My Idol My Boyfriend

My Idol My Boyfriend
Episode 1


__ADS_3

Di sini di tempat ini awal dari cerita itu di mulai, tempat yang di nanti-nantikannya sekarang sudah di depan mata. Sungguh ia sangat bahagia dan tidak menyangka bahwa ia bisa memenuhi impiannya untuk melanjutkan S1 ke magister di Negara Korea Selatan tepatnya di kota Seoul.


Matanya begitu berbinar-binar melihat indah nya kota Seoul, gedung-gedung tinggi dan orang berlalu lalang di depannya ia sungguh bahagia tanpa ia sadari para sahabatnya berjalan terlebih dahulu dan meninggalkan ia di belakang.


"Woy grace mana?." Tanya seorang perempuan yang mempunyai rambut sebahu dan dimple di kedua pipi nya dia cantik dan pandai memasak namanya Anjas Pratiwi atau panngil saja Anjas salah satu dari sahabat Grace yang selalu ada untuk Grace di manapun dan kapanpun. Bukankah itu emang tugas dari seorang sahabat?.


"Lah iya mana tuh orang, ini bukan lagi di Indonesia kok main umpet-umpet sih si grace." Ucap seorang perempuan berkucir kuda sambil membenarkan letak kaca matanya, bukan dia bukan seorang nerd tapi katanya kacamata yang ia pakai adalah salah satu bentuk fashion yang ia sukai. Dia seorang perempuan yang ceria dan pandai memainkan musik tapi tidak dengan menyanyi bisa hancur dunia jika mendengar kan suaranya cukup sahabat-sahabatnya yang mendengar kan suara merdunya(merusak dunia). Siapa lagi kalau bukan Bella Cantika Putri panggil saja dengan bella atau princess bell.


"Ayok cari jangan banyak bacot." Ucap seorang perempuan yang mempunyai sifat cuek tapi dia juga yang paling peduli di antara sahabat-sahabat Grace. Dia perempuan yang mempunyai prestasi di bela diri sampai-sampai laki-laki tidak ada yang berani mendekatinya karena kemampuan beladiri nya, namanya Gina Ayu Azhari panggil saja gina si cewek muka datar.

__ADS_1


Karena mereka khawatir dengan Grace maka mereka memutuskan untuk mencari Grace di tempat yang tadi mereka lewati. Tentu saja dengan ocehan bella yang tiada henti sampai-sampai Gina harus memakai headset agar tidak mendengar ocehan bella yang membuat kepalanya pusing.


Berbeda dengan gina, Anjas lebih sabar dengan ocehan Bella karena jika Bella diam berarti ada sesuatu yang tidak beres dari orang itu. Sungguh sosok yang dewasa.


Setelah mencari-cari akhirnya mereka menemukan Grace yang masih mematung di tempat awal mereka tiba di kota Seoul. Mereka terheran-heran apa Grace tidak malu di lihatin banyak orang seperti itu? atau jangan-jangan sifat malu grace ketinggalan di Indonesia?.


"jujur saat ini adalah saat yang paling bahagia menurut gue, semoga kedepannya lebih bahagia karena gue sudah ada di kota yang gue impi-impikan, bukan karena ingin ketemu idola tapi ingin belajar dan mengajar cita-cita, impian dan pengorbanan yang dulu tidak lagi sia-sia sekarang gue bisa membuktikan nya." Kata Grace dalam hati nya yang paling dalam. Tentu Grace bahagia karena impian untuk belajar di negeri yang ia impikan dapat terwujud.


" Lah kalian ninggalin gue? ya salah kalian lah siapa suruh ninggalin gue sendirian kan gue masih pengen ngeliat pemandangan disini, terharu gue bisa sampai disini tau gak." Kata Grace yang tidak merasa bersalah kepada sahabatnya yang mencemaskan dirinya.

__ADS_1


"Bodo amatt lah Grace kalau lu masih mau disini masalahnya gue udah capek mau cepet-cepet sampai di kondominium, ini salah lu tau gak seharusnya kita naik taksi sampai kondominium eh malah lu pengen berhenti di sini jadi jalan kaki kan kita." Kata Anjas yang sama gemesnya dengan tingkah nya Grace.


"lu grace-"


"Mau ke kondo gak?!" Ucap Gina dengan tegas akhirnya ucapan atau lebih tepatnya omelan Bella harus terhenti karena Gina sudah capek dengan perdebatan para sahabatnya kalau bukan dia yang misah siapa lagi?


_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-


See you next time yorobun

__ADS_1


Sayang kalian banyak-banyak 💙💙💙💙💙


__ADS_2