
. Boleh aku jenguk bapak dek Herlina.?? tanya kak Bayu sembari tersenyum manis dan mengikuti langkahku..sontak hal itu membuat aku terkejut mendengar ucapannya.
"ga usah repot-repot kak, bapak udah baikan kok..!!! tolak ku halus.
aku tak mau ada celah bagi kak Bayu untuk lebih dekat denganku, aku tau diri..aku tak pantas berteman dengan dia
"maaf kak..saya permisi dulu!! ucapku sambil melangkah ke meja kasir untuk membayar minuman mineral yang aku ambil dari rak pajangan di kantin ini.
setelah membayar minuman yang aku beli, gegas aku melangkah keluar dan sejenak kulirik kak Bayu nampaknya dia masih terdiam seraya menatap ke arahku.
aku tak tau apa arti tatapan matanya, yang jelas seperti itulah caraku menjaga hati agar tidak kecewa. aku tak ingin jatuh cinta,karena cinta yang ku miliki akan kuserahkan sepenuhnya kepada suamiku kelak.
sebelum aku sampai di ruang perawatan bapak, ponselku berdering..ternyata sahabatku afidzah yang menelponku.
"assalamualaikum zah,!! ucapku setelah panggilan tersambung.
"wa alaykumussalam, sekarang kamu di rumah sakit mana Lin??? tanya sahabatku.
"Aku di rumah sakit Harapan sehat zah.!!
"oke, aku jalan ke situ sekarang ya Lin..! ucap afidzah kemudian.
"siaapp, aku tunggu ya !!! lalu sambungan telepon aku matikan. dan segera masuk ke kamar di mana bapak di rawat.
Aku lihat ibu sedang duduk di kursi,di samping tempat tidur bapak. wajah ibu sangat pucat dan terlihat sangat kelelahan.
ku hampiri ibu dan kuberikan sebotol air mineral.
"minum dulu Bu..!! ucapku sembari menyodorkan sebotol air mineral yang baru aku beli..segera ibu mengambilnya dan meminum separuh isinya.
"sebaiknya ibu pulang saja istirahat di rumah..!! ibu pasti sangat kelelahan. !
sambung ku lagi.
"ga papa Lin, ibu di sini aja tungguin bapak !! ucapnya dengan raut wajah yang terlihat lelah
"ya udah..kalau begitu ibu tidur aja dulu, biar aku yang jagain bapak. ! sambil menuntun ibu ke sofa, agar ibu mau istirahat.
setelah ibu tidur, aku duduk di samping bapak..ku lihat bapak masih terpejam..mungkin efek obat yang di masukkan melalui cairan infus hingga bapak tertidur dengan pulas
tok..tookk .tookk !!!
terdengar suara ketukan di pintu, aku bergegas membukanya dan tampak sahabatku muncul di ambang pintu sembari tersenyum manis.
ia kemudian memelukku, dan menyerahkan satu keranjang buah kepadaku.
"maaf ya zah,jadi ngerepotin kamu nihh.!!ucapku seraya menerima buah tangan yang ia bawa.
"ga ngerepotin kok Lin, so bukan aku yang beli..!! ucapnya sambil terkekeh
__ADS_1
"laahhh..terus, ini dari siapa zah?? tanyaku dengan mengerutkan kening. aku bingung dengan ucapannya.
"iya Lin, itu bukan dari aku .tapi dari dia,!! ucapnya seraya menunjuk ke arah samping. di mana orang yang di maksud berdiri membelakangi dinding dan aku tak bisa melihatnya.
ku arahkan kepalaku untuk menoleh arah samping yang dia tunjuk dan alangkah terkejutnya aku melihat siapa yang di maksud oleh sahabatku itu..
"kak Bayu..!!!!!! ucapku setengah berteriak.
"santai aja dong nyebut namanya, ga usah pake teriak..sakit nihh kuping !! ujar afidzah dengan ekspresi pura pura marah.
aku kemudian tertawa menanggapinya.
ibu yang tertidur di sofa pun akhirnya terbangun mendengar suara tawaku.
"siapa Lin..??? tanya ibu
"afidzah Bu..! jawabku seraya mempersilahkan mereka masuk.
Ku letakkan keranjang buah di atas lemari kecil di samping tempat tidur bapak. dan ku persilahkan mereka duduk.
kak Bayu duduk di sofa panjang dekat ibu, sementara afidzah menarik kursi yang ada di samping tempat tidur bapak
sejenak ku lirik afidzah yang terlihat cuek dan tak perduli dengan aku yang tampak kebingungan melihat dia datang bareng kak Bayu.
"darimana mereka kenal ya?? ujar batinku.
ku lirik kak Bayu yang tampak asyik ngobrol dengan ibu di sofa, lalu ku dekati afidzah kemudian berbisik perlahan di telinga sahabatku itu...
Afidzah hanya nyengir saja dan tak menanggapi pertanyaan dariku.. bikin aku kesal banget liatnya..
"cieee.. pemasaran ya, !!! ucapnya seraya tertawa lebar..tambah kesal aku liatnya.
"hustttt..!!! ku tempelkan telunjuk di bibir seolah menyuruh afidzah untuk diam.
"berisik tau..! ucapku dengan kesal, afidzah memang seperti itu orangnya..suka usil dan kalau ngomong suka ceplas ceplos. tapi ga pernah marah kalau di bilangin. anaknya humoris dan periang pokoknya.
itu yang bikin aku suka berteman dengannya.
sesaat kemudian afidzah berbisik padaku.
"Lin, kamu kok ga cerita sihh sama aku kalau kamu tuh kenal sama kak Bayu.?? bisik afidzah di telingaku.
"ya aku pikir itu ga penting zah..!! ucapku kemudian dengan setengah berbisik. dan sontak afidzah langsung mencubit lenganku..
"Aduuh...!!!!! refleks aku teriak kesakitan, dan tentu saja teriakanku membuat ibu dan kak Bayu langsung menoleh ke arah kami
"kamu kenapa Lin..?? tanya ibu kemudian.
"ga apa-apa Bu..!! jawabku sambil melempar senyum ke arah ibu dan kak Bayu.
__ADS_1
akhirnya pukul delapan malam afidzah dan kak Bayu pamit pulang..
dan sekitar jam sepuluh malam bapak akhirnya terbangun dari tidurnya. ibu kemudian mengambil bubur untuk bapak dan menyuapinya.
Setelah makan bapak kemudian meminum obatnya dan berisitirahat kembali. kulihat bapak mulai agak baikan, semoga kesehatan bapak segera pulih seperti semula ya Allah..Aamiin..!!! doaku dalam hati seraya menatap bapak.
keesokan harinya, jam tujuh pagi aku pamit sama bapak dan ibu..mau pulang ke rumah buat mandi dan ganti baju untuk masuk kerja, ku cium punggung tangan kedua orang tuaku lalu segera keluar dari kamar rawat bapak.
sesampainya di rumah aku segera mandi dan berganti pakaian, kemudian mengunci pintu rumah dan segera berangkat ke tempat kerja.
hari ini hari libur, biasanya banyak pengunjung yang datang ke toko bunga milik mbak Nadin. ku percepat laju sepeda motorku agar tak telat sampai ke sana.
begitu sampai di tempat kerja, aku segera masuk dan mulai bekerja seperti biasa.
jam satu siang sehabis sholat dan makan siang, aku keluar untuk mengantarkan pesanan bunga pada salah satu pelanggan tetap mbak Nadin.
karena jaraknya ga begitu jauh dari toko NADIN FLORIST tempatku bekerja. aku segera pulang kembali ke toko dan melanjutkan pekerjaanku merangkai bunga pesanan dari para pelanggan yang lainnya.
karena hari ini pesanan bunga lumayan banyak, tak terasa akhirnya udah jam lima sore dan aku segera bersiap untuk pulang ke rumah.
sesampai di rumah aku segera mandi dan berganti pakaian. lalu bergegas kembali ke rumah sakit buat nemenin bapak dan ibu di sana.
sesampai di rumah sakit, aku melangkah dengan cepat menuju kamar inap bapak.
setelah sampai di depan pintu kamar,kudengar bapak dan ibu sedang mengobrol dengan seseorang.
perlahan ku ketuk pintu kamar dan ibu membukakan pintu untukku, ku raih tangan ibu dan mencium punggung tangan beliau.dan melangkah ke dalam.
dan lagi lagi aku terkejut melihat orang yang sedang duduk ngobrol di samping bapak, sejenak aku merasa gugup tapi segera ku tepis dengan mencium punggung tangan bapak.. aku tersenyum ke arah kak Bayu..laki laki yang sedang bersama bapak.
"duduklah nak..!! kata bapak menyuruhku duduk di samping kanan tempat tidur beliau..
"berhubung kamu sudah pulang, ini nak Bayu mau ngomong sama kamu..!! Sambung bapak lagi.
ku lirik sekilas ke arah kak Bayu yang nampak terlihat sangat tenang, dan tersenyum ke arahku..kemudian ia berkata dengan pelan
"di hadapan kedua orang tua dek Herlina.. aku ingin melamarmu dek, maukah adek Herlina menikah dengan saya..??? ucap kak Bayu
rasanya tak percaya, ini seperti mimpi bagiku kak Bayu melamar aku....!!!
__ADS_1
~~bersambung~~