
eps.2
ke esokan harinya, seperti biasa Talita menungunggu teman- teman nya di dalam kelas. Dan kini mereka pun sudah berkumpul kecuali Key, karena belum datang.
" gimana kabarnya tuan putri kita di kejar pria brengsek? " tanya Rey dengan nada menahan tawa.
" gara-gara si idot blo*n key!! " umpat Talita geram. Tiba-tiba terdengar suara tawa yang meledak di sebrang.
" hahaha sudah ku duga....." sahut Stev yang masih tertawa renyah .
( bukk ) suara buku melayang tepat di kepala Stev. " sakit Al " dengus Stev yang memegang kepalanya yang terkena buku.
__ADS_1
" diam kau bodoh!! " kesal Al
Tiba-tiba ( brakk!! ) suara meja di gebrak tepat di depan Talita. Semua yang di dalam kelas tersebut pun kaget.
" kamu kan yang nggodain rendi! " bentak Anita kepada Talita. " iya yank, dia yang godain aku tadi malem" sahut Rendi
semua yang berada di kelas pun berbisik dan menebak-nebak Talita, Talita yang tak sabar pun langsung menendang meja ( brakk....) yang tepat di depan Rendi, ia pun terjatuh dan meringis menahan sakit. Semua orang pun terbelalak melihat tindakan Seorang Talita yang pendiam dan tak pernah melawan jika di buly.
" apa aku terlihat menggoda si breng***k itu?! ( tanya Talita yang langsung di jawab gelengan dari Anita ) kau pikir siapa? apakah pantas seorang nona dari keluarga shie menindas Talita Devina Di?! " bentak Talita.
semua yang di sana pun membulat kan mata tak percaya bahwa Talita dari keluarga yang terhormat dan terpandang di sana. Ya....keluarga DI adalah keluarga yang sangat berpengaruh di negara tersebut dan bahkan dari negara-negara lain pun tak banyak yang berani untuk menantang Marga DI.
__ADS_1
Key yang datang terlambat pun hanya menatap bingung, kenapa di dalam kelas berisik. tanpa pikir panjang pun ia masuk ke dalam kelas dan benar saja belum sempat ia bernafas tangannya sudah di tarik oleh Talita.
" jika memang aku yang melakukannya....maka tanyakan lah kepada nya! " emosi Talita yang lalu menghempas kan badan Key ke hadapan Anita dan Rendi.
" stev...ayo pergi, terlalu banyak racun di sini ( ajak Talita yang berjalan menjauh dari sana, dan stev pun mengikuti Talita ).
ketika sampai di ambang pintu Talita pun berhenti sebentar " jika kau tak mau perusahaan keluarga mu mengalami banyak kerugian....bersih kan kekacauan ini " ucap Talita penuh penekanan.
mendengar Ancaman Talita, semua yang di sana pun bergidik ngeri dengan sifat asli Talita, Di luar terlihat seperti anak polos yang tak tau apa-apa dan sering menjadi target buly. Tapi sekarang ia seolah-olah menjadi Talita yang dingin dan suka menggretak lawan nya.
tak lama kemudian siswa, siswi pun membubarkan diri. Dan Talita kini Tengah menunggu Stev yang pergi membelikan minuman di kantin, Talita menyesal akan perbuatannya yang telah membongkar identitas aslinya.
__ADS_1