MY RESENTMENT

MY RESENTMENT
KESEDIHAN


__ADS_3



Hinata berlari menyusuri lorong rumah sakit. Dia memasuki akan memasuki ruang UGD, tapi di tahan para suster.



"Ny. Harus menunggu diluar" kata salah satu dari mereka.



Hinata menurut. Dia hanya bisa menatap Madara dari kaca pintu. Terlihat dokter dan suster memasang berbagai alay ditubuhnya untuk menyelamatkan nyawa suaminya itu.



Beberapa menit kemudian, dokter keluar dari ruang UGD.


__ADS_1


"Bagaimana dok? " tanya Hinata.



"Kami sudah berusaha sebisa kami, dan.. "



"Dokter kumohon jangan katakan itu" tangis Hinata.



"Maaf, tapi.. Tn. Madara tidak bisa diselamatkan,"



Hinata berlari ke ruang UGD. Dia melihatย  salah satu suster menutup wajah Madara dengan kain putih.


__ADS_1


"Tidak!! Madara-kun belum mati!! " teriak Hinata.



Hinata memeluk Madara. "Madara -kun jangan bercanda.. Madara -kun banguuunn!! "


"Hahaaa aku memang bercanda!! Haha Hinata ketipu!! "


Tawa Madara.



"Madara -kun jahaaaat!! " Hinata memukul Madara dengan lembut.



๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


__ADS_1


By


Ucu Irna Marhamah


__ADS_2