My Prince My Love

My Prince My Love
Akting


__ADS_3

Di kamar


Talita melemparkan tubuhnya di atas kasur, ia masih malu atas kejadian di taman. Dan kini mukanya merah padam.


" tok...tok..tok..." suara pintu di ketuk


" Al...ayo turun kakek sedang menunggu mu di bawah " ucap Stev di balik pintu.


" huhh... menyebal kan " dengus Talita.


Talitapun membuka pintu dan mengekor di belakang Stev, Dan ketika sampai di ruang Tamu Talita terkejut melihat Jastin di samping kakeknya.


" Al....Jastin ingin mengajak mu pergi jalan-jalan, sekarang bersiap-siaplah " jelas Arya dengan senyuman.


" Kakek...Al capek, Al nggak mau " ketus Talita


" Ayo lah Al... kita sudah lama tak pergi bersama bukan? " sahut Jastin.


sontak Alby berhenti di ambang pintu.


( apakah Talita sudah lama mengenal Jastin? ) Gumama Alby.

__ADS_1


" tetap saja aku tak akan pergi, jika kakek masih memaksa ku....kenapa tidak kakek saja yang menggantikan ku " sinis Talita.


" Al...Jastin sudah jauh-jauh untuk menjemput mu lho, seharusnya kamu lebih menghormatinya " bela Arya kepada Jastin.


" heh.... aku tak tau trik apa yang kau gunakan untuk mengambil hati kakek ku, tapi kau ingat betul bukan akan kejadian 5 tahun lalu " tegas Talita


" glekk "...semua yang ada di sana menelan ludah mereka tak percaya apa yang di ucap kan oleh Talita.


" Aku tahu...aku akan menebusnya mualai sekarang " bujuk Jastin


" Al....apa yang kau bicara kan ? " Tanya Arya penasaran


" kau tau kek...orang yang di samping mu itulah yang mengatai putri kecil mu ini sebagai orang yang sangat kotor " jelas Talita penuh penekanan di kata terakhir.


" sayang....lebih baik kita mempercepat pernikahan kita, aku tak mau jika ada yang berebut diri mu dengan ku " manja Alby.



Talita kaget mendengar ucapan Alby, tapi dia mau tidak mau harus mengikuti akting Alby. Agar terlepas dari Jastin yang menurutnya bre***'k.


" kakek....aku hanya ingin menikahi Kak Alby. Dan aku tak mau jika kakek masih mau menjodohkan ku dengan pria sampah seprti dia " ketus Taliat

__ADS_1


Alby tersenyum senang akan jawaban Talita.


cup


Alby mencium pipi Talita " Kakek kau telah mendengar jawaban Talita bukan?? aku mau menikahinya dalam waktu dekat ini " jawab Alby tegas.


Jasmien dan Stev pun tersenyum penuh kemenangan. " Tidak....Talita akan menikah dengan ku, bukan kah kau menyukai ku Al? " tanya Jastin merusak suasana hati Jasmien dan Stev.


" Kakek apakah kau rela putri kecil mu menikah dengan orang yang baik di luar dan busuk di dalam? " Tanya Talita menyringai.


" Tapi kakek akan lebih setuju jika kau mau menikah dengan Jastin Al, dan masalah kesalahan Jastin itu bisa di rubah nanti " jelas Arya kepada Talita.


" nenek ( ucap Talita )kalu begitu kenapa Talita tak menikah minggu depan dengan Kak Alby ? " tanya Talita berglayut manja kepada neneknya.


" apa kau yakin Al? " tanya Jasmien memastikan dan menatap Arya penuh kemenangan.


" Tidak..." manja Talita


" kau masih harus menunggu beberapa bulan lagi Al...kau mendekati ujian untuk kelulusan mu " tegur Arya tak mau kalah.


" kakek....kau tau bukan aku masih sekolah....lalu kenapa sekarang kau berusaha agar aku tak cepat menikah dengan kak Alby? apakah karena dia? ( ucap Talita sambil menunjuk ke arah Jastin ) sedangkan waktu kau meminta ku untuk bersamanya tak ada yang mencegah mu " ucap Talita.

__ADS_1


" Al....." ucapan Arya terhenti karena belum sempat berkata Talita menyahut nya.


" Kakek....kau lebih tau sifat asli ku, jangan karena ego seseorang kakek akan merasakan putri kecil mu menjadi iblis. karena aku seorang putri di keluarga DI maka aku juga harus menikah dengan pangeran pilihan ku bukan pilihan kakek " bantah Talita dengan tatapan dingin.


__ADS_2