
eps.7
Tanpa pikir panjang Alby pun langsung memeluk Talita dari belakang.
" maaf..." sesal Alby yang sambil memeluk Talita dari belakang. beberapa menit kemudian Alby membalikkan tubuh Talita hingga menghadap Alby.
cup...tanpa aba-aba Alby mengecup dahi Talita, dan menatapa wajah Talita intens. lalu Talita memeluk Alby.
" kak....apakah itu kamu " tanya Talita yang merasa pelukan 10 tahun lalu, seketika rahang Alby mengeras mendengar pertanyaan dari nya.
" kak? apakah kau marah pada ku? " tanya Talita.
" kakak tidak marah, hanya saja ( cup.... Alby mengecup dahi Talita ) aku merindukan mu " jawab Alby yang lalu tersenyum manis.
Talita pun membalas senyuman Alby, ia nyaris tak mengenali Alby karena sudah lama semenjak tragedi penculikan itu, ia tak bertemu dengan nya.
" Apakah kau lapar? jika iya, aku akan memasakan untuk mu " ucap Alby
" Tidak.....aku ingin seperti ini dulu sebentar " jawab Talita yang lalu memeluk Alby dan menyembunyikan wajahnya ke dada bidang Alby.
Alby pun menyetujui permintaan Talita
" baiklah..." jawab Alby yang membalas pelukan dari Talita. Tanpa di sadari, mereka tertidur.
Jasmien yang tadinya ingin mengajak cucu nya untuk makan, kini ia mengurungkan niat nya karena akhir nya Talita bisa menerima kehadiran Alby.
__ADS_1
Malam pun tiba, kini Talita bangun dari tidurnya. Ia merasa ada yang memeluk nya dari belakang.
" kau sudah bangun tuan putri " tanya Alby bahagia.
" kak...minggir, Talita mau makan " ucap Talita sekenannya untuk menghilangkan rasa geroginya.
" heh....kalau begitu kita makan malam sama-sama saja " goda Alby yang tau jika Talita gerogi.
" kak...( rengek Talita manja ) ayo lah.....aku akan makan sendiri " pinta Talita yang lalu turun dari ranjang Alby.
" baiklah setidaknya kau harus mencium pipi ku, karena telah menahan waktu makan siang ku " ucap Alby penuh kemenangan.
Talita membulatkan matanya karena omong kosong Alby. Talita berjalan mendekat dan mendekatkan wajah nya ke wajah Alby. posisi itu membuat jantung Alby berdetak lebih cepat deg..deg..deg....
" kakak ku tersayang....kau jangan melewati batas mu ( ucap Talita sinis ) mana mungkin ciuman pertama ku akan ku serah kan pada mu " ketus Talita yang lalu melepaskan kuping Alby dan lalu pergi turun untuk makan.
Hati Alby terasa perih mendengar penuturan Talita.
pagi pun tiba....kini Talita tengah joging pagi dengan May dan Mike. ketika tengah beristirahat tiba seseorang menghampiri Talita.
" Talita! " teriak seseorang dari sebrang.
Talita hanya menelan ludah karena kaget dengan saat ini yang memanggilnya.
" Al...aku merindukan mu " ucap laki-laki tersebut yang langsung memeluk tanpa izin. May dan Mike pun kaget melihat temannya di peluk oleh Jastin.
__ADS_1
" lepaskan aku brengsek ! " teriak Talita yang lalu mendorong tubuh Jastin menjahu dari nya. bukan melepaskan pelukannya, Jastin malah semakin mengerat kan pelukannya untuk Talita.
dengan cepat Talita menginjak kaki Jastin supaya terlepas dari pelukannya namun tanpa suara pun Jastin malah tersenyum.
" Al...apakah kau tak merindukan ku sama sekali? " Tanya Jastin yang lalu melepaskan pelukannya untuk Taliata.
kini mata mereka bertemu satu sama lain, sampai Alby yang mengawasi Talita dari tadi pun marah, dan langsung menghampiri mereka yang menatap satu sama lain.
tanpa pikir panjang Alby pun menarik Talita ke dalam pelukannya.
" Sayang....siapa laki-laki yang memeluk mu itu " tanya Alby yang cemburu.
Jastin langsung ternganga mendengar perkataan Alby.
" Al..siapa laki-laki ini? " tanya Jastin
" Aku calon suaminya " sahut Alby cepat dan sontak kata-kata itu membuat Talita terkejut.
" oh ya?...coba buktikan " ejek Jastin yang tak percaya.
Alby pun merengkuh tengkuk Talita dan " cup " Alby mencium bibir Talita, Talita yang terkejut pun tak merespon hingga Alby memper dalam ciumannya hingga Talita lupa diri dan menikmatinya. Jastin pun sangat marah melihat Talita berciuman dengan orang lain.
setelah itu Alby melepas ciumannya . " Kau lihat? " tanya Alby bangga.
dan benar saja tanpa sepatah kata pun Jastin langsung pergi meninggalkan mereka berdua.
__ADS_1