My Expectation

My Expectation
merasa bersalah


__ADS_3

malam semakin larut Juan tak bisa memejamkan matanya Juan masih memikirkan gadis berambut lurus coklat dengan mata kecoklatan kulit putih bersih yang tak bisa juan singkirkan dari kepalanya sejak seminggu yang lalu...


Juan mencoba menghubungi hito sekretaris kepercayaan nya..


" hito cari semua informasi mengenai gadis Minggu kemarin yang ku bawa ke ruang kerjaku saat rapat di hotel Amsterdam" titah Juan


" baik tuan muda segera dilaksanakan" jawab hito


aku seperti orang gila memikirkan nya" gumam Juan dalam hati


***


karren menjatuhkan tubuhnya di atas kasur yang ada di apartemen nya...


pikiran Karren masih kalut dengan apa yang terjadi hari itu...


karren duduk di tepi ranjang dan memandang ke cermin Karren memegangi bibir nya yang sudah terjamah oleh laki-laki yang saat ini sangat dibencinya...


ponsel Karren berbunyi


" ya hallo paman" ucap Karren


" karren sebaiknya kau berhenti bekerja dan merintis perusahaan almarhum ayah mu...karena paman sudah tua dan sakit-sakitan tak bisa memegang dua perusahaan sekaligus...paman to the points seperti ini agar kau mengerti" ucap paman Hanif


" baik paman" jawab Karren menghela nafasnya


karren tak bisa tidur malam itu...


" oh Tuhan bantu hamba" dalam hatinya


******************


" tuan muda" ucap hito


" ya hito bagaimana ??? sudah dapat informasinya" tanya Juan pada sekretaris kepercayaan nya

__ADS_1


" ya tuan.. namanya Karren tsarnetta kedua orangtuanya sudah meninggal dia mempunyai adik Kenzu tsandika saat ini sedang kuliah di luar negri.. orang tua nya meninggalkan perusahaan yang saat ini hampir bangkrut...


nona Karren bekerja di perusahaan bapak Wiguna sebagai sekretaris bapak Wiguna..


nona tinggal di apartemen di bilangan ibu kota " tutur hito menjelaskan


" terima kasih.. kerjamu bagus hito tak salah aku memilih mu" ucap Juan bangga


Juan berusaha memencet smartphone nya mencoba menghubungi seseorang


" selamat malam pak Juan " ucap pak Wiguna


" pak Wiguna besok pagi datang lah ke kantorku untuk membicarakan kerja sama kita Minggu lalu ajak juga sekretaris mu" ucap Juan


" baik pak" nada bahagia


telepon terputus


Juan bersiap dengan semangat saat pagi datang Juan tak sabar bertemu dengan Karren....


"hallo Karren" ucap pak Wiguna


"ya pak" jawab Karren


" segera datang ke kantor kita harus mempersiapkan proposal dan mengantarkan ke perusahaan DE'herarko Group pagi ini" titah wiguna


" tapi pak saya....." karren terhenti


" tidak ada tapi tapian segera datang " ucap Wiguna


sambungan terputus


karren menghela nafas kasarnya...


mengambil kunci mobil nya melaju ke perusahaan Wiguna group

__ADS_1


*********************


perusahaan DE'herarko Group


hito mempersilahkan pak Wiguna dan sekretaris nya memasuki ruangan khusus yang telah disediakan nya...


karren duduk dengan tenang saat terdengar suara laki-laki yang membuat dia menangis hari itu jantung Karren mulai berdegup kencang...


"selamat pagi pak Wiguna" ucap Juan


" selamat pagi pak " balas Wiguna


mata Juan tertuju kepada gadis yang masih menunduk


" selamat pagi nona Karren " Juan mengulurkan tangannya


karren kaget " se..sela laamat pagi pak juan" terbata-bata


setelah lama berbincang antara Juan dan Wiguna .. Wiguna pamit undur diri...


karren yang sedari tadi permisi ke toilet tak mengetahui kalau bos nya telah undur diri..


"karren" ucap juan


Karren kaget refleks membalikan tubuhnya mata nya tertuju pada Juan


" sepertinya sudah selesai aku akan bergegas pergi" ucap Karren


" tunggu Karren... izinkan aku meluruskan semua ini... ok aku minta maaf aku salah ..ku mohon maafkan aku... kau tahu aku seperti orang gila... hatiku tak tenang kau belum memaafkan aku" jelas Juan dengan sungguh-sungguh sambil memegang tangan Karren


"pak Juan aku sudah memaafkan mu... ku harap semua ny cukup disini" ucap Karren terenyuh akan perkataan Juan


karren dan Juan saling menatap... lalu Juan melepaskan tangan Karren...


" apa mau aku antar" tanya Juan

__ADS_1


" tidak aku bisa pulang sendiri..." jawab Karren menggeleng


__ADS_2