Nafkah Untukku Di Rampas Mertua

Nafkah Untukku Di Rampas Mertua
Part 4 ! Menerima lamaran kak Bayu


__ADS_3

Di hadapan kedua orang tua dek Herlina.. aku ingin melamarmu dek, maukah adek Herlina menikah denganku..??? ucap kak Bayu



rasanya tak percaya, ini seperti mimpi bagiku kak Bayu melamar aku....!!!


ku tatap mata kak Bayu, ku coba menyelami isi hatinya..ku lihat ada ketulusan di dalam sana. meski begitu, aku tetap belum bisa menjawab lamarannya..aku butuh waktu untuk memikirkannya. karena pernikahan bukanlah untuk sehari dua hari, tapi pernikahan adalah ikrar janji sehidup semati.


"gimana nak Lina..!!! ucap bapak membuyarkan lamunanku.


"maaf pak, saya belum bisa menjawabnya sekarang..saya minta waktu untuk memikirkannya dulu.! jawabku


"baiklah dek, tidak masalah kalau dek Herlina meminta waktu untuk memikirkannya. saya akan bersabar menunggu jawabannya.!! ujar kak Bayu


"Terima kasih kak..! ucapku seraya menarik nafas lega.


setelah mendengar jawaban dariku, kak Bayu kemudian pamit undur diri.


tinggallah kami bertiga, di ruangan ini..


"gimana menurut kamu nak.?? tanya ibu memecahkan keheningan yang ada.


"kami tidak akan memaksa kamu untuk menerima lamaran nak Bayu.. pikirkan dengan matang dulu nak sebelum kamu memutuskan..!! lanjut ibu kemudian.


aku menatap wajah ibu dan bapak, aku sedih jika harus meninggalkan mereka.dan sepertinya ibu tau keresahan hatiku.


perlahan ibu menyentuh tanganku dan berusaha meyakinkanku bahwa mereka ikhlas jika aku meninggalkan mereka demi untuk berbakti kepada suami.


"jangan khawatirkan kami nak, jika memang hatimu sudah yakin sama nak Bayu..maka terimalah lamarannya..!! ucap ibu meyakinkanku sembari mengusap kepalaku.


"betul apa yang di katakan ibumu nak, jika menurut kamu nak Bayu bisa membahagiakan kamu..maka terimalah lamarannya nak.!!! kata bapak kemudian,agar aku semakin yakin untuk tidak merisaukan mereka.


"tetap saja aku khawatir sama ibu dan bapak..! jawabku pada mereka.


"ya sudah klo bgitu nak,, kamu istirahatlah dulu,..mungkin kamu masih lelah..!! ucap ibu lagi.


aku mengangguk seraya berdiri melangkah menuju sofa untuk sekedar bersandar agar lelahku berkurang. dan aku bisa berfikir jernih untuk menjawab lamaran kak Bayu.



meski ibu dan bapak sudah meyakinkanku untuk tidak mengkhawatirkan mereka, tetap saja hati ini terasa berat untuk meninggalkan ibu dan bapak, apalagi sekarang bapak sering sakit-sakitan.jadi aku makin takut buat ninggalin mereka.


aku menghela nafas dalam-dalam untuk melonggarkan dadaku yang terasa agak sesak. terdengar suara adzan Maghrib dari musholla rumah sakit.


segera aku berdiri untuk menunaikan kewajiban ku sebagai umat muslim.


aku pamit sama bapak dan ibu untuk sholat Maghrib di musholla.


sehabis sholat ku panjatkan doa-doa terbaik untuk kedua orang tuaku. dan aku bermunajat kepada Rabb ku agar di beri ketetapan hati dalam beribadah kepadaNya.



dan tak lupa aku meminta kepada Allah agar memberikan aku jalan yang terbaik,dan pilihan terbaik untuk masa depanku.


sehabis menunaikan kewajiban ku, aku segera kembali ke ruangan tempat bapak di rawat. dan sesampainya di depan pintu secara tak sengaja aku mendengar bapak dan ibu sedang mengobrol dan sepertinya mereka sedang membicarakan ku.


"sepertinya nak Bayu itu laki-laki yang baik Bu..!! terdengar suara bapak di dalam sana


kemudian di jawab oleh ibu..


"iya pak, ibu juga merasa kalau nak Bayu bisa menjadi suami yang baik buat putri kita..! sahut ibu


"kita do'akan saja yang terbaik buat putri kita ya Bu..!! sambung bapak kemudian.


setelah tak terdengar lagi obrolan mereka aku segera mengetuk pintu untuk masuk ke dalam. ku hampiri bapak dan ibu,


"gimana keadaan bapak sekarang…?? tanyaku pada bapak

__ADS_1


"Alhamdulillah nak, udah lebih baik..! jawab bapak.


"syukurlah..semoga secepatnya bapak bisa pulang ke rumah lagi..!! ucapku seraya tersenyum ke arah bapak.


"iya nak..bapak juga udah ga betah di sini..!! sambung bapak seraya terkekeh.


"nak ..gimana dengan lamaran nak Bayu, apa kamu sudah ada jawaban untuk itu.??? tanya bapak tiba-tiba..aku gugup tidak tau mau jawab apa, karena aku memang belum merasa yakin untuk menerima atau menolak lamaran itu.


"ibu harap kamu mau menerima lamarannya nak, bapak sama ibu sudah tua..ga mungkin selamanya bisa menjaga kamu..!! sahut ibu yang sontak bikin aku semakin bingung. dan aku mengiyakan saja ucapan ibu.


"bapak sama ibu sudah makan belum..??tanyaku berusaha mengalihkan pembahasan


"sebentar lagi, bapak sama ibu masih kenyang nak..!! kamu duluan aja ! jawab ibu dengan tersenyum.


"baiklah Bu, Lina makan di kantin ya..! ucapku kemudian pamit sama bapak dan ibu untuk makan di kantin rumah sakit.


sepanjang jalan menuju kantin, tak hentinya aku memikirkan ucapan ibu. apa iya aku harus menerima lamaran dari kak Bayu..bagaimana kalau ternyata keluarga kak Bayu ga bisa menerima kehadiran aku.


secara aku hanya gadis yang berasal dari keluarga sederhana. sementara kak Bayu dari keluarga terpandang.


aku benar-benar pusing memikirkan ini semua, sebaiknya aku telfon afidzah aja ..aku butuh dia untuk masalah yang aku hadapi saat ini.



sesampainya di kantin aku langsung memesan makanan yang aku mau, dan menelpon afidzah..


"halo zah, assalamualaikum..!!! ucapku setelah panggilanku di terima.


"iya halo Lin, wa alaykumussalam..!! jawab afidzah menerima panggilanku


"kamu ada waktu ga zah, aku mau ngomong sesuatu sama kamu.!!! ucapku lagi


"mau ngomong apa Lin..??? tanya afidzah


"kamu ke sini ya sekarang..aku tunggu!!!


"oke.. hati-hati zah..!! ucapku sembari menutup telfon.


sekitar tiga puluh menit menunggu, afidzah menelfonku.


"kamu di mana Lin..?? tanya afidzah


"aku di kantin zah, Kamu dah nyampe belum??


"udah, ini aku lagi di parkiran..!!


" ya udah, kamu langsung ke sini aja ya zah..!! jawabku kemudian mematikan telfon.


lima menit kemudian afidzah akhirnya datang juga. ku lambaikan tanganku seraya memanggil namanya..


"hai Lin..!!! Sapa afidzah seraya cipika cipiki


"kamu mau makan apa zah,..??


"aku dah makan Lin, minum aja deh..! ucapnya seraya tersenyum


"ya udah..!!! lantas aku memanggil pelayan untuk memesan minuman buat sahabatku afidzah.


setelah pesanan datang, afidzah langsung menyeruput minumannya..ku hembuskan nafas perlahan sambil menatap wajah sahabatku.


"ada apa sih Lin .kok tegang gitu..?? ucapnya sambil menatap wajahku


"zah .kamu kenal kak Bayu udah berapa lama sih?? tanyaku kemudian..


"emang ada apa sih Lin..nanyain kak Bayu segala..!! ucapnya sembari menaik turunkan alisnya menggodaku


"iya sorry zah, aku nanyain kak Bayu sama kamu karena tadi sore ia nemuin bapak dan ibu di sini..!! ucapku kemudian.

__ADS_1


"terus..????? lanjutnya dengan mimik muka penasaran


"terus kak Bayu melamar aku di hadapan bapak dan ibu aku zah..!! ucapku yang sontak membuat afidzah jadi tersenyum lebar..


"kamu serius Lin..??


"iya, serius zah..!!


"ya udah kamu terima aja Lin, kak Bayu orangnya sangat baik loh. dia juga sangat perhatian sama orang tuanya. sama adik-adiknya dia juga peduli. pokonya dia the best lah..ucapnya seraya mengacungkan jempolnya.


"tapi gimana ya zah..aku takut keluarganya tidak bisa menerima kehadiranku di tengah-tengah mereka. !! ucapku ragu


"serahkan semua sama kak Bayu Lin, aku sih yakin kak Bayu pasti bisa meyakinkan keluarganya untuk menerima kehadiran kamu..!! jawab afidzah mencoba menenangkan ku.


"baiklah zah..thanks ya udah mau dengerin curhat aku..!! ucapku seraya melempar senyum ke arah sahabatku itu.


"oke Lin..aku seneng kok dengerin curhat kamu..!! jawabnya sambil menyeruput habis minumannya.


"oiya zah, gimana keadaan bapak kamu??


"Alhamdulillah udah membaik zah, kemungkinan besok bapak udah boleh pulang. doain ya !! ucapku kemudian.


"syukurlah kalau begitu Lin .aku pasti doain buat kesembuhan bapak kamu.. kita kan sahabat. !! jawabnya yang bikin aku terharu.


"makasih ya zah.!! ucapku dengan mata berkaca-kaca. aku sangat bersyukur punya sahabat seperti dia.


"sama-sama Lin..!! sambil tersenyum dia melirik jam di pergelangan tangannya.


"ya udah..aku pulang dulu ya, udah malem.!! kamu pasti lelah dan butuh istirahat. katanya sambil berdiri hendak pulang.


aku pun berdiri seraya memeluk sahabatku itu, sepeninggalnya aku melangkah menuju meja kasir untuk membayar makanan dan minuman yang aku pesan tadi.


setelah membayar semuanya, perlahan aku melangkah menuju musholla untuk sholat isya dulu..setelah selesai aku bergegas kembali ke ruangan bapak di rawat.



ku rebahkan tubuh ini di sofa, ku lihat ibu sedang memijit kaki bapak. aku bersyukur punya orang tua yang tetap rukun dan harmonis meski usia pernikahan mereka sudah puluhan tahun. semoga kelak aku juga mendapat jodoh seperti bapak..yang sayang banget sama ibu. Aamiin !! doaku dalam hati



keesokan harinya aku izin ga masuk kerja karena pagi ini bapak udah boleh pulang kata dokter. dan pukul sembilan pagi, aku selesaikan semua administrasinya dan berkemas untuk pulang ke rumah.



aku pesan taksi online untuk mengantar ibu dan bapak..sementara aku menyusul di belakang dengan mengendarai motor kesayanganku.



sesampainya di rumah aku pun ke dapur membantu ibu menyiapkan makan siang.. tiba-tiba kak Bayu datang ke rumah ini.


bapak kemudian memanggil ku untuk menemui kak Bayu


"nak Bayu ini datang kemari untuk menanyakan jawaban dari lamarannya kemarin nak..!! ucap bapak ketika aku sudah duduk di sampingnya.


"iya dek Herlina..apakah dek Lina sudah punya jawaban atas pertanyaan saya kemarin..?? ucap kak Bayu seraya menatap mataku. aku lantas menundukkan kepala tak sanggup membalas tatapan matanya.


kutarik nafas perlahan lalu dengan tetap menundukkan kepala. aku jawab lirih pertanyaannya..


"ia..aku terima lamaran kak Bayu..!! ucapku dengan lirih


"Alhamdulillah..!! kudengar kak Bayu mengucap syukur dan tersenyum ke arahku.


"ia aku mau jadi istri kak Bayu, tapi dengan satu syarat..!! ucapku kemudian yang membuat kak Bayu sontak terdiam sesaat lalu segera bertanya...


"Apa itu syaratnya dek..!!!


~~bersambung~~

__ADS_1


__ADS_2