
sementara vincen yang melihat ku ketakutan hanya tersenyum, ia merasa lucu dan gemzz melihat kelakuanku.kemudian ia berbisik "kalu begitu kau, utang budi saja dulu," bisiknya dengan suara lembut tapi cukup dingin, membuat ku meriding.
aku pun tersadar akhhh,... buru -buru turun dari pangkuan nya, pipiku panas ,mungkin merah udah kaya udang rebus, karena malu,
*kalu di itung-itung kaya nya aku usah dua kali de meluk dia , dalam satu hari, walapun tidak sengaja tapi tetap saja malu maluin ,gimna coba kalo ia pikir aku sengaja ingin meluk dia🙈aku meriutuki kejadian tadi dalam hati.
ma ..maaf.. maaf kan aku tidak sengaja, kata ku gugup tak berani melihat ke arah nya ,
ingat, kau yang berhutang kepadaku ,!ujarnya dengan suara erotisnya terdengar cukup tajam ,mengingat kan aku, lalu ia memberikan kartu nama nya.
"kalau begitu sampai bertemu lagi dikemudian hari non, "ujar padli
mereka pergi, aku hanya ngelihatin mobil mereka sampai tak terlihat,kemudian aku masuk kerumah . menaiki anak tangga menuju kamar ku ,yang letaknya di lantai dua, berak,,.. suara pintu yang ku tutup, aku berjaln dengan perlahan ke arah ranjang untuk megistirahatkan tubuhku yang sangat letih kujatuhkan tubuhku,bukk ...rasanya nyaman sekali,mata ku tanpa ku komando perlahan menutup dan tertidur pulas.
siang berganti malam, matahari berganti rembulan, tepat jam 07:10 aku terbangun, astagfirullah aku ketiduran,belum mandi lagi,
aku buru- buru masuk ke kamar mandi untuk memberesihkan badan ku yang terasa lengket 15 menit kemudian aku selesai mandi,lalu masuk ke walk in clost untuk memakai piama,
__ADS_1
hanya pemanis,
lalu duduk d meja rias, untuk mengeringkan rambut ku, setelah itu aku pun turun untuk makan malam, kulihat mamah sedang menata makanan di atas meja makan,
haap kupeluk mamh, "mah masak apa hari ini? tanya ku,
mamah masak makanan kesukaan mu, , mamah masak sendiri loh untuk nyambut kamu ,kenapa baru pulang ujarnya sendu,?
maaf mah, kan aku sibuk belajar untuk menyiapkan ujian akhir, jawab ku
udah akh mah,hayu makan aku udah lapar banget nyium baunya aja perut ku udah keroncongan rengeku ke mamah😅,kami pun makan berdua, karena ayah tiriku belum pulang, masih dikantor kata mamh mah,!
*vincenzo sebastian, semua orang biang kalu
dia sangat sombong, angkuh dan tidak tahu sopan santun,.
sepertinya dia tidak seperti itu,tak ku sangka dia lumayan baik hati menurut ku,, ujarku dalam hati.
aku pun menirukan dia berbicara," ingat kau yang berhutang kepadaku ", lalu aku tersenyum jika mengingat nya,, setelah di pikir -pikir ku putuskan untuk mengirim chat ke padanya,
__ADS_1
sementara di sebuah rumah mewah, lebih tepat nya di ruang tamu,ada seorang peria tampan yang sedang uring-uringan ,yang tak lain ia adalah vincent, ia melipat kedua tangan nya di dadanya, dengan sorot mata yang tajam, setajam silet melihat ke hpnya, dan berulang kali ia mengecek hpnya ia berharap, nona yang ia tolong mengabarinya,ia menggerut sebal,
*apakah dia tidak melihat ada nomer telepon nya, tapi kenapa dia tidak menghubungiku,? 🤨😑😪
kemudian ia melihat ke hp nya lagi,
dari arah belakang sopa, padli yang penasaran melihat tuan nya gelisah, dan berulangkali melihat hpnya, pun bertanya "tuan sedang menunggu kabar dari nona aya ya,? ujarnya dengan wajah keponya
vincent kaget, tapi ia buru -buru menetral kan kembali ekspresinya,datar tak terbaca, lalu ia menarik dasi padli, dan menggoso-gosokan di layar hpnya"layar nya kotor"! ujar nya. ngeslin bukan,?
padli mencabikan kan bibir nya, melihat tuannya mudah sekali mengubah ekspresinya, tapi ia senang tebakkannya benar, padli yakin tuan nya udah mulai tertarik dengan nona aya.
*cie,, pohon kering yang sudah berumur 1000 tahu akan segera bermekaran, ucap nya dalam hati.
padli pun berlalu pergi, menyisakan vincent yang setia melihat hpnya.
#bersambung
ulah hilap like,komen dan vote
__ADS_1
haturnuhun