
"ANJAS! GINA! BELLA! YUHUU KALIANN PADAAA BANGUN DONG WOYYYY UDAH JAM 7 INI MASIH PADA NGEBO AJA KAYAK GUE DONG UDAH JADI LEBIH BAIK, ASEKKk AH." Teriak Grace di depan pintu kamar sahabat nya karena kamar mereka saling berhadapan. Bukan hanya suara teriakan yang keras tapi juga kedoran pintu yang tidak kalah keras dari suara Grace.
"NGAPAIN SIH LU GANGU ORANG LAGI TIDUR AJA, BRISIK TAU GAK." Teriak Anjas yang tak terima bobo indah nya di rusak oleh Grace sahabatnya. Memang sialan si Grace batin Anjas dalam hati.
"YEE KEBO, BANGUN GAK LU BANGUN JANGAN MOLOR TERUS KERJAAN-NYA." Teriak Grace makin keras sambil menendang pintu kamar Anjas dengan kakinya. Memang sosok yang bar-bar sekali ini si Grace. Para pembaca di mohon jangan ada yang meniru gaya Grace karena itu tidak sopan ya, tapi kalau penasaran buat orang marah boleh kok tapi dosa nanggung sendiri, oke?.
Balik lagi dengan Grace yang sedang gabut sepagi itu.
"LU MAU GUE BUNUH GAK GRACE?!? MAKIN DI LARANG MAKIN MENJADI-JADI YA LU, MINGGAT AJA SANA LU!." Teriak Anjas yang semakin emosi dengan tingkah laku Grace pagi ini.
__ADS_1
"GRACE LU TAU GAK GUE LAGI MIMPI PANGERAN GUE *******! MALAH LU HANCUR-IN EMANG GA ADA AKHLAKNYA YA LU, UDAH DIEM AJA BISA GAK SIH GUE MAU LANJUT TIDUR LAGI BOCAH!." Teriak Bella yang sama marahnya dengan Anjas ia tidak ikhlas bahwa mimpi nya hancur begitu saja karena Grace yang gabut gak jelas ini padahal sedikit lagi ia akan mencium pangeran dalam mimpi nya tapi yasudahlah.
"HAH AP-"
"ADA APA??." Kalian tahu sendiri siapa yang mengucapkan kalimat pertanyaan ini kan. Ya tentu saja Gina. Ucapan tegasnya dan aura dingin kepada Grace, tentu saja Grace langsung kicep dan menggaruk tengkuk belakangnya yang tidak gatal.
"Hehe gina, emm anu apa itu gue mau keluar dulu ya mau cari udara seger sambil lihat-lihat pemandangan di sini." Ucap Grace dengan rasa cangung kepada gina. Tidak mau ambil pusing ia langsung lari ke arah pintu untuk lari dari tatapan mata tajamnya gina atau lebih tepatnya ia memang ingin melihat-lihat sekitaran tempat tinggalnya. Gina yang merasa penggangu tidur nya sudah tidak ada langsung menutup pintu kamarnya, sedangkan 2 sahabat Grace, Anjas dan Bella hanya menertawakan Grace dari dalam kamar. Memang sahabat sialan mereka.
"Huh kenyang juga gue, enak juga ternyata jalan-jalan sendiri di sini mau apa juga terserah gue." Ucapnya dalam hati
__ADS_1
"Habis ini gue mau ke taman yang terkenal di sini ah siapa tau dapat cogan yang uwuwww." ucapnya sambil tersenyum membayangkan wajah cogan yang ganteng sampai-sampai wanita tergila-gila, tinggi, putih, wangi intinya yang uwuww.
Setelah selesai makan ia melanjutkan jalannya ke Taman yang sangat populer di kota Seoul di sana ia juga membeli eskrim dan permen kapas. Yang ia lakukan hanya duduk-duduk sambil melihat anak kecil yang sedang bermain tapi ada sesuatu yang membuat hatinya nyesek yaitu melihat orang-orang pacaran yang tepat berada di depan maupun samping, bukannya melihat seorang cogan tapi malah melihat pemandangan yang membuat hatinya itu iri Grace kan pengen juga. Lalu ia merasa itu bukan tempat bagi kaum jomblo, akhirnya setelah selesai makan es krim dan permen kapas ia memutuskan untuk melanjutkan jalannya.
Lalu ia bertemu dengan seorang pria yang begitu familiar baginya.
Siapa orang itu??????
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-See you next time yorobun
__ADS_1
Sayang kalian banyak-bangak 💙💙💙💙💙