My Prince My Love

My Prince My Love
Bertemu pria brengsek


__ADS_3

Eps.1


Dentuman musik menggema keras, gelak tawa manusia yang bersahutan menikmati hiruk piruk malam itu di Bar. Berbeda dengan Talita yang tengah berlari menyelamatkan diri dari laki-laki brengsek yang mengejarnya, hingga tanpa sadar ia menabrak sejoli yang berlawanan arah dengan nya. " Brukk " suara Talita menabrak sepasang kekasih.


" Auhh..." rintih wanita di sebrang sana yang tidak lain adalah Dita kekasih Alvaro. Putra ke dua dari keluarga shie


" kalo jalan pake mata! " marah Dita. "maaf, saya tidak sengaja" jawab Talita yang menunduk lalu menoleh le sembarang tempat untuk memastikan bahwa ia sudah tak di kejar.


" lihat sayang....dia mengabaikan ku " rengek dita. Alvaro yang geram pun langsung angkat bicara " hey....adik kecil....apakah kamu tak merasa bersalah?! minta maaf sekarang " teriak Alvaro penuh dengan penekanan.


kini Dita tersenyum licik.


" Aku akan memaaf kan mu dengan senang hati jika kau mau membersihkan sepatu ku gadis baik " ucap Dita penuh kemenangan.


" itu tidak adil nona " jawab Talita


" itu adil dan sepadan.....dan seharusnya hal seperti ini akan menjadi suatu kehormatan untuk mu.....karena telah mau membersihkan sepatu putri dari kluarga Qi " jelas dita penuh kesombongan.

__ADS_1


karena malas mendengar colteh Dita pun Talita pura-pura tak mendengarnya.


" jadi kau harus bertanggung jawab, karena telah mengotori sepatu ku yang mahal" sambung Dita.


Tapi lagi-lagi Talita tak merespon karena malas untuk menghadapi sejoli itu.


sampai pada saatnya tangan Alvaro sudah mengayun untuk menampar Talita, tiba-tiba......


" Al..... " teriak stev kepada Talita


( bodoh ) umpat Talita untuk Stev.


" tenang saja tuan putri....semua sudah beres " jawab stev berbangga diri. " bodoh! " umpat Talita yang langsung memukul kepala stev dengan geram.


" Auhhh....( ringis Stev kesakitan ) kau malah memukul ku?


jika tau begini aku tidak akan mengurus mu" sesal Stev.

__ADS_1


Alvaro dan Dita yang merasa di abaikan pun marah, ketika Talita hendak pergi dengan Stev. " Dasar anak kecil tak tau diri! " marah Dita.......kini Talita pun mulai jengah dengan sejoli yang ada di depannya.


" maaf nona....apakah pendengaran anda sedikit bermasalah? saya sudah minta maaf tapi respon kalian malah sebaliknya....sungguh membosan kan " balas Talita dan tersenyum kecut.


" sudah lah putri ku....lebih baik kita pergi tidak perlu mengurus sampah yang tak tahu malu " ajak Stev


Tanpa memikirkan hal lain pun Talita dan Stev pergi meninggal kan sejoli itu.


" dasar...! apakah pantas gadis kecil seperti mu berada di tempat ini??, seharusnya kau masih mengenakkan sragam putih abu-abu " teriak Dita kepada Talita yang tengah menjauh darinya


Akan tetapi teriakkan Dita membuat Talita mau tak mau kembali ke tempat di mana suara tersebut.


" heh.... akhirnya kau bermuka tebal juga ja**ng kecil " ejek Dita


Talita yang sudah habis kesabarannya pun membuang nafas kasar.


" nona apakah anda sedang membicarakan diri sendiri? kau datang dengan kekasih mu untuk bersenang-senang bukan? dan bukanya kau pun masih SMA? apa yang kau lakukan di sini? " jawab Talita yang langsung terdiam karena ucapan Talita.

__ADS_1


" ku saran kan untuk mu nona Qi....bereskan PR mu sebelum kluar dari rumah, atau kau akan kewalahan besok untuk mengerjakan tugas sekolah mu yang unggul itu ( ejek Talita tak mau kalah ) dan satu lagi...urusi saja urusan mu! " sinis Talita


sejoli itupun terkejut dengan ucapan Talita.


__ADS_2