
Setelah pesanan kedua pria itu datang, alex pun langsung membicarakan maksud nya ingin bertemu dengan jerry.
" gue langsung to the point ajah di sini jer.. lo kan pasti tau kalau gue punya sugar baby, dan kemaren sugar baby gue bilang jika ada temen nya yang pengen punya sugar daddy, dan dari itu gue minta ketemuan sama lo dan gue minta lo ajah yang jadi sugar daddy nya dia.." dengan penjelasan nya alex membuka pembicaraan sore itu.
" lo gila lex, gue udah punya istriii.." jawab jerry yang terkejut dengan apa yang di bicarakan oleh alex.
yang sebenar nya ucapan alex seperti angin segar di tengah panas nya cuaca, di mana di dalam hati jerry tidak memungkiri jika dia tengah membutuhkan seseorang untuk bisa mendengar nya, mengerti nya dan segala yang ia tidak dapatkan dari disti.
" oohh ayolah jer.. lo itu temen gue malah kita sudah cukup lama mengenal dan gue juga mengetahui hubungan lo sama istri lo itu tidak harmonis semenjak dia selalu mementingkan acara sosialita nya, apa kamu akan menyangkal nya jer.." jawab alex yang sudah mengetahui seluk beluk permasalan di dalam rumah tangga jerry, karna memang terkadang jika fikiran jerry sangat kalut ia menumpahkan curahan hati nya pada alex teman baik nya sejak lama.
dan jangan kalian fikir cuman perempuan ajah yah yang suka curhat terkadang cowok pun juga bisa seperti itu.
mendengar perkataan alex jerry pun hanya terdiam dan mulai berfikir dan menimbang nimbang apa yang di ucapkan oleh alex.
" boleh gue lihat foto nya lex.." ucap jerry setelah beberapa saat terdiam, dan meminta foto seorang gadis yang ingin mencari sugar daddy.
melihat itu alex hanya tersenyum, dan mulai menggeser layar ponsel mikik nya untuk mencari sebuah foto yang di kirim oleh tere pada nya.
" Niiiihh.." ucap alex dengan menyodorkan sebauh foto seorang gadis cantik di ponsel milik nya.
jerry langsung menerima ponsel yang di sodor kan pada nya, dan melihat gadis yang ingin mencari sugar daddy..
ketika jerry melihat foto di ponsel genggam itu, betapa terkejut nya jerry kala melihat siapa gadis yang foto nya berada di ponsel milik alex.
__ADS_1
" lo gak salah ngasih foto ke gue kan lex.." ucap jerry setelah melihat foto brina yang tertera di ponsel milik alex.
mendengar ucapan jerry alex spontan saja merebut ponsel milik nya, dan melihat foto itu takut jika dia salah memperlihatkan foto nya.
" gak salah kok jer, ini bener foto cewek yang lagi nyari sugar daddy, giamana lo mau kan.." setelah melihat foto nya yang ternyata benar, alex pun memebenarkan ucapan nya.
mendapat kenyataan dari alex, jerry pun mulai berfikir apa yang terjadi pada brina, tanpa berfikir panjang jerry pun langsung menyetujui jika brina akan di jadikan sugar baby untuk nya, tanpa mempertanyakan terlebih dahulu dimana alex bisa mengenal brina dan jerry tidak memberitahukan pada alex jika brina adalah murid nya di sekolahan, karna yang paling penting saat ini adalah ia ingin mengetahui alasan brina kenapa dia ingin menjadi seorang sugar baby.
" eeehhh jerr.. gimana mau gak..??" tanya alex lagi yang jerry tidak memberikan jawaban malah dia asik melamu dengan pemikiran nya.
" eehhh.. iya lex gue setuju.." jawab jerry menyetujuinya dengan sedikut gugup karna lamunan nya yang tiba tiba buyar akan ucapan dari alex.
" FLASHBACK OFF "
" dan sekarang saya mau bertanya pada kamu, apa alasan kamu brin hingga ingin mencari sugar daddy bukan kaaah.."
" saya memang dari keluarga yang berada pak, dan saya ingin menjadi sugar baby bukan karna ingin mendapat uang dari sugar daddy saya tapi karna saya memang ingin membutuhkan sebuah kasih sayang dari orang yang terikat dengan saya, meskipun di hubungan ini sulit untuk mendapatkan itu semua, tapi setidak nya saya bisa merasakan itu lewat hubungan ini meskipun itu hanya secuil, karna apa saya tidak pernah mendapatkan kasih sayang sekecil apapun dari orang tua saya yang selalu sibuk dan sibuk dengan urusan bisnis mereka.." jelas brina memotong ucapan jerry yang masih belum selesai mengucapkan nya dengan wajah yang tertunduk dan suara nya yang sedikit lirih, menahan air mata nya yang sudah menggenang di pelupuk mata dan siap untuk jatuh.
melihat kerapuhan dari brina, entah signal dari mana jerry langsung menghampiri murid nya itu di sofa yang berhadapan dengan nya, dan langsung menangkup rahang brina dengan kedua telapak tangan kekar nya, lalu mengusap buliran bening yang mengalir dengan ibu jari milik nya.
" jika memang begitu mulai dari sekarang aku akan memberikan kasih sayang ku padamu, dan aku akan menjadi orang pertama yang akan menjadi tumpuan mu kala kesedihan mu menimpa dirimu dari masalah apapun itu..." entah jawaban nya sudah benar atau salah jerry dengan spontan menjawab nya, meskipun hati nya saat ini masih belum menentu, karna yang paling penting untuk saat ini adalah membuat gadis yang saat ini tengah menatap nya tenang.
" benarkah itu pak.." jawab brina dengan wajah yang masih menatap jerry karna saat ini tangan jerry masih menangkup rahang milik brina.
__ADS_1
seorang gadis yang terkenal ceria dan ke bar barannya di sekolahan dan siapa yang menyangka di balik sifat nya itu brina memendam sebuah perasaan yang tidak mudah di ungkapkan karna brina memendam perasaan itu dengan sekuat kuat nya agar ia bisa menahan nya, namun untuk saat ini pertahanan nya rapuh entah karna apa tapi brina merasa sangat lega kala bisa membagikan perasaan nya pada seseorang yang kini menjadi sugar daddy nya yang tak lain adalah guru nya sendiri.
melihat mata lentik dan bibir se*ksi milik brina yang berada tepat di depan nya dengan jarak yang begitu dekat hingga nafas kedua nya sama sama bisa di rasakan satu sama lain, dan semakin dekat dan semakin dekat jerry mendekatkan bibir nya ke bibir brina hingga bibir itu menempel hingga jerry mulai mel*um*at bibi pecah kopi milik brina.
di saat jerry mel*uma*t bibir milik nya brina hanya bisa melototkan mata nya terkejut dengan apa yang di lakukan jerry, merasa tidak ada balasan dari brina jerry melempas pagutan itu.
" pejamkan mata mu brin, dan rasakan itu dengan hati mu.." ucap jerry dan langsung melanjutkan kembali kegiatan nya yang sempat terhenti, dan dengan bodoh nya brina mengikuti apa yang di katakan jerry pada nya.
cukup lama kedua nya saling berpagutan dan membuat pasukan oksigen ke paru paru kedua nya berkurang hingga kedua nya melepaskan panguntan itu dan menghirup udara sebanyak banyak nya.
" pak jerry mau bunuh aku yah.. huffftt.. hufffttt.." gerutu brina setelah belitan antara bi*bir itu terlepas dan jerry yang mendengar nya hanya terkekeh pelan dengan mengusap bibir brina yang basah dan bengkak akibat ci*um*an yang cukup lama dan kasar itu.
jerry yang melihat brina sudah bernafas normal ingin melakukan nya lagi, namun sebelum bibir itu bertemu brina terlebih dahulu menghentikan nya dengan menahan dada jerry dengan kedua tangan nya.
" pak.. kita terlalu lama bersama dan sekarang sudah jam 13.00 wib, saya harus segera pulang.." dengan bangkit dari bebaringan nya dan merapikan penampilannya yang berantakan akibat ulah jerry brina pun segera pamit pada jerry.
" saya pulang dulu yah pak.." ucap brina lagi yang kali ini ingin pamit untuk pulang.
" baiklah.. jika memang ingin pulang.. terimah kasiih .." jawab jerry memberikan izin untuk pulang, brina yang mendengar nya hanya menganggukkan kepalanya.
dan ketika brina akan meraih handle pintu untuk segera keluar dari kamar hotel itu, tiba tiba jerry mencegah nya.
" setelah ini kita akan bertemu kembali di apartemen yang baru saja saya beli nanti saya akan wa alamat nya, dan hati hati di jalan.." ucap jerry pada brina dan hanya jawaban anggukan yang di berikan dari brina karna jujur diri nya masih merasa malu akan kejadian yang baru saja terjadi di luar fikiran nya.
__ADS_1
selepas itu brina pun langsung keluar kamar tanpa sepatah kata pun, dan jerry pun menutup pintu kamar hotel itu setelah brina sudah menjauh dan menghilang dari pandangan nya...