My Exclusive Love

My Exclusive Love
bab#12


__ADS_3

taksi pak? teriak majaya,melambai lambai tangan nya,taksi pun berhenti di hadapan majaya, brak. suara pintu yang di banting, karena tergesa gesa," pak ikutin mobil hitam di depan itu. ujarnya


"baik nona


setelah 30 menit berkendara,dijalanan kota B yang indah penuh gemerlap lampu malam ,hari ini tidak macet mungkin karena sudah terlalu larut malam orang orang sudah pada tidur.mobil cevin masuk ke salah satu hotel bintang lima cevin pun turun dari mobilnya memberikan kunci nya pada sekuriti, lalu masuk ke lobi hotel ,dia tidak sadar kalu dirinya di ikutin.


mazaya yang melihat cevin sudah turun ia pun mengentikan taksinya"pak berhenti di sini aja .ini uang nya .terimakasih ucap nya dan berlari ke lobi hotel takut kehilangan jejak cevin.ia mengendap mendap kering,, kering.. mazaya panik ia buru buru bersembunyi di balik tembok tapi pas dia melihat hpnya ternyata tidak berbunyi,ia mengusap dadanya alhamdulillah, "semoga cevin tidak melihat ku.


ternyata hp cevin yang berbunyi,mazaya melihat cevin mengangkat telepon nya, tapi tidak kedengaran cevin berbicara apa dan dengan siapa kemudian cevin masuk ke dalam lift,mazaya pun buru melihat kelantai berapah cevin pergi tring lift berhenti d lantai 7 ia menekan lift yang lain, tapi semuanya tidak bisa di buka karen sedang berjalan .


mazaya tidak punya pilihan mau tak mau ia harus lewat tangga darurat, kalu menunggu lift terbuka iya pikir mungkin akan kehilangan jejak cevin,dia pun lari menaiki tangga darurat ,menuju lantai tujuh


tak.. tak.. tak..suara sepatu mazaya.


mazaya terus berlari tiba di lantai tujuh, ia buru buru membuka pintu darurat. hos. hos. napas nya memburu ,hah, ia kaget ternyata dari arah berlawanan cevin sedang menuju ke arah mazaya ,mazya menengok kanan kiri untung ada pilar ia cepat cepat bersembunyi di sana lalu menutup mulut nya, karena takut cevin mendengar deru napasnya, yang ngos ngosan.


tapi cevin hanya bersenandung dan memainkan hpnya ,namun tiba tiba cevin menghentikan lakahnya lau melihat ke arah belakang kaya nya cevin merasa ada yang nengikuti tapi tidak ada apa apa. lalu melajutkan jalan nya dan melewati mazaya begitu, saja kemudian mengetuk pintu 252 tok.. tok tok ceklek.. keluar wanita seksi yang hanya memakai ligere cukup tipis yang tak lain ia adalah vania,


"kak cevin kenapa lama sekali ujar vania manja mengalungkan tangan nya di leher cevin


"itu karena mazaya jawbnya dingin.

__ADS_1


selanjutnya mereka pun saling bertukar seliva.dan masuk ke dalam kamar tanpa melepas kan bibir mereka.


mazaya yang melihat itu pun dengan cepat memotretny cekrek untuk di jadi kan bukti "karena kalian begitu mesra aku akan membantu kalian katanya ,muncul seringai licik di bibirnya dan kemudian pergi untuk menuju mini bar yang ada di hotel itu.


ia baru pertama kali ketempat seperti itu.


"halo. apakah bisa anterin anggur ke kamar 252,tanya manjaya ke pelanyan yang sedang meracik minumn ia sedikit menurun kan kacamata nya.


"angur.. ini semua angur. angur yang mana ? tunjuk pelayan ke deretan botol yang berbaris rapih di rak.


"apakah disini ada... .. anggur yang sangat kuat.


"iya. mazaya mengangukan kepalanya.


"ada aku menyimpannya selama bertahun tahun nona, ucap pelayan pelan tapi dengan raut wajah yang serius.


"ok kau propesional,mazaya mengacungkan kedua jempolnya tersenyum lebar.


"tapi sedikit mahal.cicit pelayan


"tenang saja uang bukan masalah,. oh iya ingat harus merahasiakan nya ujar mazaya melegakan telunjuknya di bibir sett..

__ADS_1


dan memberikan uang yang sangat banyak.


"ok saya mengerti.pelayan pun menyiap kan minumannya, kemudian pelayan itu pergi untuk mengantarkan ke kamar 252. tok tok..


pelayan mengetuk pintunya.


sementara mazaya mengintip di balik tembok.


"siaph teriak cevin


"pelayanan hotel. ucap pelayan


ceklek..


"saya tidak memanggil pelayanan hotel. kata cevin bingung.


"halo tuan muda abraham .hari anak nasional akan segera tiba untuk merayakan nya. ini minuman gratis dari hotel untuk anda, semoga malam kalian menyenangkan. ujar pelayan bibir nya tersenyum tipis. semangat. lalu pelayan pergi meninggal kan kamar tersebut.kemudian mengangkat jempol nya kemazaya,.


ok mazaya menganggukkan kepalanya lalu bibir nya bergerak tanpa suara terimakasih .


bersambung.

__ADS_1


__ADS_2