
Juan menatap Karren dari balik kaca mobilnya dengan sigap Juan keluar dan mendekati Karren...
"Nona Karren kenapa anda tidak datang dan berdiri disini..?? Juan heran
Dengan dibawah guyuran hujan Karren mendongak kan kepalanya matanya sembab menangis dibawah derasnya hujan..
Matanya sendu menatap wajah Juan sambil sesenggukan...Juan langsung memeluk Karren dengan erat
"Aaa... akkuu sudah menungggu ssammpai ccaffeee tutup ttapii tuaann tidak datang" Karren menjelaskan terbata-bata
Juan mengernyitkan kan dahinya
"Bagaimana mungkin aku sudah datang bahkan sampai cafe itu tutup aku tidak melihatmu" jelas Juan
Dibawah guyuran hujan mereka masih berpelukkan bahkan Karren mengeratkan pelukannya Karren memang perlu sandaran saat ini dia menenggelamkan kepalaanya di dada bidang Juan tiba-tiba Karren tersadar apa yang sedang terjadi cepat Karren melepaskan pelukan Juan..
"Maaf " ucap Karren dengan bibir yang bergetar..
"Aku antar pulang" jelas Juan
Juan langsung membimbing Karren menuju mobil...tubuh Karren menggigil Juan mematikan AC mobil nya
Juan memandangi muka karren karena tidak tega membangunkannya Juan membawa Karren ke apartemen miliknya sampai di apartemen Juan membaringkan Karren di tempat tidurnya...
οΏΌ
"Nona Karren " Juan mengelus pipi Karren agar dia terbangun
" Akku dimana tuan" Karren sadar
" Kau aman kau di apartemen ku.. sejujurnya aku ingin mengantar mu tapi aku tidak tahu dimana sekarang kau tinggal dan satu lagi aku tidak tega membangunkanmu"jelas Juan
__ADS_1
" Ganti baju mu kau pasti kedinginan ...tapi aku hanya punya bajuku disini..sudah malam tidak mungkin mencari baju malam ini" sambung Juan
Karren selesai membersihkan diri dengan memakai kemeja Juan walau kebesaran di tubuhnya yang ramping membuat kesan tetap cantik segera dia membaringkan kan tubuhnya ...
Juan mendekati Karren membawa secangkir teh hijau untuk menghangatkan tubuh Juan menyentuh tangan Karren membantu tubuh Karren duduk..
" Suhu tubuh mu sangat panas"
"Kita ke rumah sakit
Karren menggelengkan kepalanya
" Aku hanya ingin tidur tubuhku menggigil " ucap Karren lemah.
Juan memeluk Karren mengelus rambutnya yang tergerai..
"Terima kasih tuan Juan" ucap nya
"Kepalaku sakit Juan.. pikiran aku kacau"sambil menangis sesenggukan
"Ceritakan kepadaku...apa yang membuatmu kacau dan ingin membuat janji dengan ku " selidik nya
" Aaku berniat untuk minta bantuan mu tuan Juan,, ini masalah perusahaan ayahku" jelas kareen
" Aku akan membantu mu,, sekarang kau istirahat lah..aku akan tidur dikamar tamu" juan segera mengabulkan perkataan Karren tanpa bertanya
" Tuan Juan" panggil Karren
" Juan saja" imbuh Juan
Karren membalas dengan senyuman khas nya...
__ADS_1
"Terima kasih"
" Tidur lah "Β Juan menaikan selimut dan mematikan lampu bergegas keluar dari kamar nya berusaha membuat Karren senyaman mungkin
********************
" Ya mom" masuk dengan suara serak khas bangun tidurnya
" Dimana kamu Juan mom akan menjemput Celine di bandara" jawab nyonya besar Louise
" Aaku ada urusan mom maaf tak bisa ikut menjemput,, sampaikan salam juan mom" mematikan telpon genggam nya
#Β maaf ya masih banyak typo . .
Maaf juga Hiatus nya kelamaan ya autor lanjut kuliah jd novel ini terbengkalai ππππππ
IniΒ Baru mau lanjut mohon di dukung terus ya
bantu autor biar semangat nulis di usahakan setiap hari nulis kalau banyak like dan komen
Like...
Komen
Vote
Nya jangan Lupa
Maafkan autor yang penulis tidak tau diri
Salam dari Thata ILLona ππππππ
__ADS_1