
fadli yang melihat mazaya bingung pun menjelaskan kejadian sebelumnya ,!"saat kau menyebrang jalan, kau menabrak mobil kami nona. "
mazaya "oh kalian,,, sekarang sudah jam berpa?, udah jam 5 sore jawab fadli, vincen yang dari tadi diam pun bicara"apa ada yg kau butuh kan?, ka katakan saja! msalahlah mengenai ganti rugi tanya fadli.tidak,, apa-apa tidak.. perlu jawab mazaya.
mazaya berusaha berdiri ,namun kepalanya masih sakit. fadli dan vincnt yang melihat itu berusaha membantu mazaya,"nona kau tidak apa-apa! iya tidak apa -apa jawab mazaya
tiba-tiba ia hilang keseimbangan, bruk.. terjatu dengan kepala telungkup di atas paha vincent, fadli yang melihat itu pun bergumam. .. aish... membuang muka kesembarang arah.
kemudian, mazaya tersadar pun buru -buru berdiri maaf. ,,
**di dalam hati mazayamenjerit akkhh seandainya bisa menghilang, ia ingin menghilang aja dari bumi karena malu.
__ADS_1
sebenar nya vincen punsa sama kaya mazaya malu ,tapi vincent buru-buru mengambil majalah dan kacamata yang terjatuh, lalu memaika kembali dan pura-pura membaca majalahnya.
di dalam mobil sangat canggung, karena kejadian tadi di rumah sakit, vincen yang dari tadi melihat ke arah luar, sementara mazaya dari tadi ia curi-curi pandang ke arah vincent.
**tidak kusangka ternyata peria ini sangat tampan dan kaya raya, lalu melihat ke bawah ,jangan jangan kakinya lumpuh.
vincent, ia merasa sedang diperhatikan pun menoleh,mata mereka pun bertemu benerapa detik, mazaya yang ketahuan mencuri pandang pun salah tingkah, "lalu kemudian mobil pun berhenti di depan rumah mazaya.
di dalam rumah mazaya melihat mamah nya, sedang marah karena tante monica memaksa mamah untuk tanda tangan,aku pun gak tau surat apa itu?,aku hanya ngeliatin mereka dari pintu.
kemudian tante monica bicara "yolanda kau jangan marah, izinkan vania tinggal di sini, aku sendiri menderita tidak masalah, aku hanya berharap vania memiliki seorang ayah yang menyanginya, kau tandatangani saja perjanjian ini johan sudah menandatangani nya."!
__ADS_1
"mamah" aku berhamur kepelukanya,air mataku pun luruh seketika, "mazaya kau kenapa sayang..?apakah ada orang yang menindasmu, tidak. aku hanya senang melihat mamah kembali.
tante monica pun berekting baik sama aku,ia memegang tanganku"kau di tindas orang siapa? beritahu tante, tante akan mencarinya, sudah ku bilang mazaya harusnya memiliki kaka perempuan. di masa depan, aku berharap mereka berdua sudah serumah.
*apa yang ingin mereka lakukan, mazaya berbicara dalam hati
aku yang terlanjur kesal ,langsung menampar vania,plack...terjadilah pertengkaran, vania pun tidak tinggal diam ia berusaha menyerang aku,tante monica dan mamah berusaha memisah kan kami,mamah menariku mazaya apa yang kau lakukan? mah
"mamah harus percaya sama aku,mereka punya maksud lain, tante monica berdiri "apa sebenarnya yang kau bicarakan? kenapa aku sedikit pun tidak mengerti aku hanya ingin vania kembali kesisi ayah nya,sambil,pura -pura gak tau apa yang aku maksud. aku yang mulai muak dengan sendiwaranya pun berteriak.
"Diam kau jangan bicara lagi.! tante kau kira aku gak tau rencanamu? kemudian dari belakang tante monica ,vania mengambil pecahan beling dan berusaha menyerang aku,"mazaya aku akan membunuh kau,berteriak kencang.
__ADS_1
*BERSAMBUNG*