnya.


Tantangan di pos ini,Ayu di tes mentalnya.Setelah tes mental terakhir,dan sebagai tandanya Ayu harus memberikan bunga yang telah Farida siapkan untuk di berikan kepada laki-laki tersebut.


Dengan PD nya,Ayu mencoba untuk merayu Lelaki teragar mau menerima bunganya.


Setelah berusaha keras namun tetap di acuhkan oleh laki-laki itu,Ayu agak putus asa.Dalam hatinya dia berkata


'kalau gini terus gue enggak bakalan di lepas dari pos ini, kenapa jual mahal bangat sih tu cowok!!...Enggak tau apa kalau masih banyak tes yang harus gue lalui saat ini!!..'


Ayu menggerutu.Tak lama,lelaki itu membuka tutup kepalanya.


Elang memperhatikan Ayu sejenak lalu tersenyum tipis.Lelaki itu adalah Elang.Ayu tidak mengenali secara jelas karena jika mereka ketemu atau berpapasan,Ayu tidak pernah memperhatikan orang itu jika memang Ayu tidak kenal dan tidak dekat.Ayu akan terlihat saat acuh jika bersama dengan orang yang tidak dikenalinya.


Ayu masih mencoba mengingat siapa lelaki tersebut karena menurutnya dia sungguh tidak asing.Karena tidak ada banyak waktu Ayu segera menyelesaikan perintah seniornya dan segera menuju pos selanjutnya.


'Awas aja kalau sampai gue ketemu dia akan aku jadikan pepes tahu!!'


Ayu masih saja menggeruduk soal tadi.Karena jika laki laki itu mau menerima bunganya maka Ayu tidak akan mendapat hukuman dari seniornya.


"Hay beb! Gimana acara kemarin?".Tanya Toni basa basi.


"Ya Alhamdulillah lancar".Jawab Ayu.


Kemudian tidak sengaja Ayu melihat ke arah Elang.Betapa kagetnya Ayu saat melihat Elang karena yang dia kasih bunga kemarin ternyata adalah Elang,teman Toni yang bahkan hampir setiap hari mereka bertemu.


Ayu mengerutuki kebodohannya karena tidak mengenali orang yang ada di sekitarnya.


Vina yang sudah tau apa yang terjadi dengan temannya hanya bisa menahan tawa.


Elng juga terlihat santai saat bertemu Ayu.


"****** Lo!..Gue bilang juga apa?!..Makanya Lo tu sekali kali peka sama orang sekitar".Cerca Vina.


"Diem napa!".Sentak Ayu.


"Masih mau ngasih gue bunga lagi gak?".Canda Elang yang membuatku Ayu malu.


"Lo mau ngasih bunga ke Elang?.. Lo enggak salah Ay?".Tanya Toni.Karena segau Toni Ayu Bika orang yang gampang akrap dengan orang lain.


"Bodo ah!".Jawab Ayu yang di balas kekehan olah Elang dan kawan-kawan.

__ADS_1


Flashback off


"Eh gue juga dengar Lo jadian ya sama Bima?".Tanya Dewi.


"Gue enggak jadian sama dia,gue itu cuma temen deket aja sama dia".Jelas Ayu.


"Emang Lo enggak kasian apa liat Varo?".Tanya Rita.


"Dia kan udah ada yang baru.Lagian dia juga enggak mungkin masih suka sama gue".Jelas Ayu lirih.


"Ya siapa tau juga gitu".Tambah Vina.


"Tapi Lo yakin sama bina?".Tanya Vina lagi.


"Ya udah sekarang jalanin aja dulu".Jawab Ayu.


Mereka segera menyelesaikan makanannya lalu kembali ke kelas karena mereka sudah terlalu lama di kantin.


***


Di kelas..


"Dari mana aja??".Tanya Bima ketika menyadari jika Ayu sudah ada di kelas.


"Tadi abisa beli makanan di kantin,soalnya laper banget".Jawab Ayu.


"Nih gue bawa coklat buat Lo!".Kata Bima sambil memberikan coklat kesukaan Ayu.


"Makasih Bim". Kata Ayu sambil menerima coklat itu.


"Ya udah sekarang dimakan". Ucap Bima.


Bima dan Ayu asik bercanda ria sambil menikmati sebatang coklat tadi.Sesekali Ayu menyuapi Bima.


@


@


@


@


@


terima kasih telah membaca...


jangan lupa like,coment,dan vote cerita ku ya..

__ADS_1


nantikan episode selanjutnya....


__ADS_2