My Teacher My Sugar Daddy

My Teacher My Sugar Daddy
Bab 1


__ADS_3

" apa sih mau kamu mah... sudah aku bilang aku tidak ada apa apa dengan dia..." ucap pram dengan sedikit berteriak kepada sang istri yang selalu mencurigai nya.


" kalau kamu memang tidak ada apa apa dengan wanita itu, kenapa chat mu dengan dia semesra itu pah.." jawab risma kepada suami nya.


" dan mamah tidak bisa langsung percaya begitu saja dengan elakan papah, karna semenjak kejadian itu mamah menjadi sulit percaya pada papah.." ucap risma lagi pada sang suami, yah memang semenjak pram selingkuh dan di ketahui oleh risma membuat risma sulit untuk mempercayai sang suami meskipun pram sudah berjanji untuk tidak mengulangi nya lagi, dan semenjak kejadian itu membuat hubungan di antara sepasang suami istri itu merenggang dan seringkali bertengkar seperti pagi ini.


dan pertengkaran di antara keduanya membuat gadis cantik yang tengah bersiap untuk pergi ke sekolah itu merasa sangat jengah akan pertengkaran kedua orang tua nya yang sering kali terjadi.


" kalian gak capek apa..?? setiap hari bertengkaar trus, aku sebagai anak kalian capek setiap hari harus mendengar teriakan papah dan mamah...bisa gak siihhh sekaliiiii ajah rumah ini itu damai gak ada suara kalian teriak teriak karna bertengkar, brina capek maah paah.." ucap gadis cantik itu ketika sampai di lantai bawah di mana papah dan mamah nya tengah bertengkar.


setelah brina mengucapkan itu dia langsung melenggangkan langkahnya meninggalkan rumah nya dan langsung menuju ke sekolahannya.


********


sesampainya brina di sekolahan yang terkenal dengan ke elitannya itu karna yang bersekolah di sana adalah anak dari orang kalangan atas.


brina pun langsung menuju kantin sekolah, karna hari ini brina masih terlalu pagi saat datang ke sekolah dan teman teman yang biasa bersama nya pun masih belum datang.


" bu saaariii.. brina pesen susu hangat yah satu.." ucap brina pada bu sari ibu kantin di situ.


" siap mbak brina.. tumben pagi banget dateng ke sekolah nya.." jawab bu sari, dan sekaligus memberi pertanyaan pada brina.


" yah karna pingin berangkat pagi ajah sih bu, karna lagi bosen juga di rumah.." jawab brina pada pertanyaan bu sari yang tentu saja itu bukan alasan yang sebenar nya.


setelah perbincangan dengan bu sari dan segelas susu hangat pesanan brina sudah jadi, brina pun langsung pamit untuk duduk di kursi kantin itu.


setelah selang berapa puluh menit brina berada di kantin itu, dan jam sudah menunjukkan waktu di mana siswa berdatangan dan tidak jauh dari kantin teman brina yang baru sampai itu pun langsung menghampiri brina yang tengah berada di kantin itu.


" pagi briinn, tumben udah di kantin ajah, biasanya bel bunyi baru sampai.." ucap tere pada sahabat nya itu.


" bener tuuhh kata tere, tumbenan lo dateng pagi pagi gini.." ujar dira teman brina yang satu nya lagi.


" yah.. lagi males ajah lama lama di rumah dengerin pertengkaran antara mamah dan papah " jawab brina dengan santai.

__ADS_1


mendengar jawaban dari brina, tere dan dira pun hanya manggut manggut dan ber oh ria saja karna memang kedua teman brina yang sudah mengetahui permasalahan kedua orang tua brina yang selalu bertengkar.


" ya udah sih brin, jangan cemberut gitu kan sekarang ada kita kita yang bisa menghibur lo, yah kan dir.." ucap tere ketika melihat sahabat nya yang masih cemberut.


" hu.um brin.. gak usah cemberut lagi.." tanggap dira membenarkan ucapan tere.


" oh yah brin lo udah ngerjain tugas dari pak jerry belom, pasti belum nihh.." ucap dira yang mengingatkan jika pagi ini ada tugas yang harus di selesaikan.


mendengar ucapan dira tanpa berkata apapun brina langsung saja membuka tas nya dan mencari buku yang tertuliskan tugas dari guru yang terkenal killer itu.


" ya ampun dir, re.. gue lupa belum ngerjaiiiinnn.." ucap brina setelah membuka buku mapel nya dan benar saja jika brina masih belum mengerjakan tugasnya.


" yaah itu kebiasaan lo brin, nih cepetan nyontek..." ujar tere dengan menyerah kan buku milik nya.


" iiihh makasih yah re.." jawab brina berterimah kasih pada tere dan brina pun langsung menyontek jawaban dari tere.


dan di saat brina tengah menyalin jawaban tere ke buku nya, tanpa ketiga gadis itu sadari ada seorang pria bertubuh tinggi, berbadan tegap, berahang keras dengan mata indah berwarna biru, yang tengah memperhatikan apa yang di lakukan oleh ketiga gadis itu terutama dengan apa yang di lakukan oleh brina yang tengah menyontek itu.


yah jerry alberto guru killer yang beberapa menit lagi akan mengajar di kelas ketiga gadis itu.


Sesampai nya di dalam kelas dan brina sudah duduk di di kursi nya, selang beberapa menit datang lah seorang pria yang tak lain adalah guru yang akan mengajar di kelas itu.


" selamat pagiii..." ucap jerry memberi salam kepada murid nya, kala ia memasuki kelas.


" pagi paaakk..." jawab semua murid yang berada di dalam kelas itu dengan serempak.


" sekarang kalian buka halaman 53 dan kalian baca, setelah itu bapak akan menerangkan materi yang kalian baca, dan sebelum itu tolong kumpulkan pekerjaan rumah yang minggu lalu bapak berikan..." jerry langsung saja mengawali mengajar nya dengan menyuruh semua siswa untuk membaca materi yang akan dia jelaskan nanti dengan tidak lupa untuk menyuruh semua siswa nya mengumpulkan tugas rumah.


mendengar ucapan dari jerry yaitu guru yang saat ini mengajar mereka, segera semua siswa maju ke depan dan menaruh sebuah tugas yang sudah mereka kerjakan.


waktu pun terus berjalan hingga jam dinding menunjukkan waktu istirahat dan bel tanda istirahat pun berbunyi.


" baiklah.. sekarang kalian boleh istirahat, dan kamu sabrina sancez tolong bawa buku ini ke ruangan saya.." jerry yang meminta untuk brina membawakan semua buku tugas yang tadi di kumpulkan oleh semua siswa termasuk diri nya.

__ADS_1


" saya pak.." ucap brina dengan menunjuk ke dirinya sendiri.


" iya kamu siapa lagi, nama kamu sabrina kan, jadi gak usah membantah cepat bawa buku ini ke ruangan saya.." jawab jerry dengan dingin nya dan itu membuat brina mendengus kesal.


" yaudah kita tunggu di kantin yah brin.." dira yang berpamitan pada brina dan brina pun hanya mengangguk sebagai jawabannya.


setelah semua siswa yang berada di dalam kelas itu berhambur keluar, brina pun langsung mengikuti langkah jerry menuju ruangannya.


sesampainya di ruangan milik jerry, brina pun langsung meletakkan buku buku yang lumayan berat itu di atas meja yang terletak di ruangan itu.


" buku nya sudah saya taruh di atas meja pak, kalau gitu saya pamit keluar yah pak.." ucap brina ketika sudah menaruh buku itu.


" siapa yang mengizinkan kamu keluar.." sudah niat jerry yang memang ingin menegur brina di ruangan nya, hingga dia tidak mengizinkan brina untuk langsung bisa keluar dari ruangan itu.


" apa masih ada yang harus saya kerjakan pak.." brina yang merasa heran kala dia tidak di izinkan keluar dari ruangan itu.


" yaaahhh.. karna kamu ada kesalahan.." ungkap jerry dan itu cukup membuat brina kebingungan dan merasa dia tidak membuat kesalahan sama sekali hari ini selama di sekolah.


" kesalahan.." brina yang bingung akan kesalahan apa yang ia lakukan.


" yahh kesalahan, kesalahan karna kamu tidak mengerjakan tugas dari saya dan malah menyontek jawaban pada teman mu.." ucap jerry yang mampu membuat brina terkejut.


" bap..pak taauu kalau brina nyontek.." gugup brina kala mendengar ucapan guru nya yang mengetahui jika dia menyontek.


" tadi liat kamu di kantin.." jawab jerry dengan muka dingin nya.


" dan karna kamu menyontek saya akan memberi kamu hukuman dengan mengerjakan tugas dari saya, dan tugas itu adalah kamu harus mengerjakan bab tujuh belas sampai dua puluh dan minggu depan harus selesai..." tugas yang lumayan banyak jerry berikan pada brina.


" bapak serius pak, sebanyak itu.." eluh brina kala mendapat kan tugas yang dapat menguras pikiran dan waktu nya itu.


" saya serius..dan tidak ada bantahan, dan sekarang kamu boleh keluar dari ruangan saya..." brina yang mendengar ucapan jerry langsung merasa jengkel pada guru killer itu.


dan tanpa mengucapkan pamit brina langsung keluar dari ruangan jerry dengan kekesalan yang memuncak.

__ADS_1


Gak Muluk Muluk Kok, Harapan Author kalau suka jangan lupa like nya sayang sayang, Kalau Ada Kesalahan Jangan Lupa Kritik Dan Saran nya Terimah Kasih..


__ADS_2