My Exclusive Love

My Exclusive Love
bab#26


__ADS_3

benarkah ? tanya mazaya lagi .


kau lihat anak kucing ini sangat menggemaskan bukan ,coba peluk mazaya menaruh nya di atas pangkuan vincen .


vincen berusaha menyentuh nya walau pun ia kurang suka ,terlihat dari cara memegang nya yang kaku ,senyum di paksakan tidak nyaman,tapi demi sang calon istri ia melakukan nya.


sementara Fadli mulai terlihat khawatir pada tuan mudanya yang tak pernah memegang kucing .


tapi mazaya tiba tiba senyumnya redup ia menunduk ,aku suka kucing tapi mamah ku tidak terlalu suka kucing ,jadi aku tidak tahu harus bagaimana ujarnya murung.


vincen paham apa yang mazaya khawatirkan ,jangan khawatir taruh aja di sini di rumah ku.


beneran ?


terima kasih ujar mazaya saking senang nya dia tak sadar memeluk vincen lalu menatap mata hitam gelap itu apakah kamu juga suka kucing ?


vincen tersenyum sangat manis membuat kadar ketampanan nya bertambah berkali lipat karena kau menyukainya ,aku juga menyukainya ,vincen balik menatap mata coklat mazaya .


deg deg deg ..


suara detak jantung keduanya,


aduh ..aduh ..bagaimana ini kaya nya aku mulai menyukainya sedikit ujar mazaya dalam hati


u.um mazaya salah tingkah melepaskan pelukan nya ia mencari topik lain bagaimana kalau kita berikan nya nama menurut mu nama apa yang bagus ?

__ADS_1


aku sih terserah kamu saja!


kalau begitu kita panggil dia Mazvin bagaiman ? mazaya sangat antusias ,


apa itu Mazvin ,?tanya vincen


itu singkatan nama kita jawab mazaya.


kalau begitu panggil aku Cen ,kucing saja punya panggilan khusus.


hah ..


ini kan lagi ngomongin kucing kenapa jadi nama panggilan dia sih.


vincen hanya tersenyum menggeleng kan kepala nya,


Fadli yang dari tadi hanya jadi nyamuk pun pergi untuk melatih mazaya ,tentu sambil mendorong kursi roda vincen .


di ruangan olahraga ,maklum lah rumah sultan apa pun ada di sana .


nona mari kita mulai ujar Fadli ,mazaya sudah mengganti pakaian nya dengan pakaian khusus Tekoindo .


latihan pun dimulai banyak drama terjadi dimana mazaya suka mengeluh menjerit karena kesakitan,Fadli yang tak terima wajah tampan nya kena pukul mazaya, tapi mazaya tetap semangat pantang menyerah demi bisa melindungi dirinya dan sang mamah .


kadang membuat vincen khawatir ,

__ADS_1


oh iya mazaya cuti di tempat kerjanya selama latihan ,setiap hari dia pasti di jemput sama Fadli dan mazaya pun mulai menguasai satu persatu jurus yang di ajar kan Fadli sang pelatih .


tak terasa sudah 3 minggu ia berlatih bahkan mazaya sudah wisuda dari sekolah menengah nya ia Lulus dengan nilai terbaik .


hari ini latihan terakhir nya sebelum masuk kerja lagi,rencana nya mazaya menunda kuliah nya satu tahun dia ingin bekerja dulu.


di tempat latihan mazaya sudah bisa mengalah kan Fadli ,tapi itu bukan hal mudah untuk mazaya ia berusaha keras selama latihan sampai bisa seperti sekarang.


uhuk uhuk ampun ampun lepaskan ujar nya sambil melepas kan tangan mazaya yang membelit lehernya.


prok prok vincen tepuk tangan ia selalu setia menemani mazaya latihan sambil bekerja ,akhirnya kamu bisa ujar nya senang.


iya terima kasih Cen sudah meminta Fadli mengajarkan ku beladiri dan terima kasih udah mau mengadopsi mavin untuk ku ,ia sudah tak terlihat malu malu saat memeluk vincen .


bahkan aku juga bersedia mengadopsi kamu ujar vincen di telinga mazaya ,mazaya tersipu walau sering dia di gombalin vincen tetap saja membuat nya tersipu raut wajah nya memerah seperti kepiting rebus.


ih kau....ujar mazaya tapi belum juga mazaya selesai bicara


tiba tiba Fadli mengagetkan mereka berdua.tuan muda nona Aya taxsinya sudah sudah sampai ,


oh hari sudah sore ,karena taxsinya juaga sudah sampai aku pergi dulu ujar mazaya


raut wajah vincen terlihat tidak rela mazaya pulang ,urusan keluarga kamu apakah perlu bantuan ku ?


itu lihat nanti saja setelah mengatakan itu mazaya pergi meningal kan rumah vincen.

__ADS_1


__ADS_2