My Idol My Boyfriend

My Idol My Boyfriend
Episode 11


__ADS_3

"Terimakasih atas tumpangannya, Oppa." Ucap Grace dengan gembira lalu melambaikan tangan setelah mobil itu pergi dari hadapannya.


Lalu mereka berempat masuk ke kondominium tempat tinggal mereka di lantai 4 dengan perasaan yang lega. Untung saja ada orang yang mau membantu mereka untuk pulang jika tidak mereka tidak tau lagi akan jadi seperti apa.


"Hati ku senang, hatiku gembira lalala yeyeye." Nyayian Grace dengan lirik yang ia buat sendiri sesuai dengan suasana hatinya hari ini.


"Cie yang bisa ngobrol sama idolanya, masih aman tuh jantung." Goda Anjas setelah mereka masuk di Kondominium dan duduk di ruang tamu bersama-sama.


"Cie, utututututu senangnya oh senangnya." Goda Bella sambil menguyel-uyel pipi Grace yang masih memerah itu.


"Micin suka sama lu dah." Ucap Gina yang membuat Grace semakin menutupi wajahnya dengan batal yang ada disana.


"Namanya Min Chin Hwa, bukan micin." Ucap Grace yang tak terima nama idola di ganti-ganti.


"Intinya gue mau pacaran besok sama Oh sama Dogsuli juga, gue mau nikah besokkkk gak mau tau besok gue nikah sama mereka titik valid no debat." Lanjut Grace yang seperti orang gila karena menari-nari.


"Iya dah tadi gue lihat tatapan micin juga kek suka sama lu Grace." Ucap Anjas yang semakin membuat Grace fly.


"Gue setuju setuju aja kalau lu sama micin lagi pula kalian cocok kok dan lu gak halu-halu lagi." Ucap Bella dan Grace semakin terbang tinggi ke atas.

__ADS_1


"Tapi kalian beda agama gak bisa nyatu." Kalimat yang berasal dari Gina membuat Grace jatuh dan hancur berkeping-keping, Gina selalu saja menghancurkan halu Grace selama ini, tidak bisa sedikit saja Gina membiarkan Grace halu dengan tenang.


"Arrrggghhh kenapa sih lu selalu hancurin halu gue, atit tau gak kalau kenyataannya gue gak bisa sama idola gue karena beda agama huaaa." Teriak Grace lalu menendang-nendang udara dengan kakinya itu.


"Bener sih kata Gina Grace, memang kenyataanya pahit sih mau gak mau ya lu harus terima kenyataan iya gak." Kata Bella membuat hati Grace tambah sakit. Apa sih maunya Bella tadi ia dukung Grace sama Dogsuli tapi sekarang ia malah di pihak yang sama dengan Gina.


"Sana lu mandi dulu, daripada nanti jadi gila." Ucap Anjas lalu mendorong Grace ke kamar mandi yang satu dak Anjas kamar mandi yang satunya lagi, Grace hanya menurut saja.


Setelah semuanya mandi, seperti biasa mereka berada di ruang tamu yang mereka cintai itu. Bercanda dan bercerita bersama-sama adalah hal yang bisa membuat kita melupakan masalah yang sedang dihadapi.


Grace datang dari arah dapur menuju ruangtamu sambil membawa minuman di gelas besarnya itu.


"Buwong puyuh." Jawab Bella dengan candaan yang berada di sebelah Gina dan langsung mendapat pukulan kecil di kepalanya.


"***** bisa-bisa gue gagar otak nih kalau kalian kek gitu terus ke gue." Lanjut Grace yang pura-pura marah itu.


"Udah-udah jangan bertengkar, nih gue bawa minuman yang seger kalian tau ini apa? ya ini minuman campur yaitu buah lemon yang sudah gue iris lalu zakul dan tentu saja di tambah spritt." Ucap Grace lalu meletakkan gelas di meja.


"Lu mau buat racun?." Tanya Gina curiga pada Grace itu karena ia pikir Grace mungkin masih kesal padanya dan ingin membunuhnya dengan minum itu.

__ADS_1


"Enggak lah yakali gue ngasih racun ke sahabat-sahabat gue yang terbaek ene, enak kok asam-asam gimana gitu. Tadi gak sengaja pas gue buka aplikasi ** terus gue nemu deh resep ini terus gue coba dan enak kok." Ucap Grace dengan bangganya karena bisa membuat minuman seperti itu.


Sahabatnya yang ingin tau rasanya pun mencoba dan ternyata memang asam lalu mereka lanjut menonton film.


"Mobil."Kata Gina yang membuat sahabatnya bingung karena Gina hanya mengucapkan satu kata saja.


"Apaa sih, kalau ngomong tuh yang jelas jangan cuma satu kata doang mana gue ngerti maksud lu." Ucap Bella dan di angguki Grace dan Anjas lalu Gina menghembuskan nafas dengan kasar lalu menjelaskan maksudnya.


"Karena masalah tadi mending kita nyewa mobil saja untuk bisa kemana-mana dari pada kejadian tadi keulang." Jelas Gina dan di angguki oleh sahabatnya.


"Gue udah nelfon temen gue dan dia bisa nolongin gue, dan kita patungan buat ini." Jelasnya lagi.


"Kalau gitu ntar kalian harus ngaterin gue ke mall buat belanja bahan makanan. Masa kita tinggal di sini dua tahun mau pesen makanan lewat online terus ya gak mungkin dan itu bisa buat kita boros, lagian kalian punya sahabat kek gue harusnya manfaatin dong keahlian masak gue kayak kita nge-kos di Indonesia, setuju?." Ucap Anjas dan sahabatnya hanya mengangguk-angguk saja karena masih fokus dengan filmnya.


_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-


See you next time yorobun


Sayang kalian banyak-banyak 💙💙💙💙💙

__ADS_1


__ADS_2