My Expectation

My Expectation
menghilang jejak


__ADS_3

karren sudah duduk di kursi rapat dia tengah memimpin rapat hari ini... rapat direksi dilakukan Karren untuk lebih mengakrabkan dirinya dengan karyawan perusahaan ayahnya itu...


" perkenalkan ini ibu Karren pemilik perusahaan Wijaya ibu Karren merupakan putri dari bapak Wijaya almarhum" jelas Marisa sekretaris Karren sekarang..


karren berdiri" mohon kerjasama nya semua" ucap Karren sambil menundukkan badannya...


selesai rapat Karren memulai pekerjaannya dia berjanji pada almarhum ayahnya untuk mengembangkan bisnis mereka perusahaan yang dibangun ayahnya dari nol..


karren mengernyitkan dahinya memahami masalah keuangan perusahaan yang dijelaskan Marisa...


"kita harus mencari investor Bu" jelas Marisa


" baiklah saya akan coba pada perusahaan tempat saya bekerja dulu" ucap Karren..


............................................................


Juan menyempatkan untuk datang ke perusahaan Wiguna...


matanya menoleh kanan dan kiri seraya mencari seseorang....


"sekretaris anda tidak masuk pak Wiguna? tanya Juan


" oohhh... karren ..dia sudah resign pak ... " jawab pak Wiguna


mata Juan terbelalak mendengar jawaban Wiguna...hatinya serasa mengetuk-ngetuk dan bertanya-tanya kemana gadis itu sudah seminggu apartemen nya tidak ada penghuni..

__ADS_1


" saya permisi saya hanya lewat tadi tapi ada kerjaan mendadak "ucap Juan mencoba menutupi kegundahan hatinya....


Juan merasa kacau dia kira bisa menemukan gadis yang sudah membuat hatinya tak karuan di tempat kerjanya tetapi yang didapat malah gadisnya sudah resign dari tempat kerjan nya...


Juan merogoh sakunya menyentuh ponsel miliknya mencoba menghubungi gadis itu selalu di luar jangkauan Juan kesal dan mencoba menghubungi hito...


" hito segera cari dimana posisi Karren ...aku mau kau melacak keberadaan nya" pinta Juan dingin


" ya tuan secepatnya saya berusaha mencari keberadaan nona Karren" jawab hito


dimana kamu rren...?? apa kamu tidak bisa memikirkan perasaan ku yang sangat kalut kehilangan mu..kenapa gadis itu bisa membuatku segila ini" lirih Juan dalam hati


Juan pulang ke apartemen nya dia seperti hilang akal kepalanya berat


Juan masih bingung saat hito memberikan informasi bahwa Karren sudah pindah apartemen dan tidak tahu posisi nya...


*dilain tempat


" siang pak Wiguna?apa kabar? ucap Karren berdiri saat pak wiguna mendekatinya


" siang Karren.. baik apa kabar mu apa kau datang bergabung dengan Wiguna group" pak Wiguna terkekeh


karren menyunggingkan senyumnya" saya kesini ingin minta bantuan bapak ?


" katakan jika saya bisa bantu akan saya bantu!" ucap Wiguna

__ADS_1


" saya tidak ingin bertele-tele pak...saya mencari donatur untuk perusahaan ayah saya" jawab Karren


" masalah itu kamu tau sendiri Karren dengan keuangan perusahaan, bahkan saya harus menjual 15% saham dengan pak Louise.."ucap Wiguna


" oh..ya coba kamu minta tolong pak Juan anak pak Louise? pikir Wiguna


karren mengernyitkan dahinya..


"ok pak saya undur diri" .. terima kasih banyak pak" sahut Karren


karren mendatangi perusahaan DE'herarko Group


"permisi selamat siang...ada yang bisa saya bantu nona" ucap salah satu karyawan DE'herarko


" ehhh...saya ingin bertemu dengan pak Juan Verrel" ucap Karren terbata


" apa sudah ada janji"tanya nya


karren menggelengkan kepalanya sambil tersenyum" saya belum membuat janji"


" maaf nona sebaiknya menuliskan nama di buku daftar tamu dulu ya...supaya bisa saya buatkan janji pertemuan dengan pak Juan..karena pak Juan sudah seminggu di Belanda bapak sedang menghadiri rapat pertemuan perusahaan"jelasnya


karren menuliskan nama dan nomor telepon nya..


" terimakasih saya permisi" ucap Karren berlalu*

__ADS_1


__ADS_2