My Expectation

My Expectation
gemetaran


__ADS_3

karren melajukan mobil nya menuju perusahaan Wiguna group..


kini dia termenung di ruang kerjanya dia masih memikirkan apa yang dialaminya hari ini ...


karren melamun kan perkataan paman nya mengenai perusahaan almarhum ayahnya yang tak bisa dikelola oleh paman nya sekarang mengenai kesehatan pamannya...


karren bimbang disatu sisi Karren sudah mencintai pekerjaan nya teman-teman nya di Perusahaan Wiguna di sisi lain perusahaan ayahnya harus dia kembangkan mengingat adiknya masih menempuh studi nya di luar negeri..


Karren memasukan surat pengunduran dirinya ke dalam amplop ...


"maafkan saya pak Wiguna mungkin keputusan ini terbaik semoga bapak mendapatkan sekretaris yang lebih dari saya" gumam Karren dalam hati


karren menghadap pak wiguna


" siang pak" ucap Karren


" ya Karren masuk.. ada keperluan apa ?" tanya pak Wiguna


karren menyodorkan amplop coklat yang ia bawa "maaf pak.. saya harus meneruskan perusahaan ayah saya .." ucap Karren


" saya sangat menyayangkan Karren tapi saya tidak bisa mengubah keputusan mu...satu hal yang kamu tahu perusahaan masih menunggu mu untuk kembali" ucap pak Wiguna


karren merupakan pegawai yang teladan dia bisa memenangkan tender dari perusahaan besar salah satunya perusahaan DE'herarko Group...


karren berpamitan dengan semua rekan-rekan nya mereka saling berpelukan rasa nya berat Karren meninggalkan teman-teman nya tapi keputusan nya merupakan terbaik walaupun berat..

__ADS_1


karren melajukan mobilnya menuju apartemen...sampai di parkiran Karren melangkahkan kaki ny untuk naik lift dan istirahat tiba ada laki-laki yang menariknya dan mencoba mendorong nya Karren terkejut...Karren yang terjatuh mencoba mundur...dan histeris...


"hai wanita kau cantik hari ini aku akan membuat mu merasakan dunia yang indah" seru laki-laki itu terkekeh


" tidak ...to...tolllong jangan " Karren merangkak mundur


" ayolah gadis cantik kita nikmati hari ini" jawab laki-laki itu menyeringai


karren gemetaran saat tangan laki-laki itu telah menarik paksa baju nya...saat laki-laki itu hendak mendekatkan bibiyke bibir Karren tiba-tiba


"bbuuuk" pukulan pas dikepala laki-laki tersebut


" dasar bedebah kau mau ikut campur" teriak laki-laki itu


" kau yang bedebah aku akan mematahkan tanganmu" teriak Juan


secepat Juan mendekati Karren..Karren langsung memeluk Juan menangis didada Juan...


" sudah dia sudah pergi kau aman" ucap Juan mengelus rambut Karren..


karren masih menangis gemetaran...Juan langsung menggendong Karren ala bridal style


" aku antar ke kamar mu..." ucap Juan


" kamar berapa" tanya Juan

__ADS_1


" 102 " masih gemetaran dan terbata-bata


sampai di depan pintu Karren menaruhkan jempolnya scan finger untuk membuka pintu apartemen nya...Juan masuk sambil menggendong Karren dan menutup pintu dengan kakinya...Juan menurunkan tubuh Karren di sofa ruang tamu apartemen....


" tenang dia sudah pergi...apa kau mengenalnya? tanya Juan


karren menggeleng kan kepalanya tanda tidak mengenal laki-laki itu


" ya sudah aku pulang.. kamu istirahat" mencoba berdiri


karren menarik tangan Juan


mata mereka beradu...


" temani aku...akkkuuu takut" Karren menangis


" tidak apa-apa ..anak buah ku sudah membereskan nya dan akan ada penjaga untuk sementara..." jelas Juan


" aku takkut" memeluk Juan


Juan mengeratkan pelukannya ...


"karren aku akan menemanimu.." mencium kening Karren...


karren yang mendapat perlakuan itu memandang mata Juan...dengan sigap Juan menciuybibir merona Karren..Karren menikmati ciuman juan .. setelah lama Karren melepaskan ciuman Juan dan memeluk nya erat sampai terlelap..

__ADS_1


Juan memindahkan Karren ke kamar..dan meninggalkan Karen setelah dia menutup pintu apartemen Juan memberi tugas penjaga menjaga di depan kamar Karren karena takut laki-laki itu datang...


Juan pulang ke apartemennya elite milik nya


__ADS_2