
"Finally sampai juga di kondominium yang besar ini." Ucap Anjas yang begitu senang nya setelah jalan kaki berjam-jam. Ia langsung membaringkan tubuhnya di sofa empuk yang ada di kondo tersebut.
Kondominium yang mereka pesan sebenarnya besar tidak kecil bahkan kamar nya ada 4 dan 2 kamar mandi sama seperti apartement yang mewah. Grace dkk bigung kenapa tempat ini dinamai kondominium kenapa tidak apartemen bahkan harganya pun sangat murah.
"Anjay keren banget ni tempat apa gak bangkrut ya yang punya, ga nyesel gue ikut milih tempat ini." Kata Grace sama senangnya seperti Anjas, terlihat dari matanya yang kagum dengan bagunan di ruangannya.
"Pilihannya si Gina emang selalu bagus ga pernah zonk, baru kali ini gue seneng punya sahabat kek lu gin." Kata Bella dengan tertawa yang renyah orang yang ia sebut namanya pun hanya bisa memutar bola matanya saja.
" Gue ke kamar." Kata Gina yang langsung meninggalkan sahabat nya di ruang tamu menuju kamar yang ia pilih untuk di tempati. Lalu di susul yang lain.
__ADS_1
Mereka semua berberes di kamar masing-masing, meletakkan barang dan juga pakaian mereka agar kamar yang mereka tempati terlihat bersih dan nyaman untuk tidur. Setiap kamar mempunyai AC dan meja belajar masing-masing.
Kondo tersebut juga mempunyai dapur kecil yang berisikan lemari pendingin, alat-alat masak, tempat menyimpan rak makanan, tempat bumbu-bumbu dapur dan juga wastefel untuk mencuci piring. Ada juga 2 kamar mandi dan mesin cuci di sana. Untuk tempat makan mereka memilih di ruang tamu yang ada tv karena tidak ada meja makan disana jadi makan sambil menonton tv adalah suatu hal yang nikmat.
Mereka sudah terbiasa tinggal bersama sejak masuk kuliah di Indonesia. Masuk di salah satu Univ yang jauh dari tempat mereka tinggal dan Nge-kos di dekat universitas yang mereka masuki. Walaupun satu Univ tapi mereka beda-beda jurusan karena memang fashion mereka berbeda.
Bella adalah bidangnya membuat baju dan menghias wajah, ia sangat lihai dalam hal menjahit dan membuat aneka baju adat atau baju pernikahan. Karena ibunya sudah memiliki butik yang terkenal di Indonesia dan tentu saja di kalangan artis maka nanti yang akan meneruskan adalah Bella.
Gina adalah bidangnya manajemen, karena nanti ia akan meneruskan bisnis ayahnya. Maka dari itu ia harus bisa cara mengelola kantor dengan baik dan bisa membuat bisnis nya maju. Ia juga di tuntut untuk menjadi pemimpin di perusahaan ayahnya nanti karena ayahnya mempunyai 2 cabang perusahaan yang satu akan di pimpin oleh adik laki-lakinya dan yang satu gina sendiri.
__ADS_1
Sedangkan Grace adalah bidangnya hal yang berbau tentang psikologi makanya ia memutuskan untuk masuk di jurusan psikologi, dan ia ingin sekali membantu dan menolong orang yang mempunyai masalah kejiwaan. Selain itu ia sangat pandai bernyanyi apalagi soal dance atau bahkan menari tradisional, jika bella membuat musik pasti yang menyanyikan adalah Grace karena diantara 4 sahabat bella yang suara paling bagus itu Grace.
Mereka berempat sudah bersahabat dari awal MOS di SMP, pertemuan yang tak terduga itu membuat mereka bisa berteman bahkan sudah menjadi sahabat yang dekat sampai sekarang. Awal pertemuan mereka yaitu ketika gina melihat bella menangis karena tidak ingin mengikuti kegiatan MOS lalu gina mengajak bella berteman dan akhirnya bella kenal dengan gina lalu mereka bertemu dengan Grace yang sedang mengerjai Kakak MOS dengan menaruh lem di kursi tempat kakak MOS itu duduk lalu Grace di hukum untuk hormat bendera. Gina dan Bella merasa kasian lalu memberikan Grace minum. Tiba-tiba seorang anak cewek menghampiri mereka dan mempunyai ide untuk membolos kegiatan MOS dan pulang ke rumah. Cewek itu bernama Anjas, karena kejadian hari itu mereka jadi sangat dekat hingga sekarang. Jika di suruh untuk mengingat kembali masa itu pasti akan terasa sangat memalukan.
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
See you next time yorobun
Sayang kalian banyak-banyakπππππ
__ADS_1