
"Ia aku mau jadi istri kak Bayu, tapi dengan satu syarat..!! ucapku kemudian yang membuat kak Bayu sontak terdiam sesaat lalu segera bertanya...
"Apa itu syaratnya dek..!!! tanya kak Bayu dengan tak sabar
"syaratnya kalau suatu hari nanti kak Bayu bosan kepadaku, tolong kembalikan aku ke rumah ini..jangan melukai hatiku dengan menduakan aku.. !! ucapku dengan tenang seraya menatap wajah kak Bayu. kulihat ia menarik nafas lega.
"In syaa Allah aku akan selalu menyayangi dek Lina dan akan setia hingga maut memisahkan kita. ! dengan tegas ia menjawab.
aku pun tersenyum dan menoleh ke arah bapak,kulihat bapak juga tersenyum mendengar jawaban dari kak Bayu.. tak lama kemudian ibu keluar dengan membawa nampan berisi teh dan pisang goreng.
"silahkan di minum nak Bayu..!! ucap ibu setelah menyuguhkan teh di hadapan kak Bayu.
"terima kasih Bu..!! ucapnya sembari tersenyum pada ibu
"O iyaa, nak Bayu tau dari mana rumah kami ?? tanya ibu dengan ramah.
"Dari afidzah Bu..! sahut kak Bayu yang bikin ibu mengangguk mengerti
"silahkan di cicipi nak, ala kadarnya..!! ucap ibu mempersilahkan kak Bayu menyicipi pisang goreng buatannya..
kemudian ku lihat ibu melirik ke arah bapak lalu di balas dengan anggukan pelan, oleh bapak, aku tak tau apa arti lirikan mata mereka..yang jelas aku lihat bapak tersenyum menatap wajah ibu
"jadi kapan nak Bayu mau melamar Herlina secara resmi..?? tanya bapak kemudian
"in syaa Allah secepatnya pak..! sahut kak Bayu
"baiklah nak, kami tunggu kedatangan orang tua nak Bayu. !! ucap bapak lagi
tak lama kemudian bapak pamit ke dalam bersama ibu, mungkin bapak mau memberi ruang untuk kami saling mengenal lebih dekat lagi sebelum lamaran secara resmi.
sepeninggal bapak dan ibu, aku jadi gugup dan deg degan duduk berdua sama kak Bayu.
"di minum teh nya kak.!! basa-basi aku menghilangkan kegugupan
"iya, terima kasih dek..! balasnya seraya mengangkat cangkir dan meminum teh buatan ibu.
kak Bayu menatap wajahku dan aku pun menoleh ke arah lain, tak kuasa membalas tatapan matanya.ada rasa canggung dan malu bercampur aduk.
"boleh aku minta nomer handphone dek Lina?? ucapnya kemudian,dan aku diam menatapnya.
"maaf dek, jangan salah faham dulu..aku minta nomer handphone dek Lina agar bisa mengabarkan kapan orang tua kakak bisa datang melamar dek Lina secara resmi..!! jelasnya kemudian.. membuatku mengangguk mengerti alasannya meminta nomer handphone ku
lalu aku sebutkan nomer handphone ku dan dia pun menyimpannya di kontak telfon HPnya.
__ADS_1
banyak hal yang kemudian di tanyakan oleh kak Bayu padaku..termasuk apakah aku bersedia untuk ikut tinggal bersama orang tuanya apabila sudah menikah nanti..dan aku mengiyakan tanda bersedia.
setelah semua di rasa cukup, akhirnya kak Bayu pamit pulang..dan aku pun kembali masuk ke dalam kamarku.
beberapa hari kemudian, akhirnya kak bayu menghubungi aku menyampaikan kalau siang ini orang tuanya akan datang melamar aku secara resmi.
ku sampaikan kabar itu pada bapak dan ibu agar menyiapkan ala kadarnya untuk menyambut kedatangan orang tua kak Bayu..
ketika bapak dan ibu sudah siap menyambut kedatangan mereka. terdengar ketukan halus di pintu.
tok tok tookk..!
"assalamualaikum..!! terdengar suara salam dari depan pintu.
"wa alaykumussalam..! jawab ibu dan bapak seraya membuka pintu dan mempersilahkan mereka masuk.
aku mengintip di balik tirai pintu ruang tengah, tampak kedua orang tua kak Bayu masuk ke dalam rumah dan mengedarkan pandangannya melihat seisi rumah. kulihat wajah mereka seperti.... astaghfirullah, semoga saja penilaian aku ini salah.
setelah mereka semua duduk, aku keluar membawa beberapa cangkir teh untuk di suguhkan.
ku ucap istighfar berkali-kali dalam hati sembari berdoa semoga penilaian ku ini salah
setelah menghidangkan teh dan kue bikinan ibu di meja, aku pun permisi pamit ke dalam. dan sekali lagi ku lirik ibunya kak Bayu..tetapi tatapan matanya seolah... aahhh sudahlah, mungkin matanya memang seperti itu. ucap batinku.
"silahkan di minum teh nya pak, bu, nak Bayu..!! Ucap bapak mempersilahkan.
"terima kasih pak..!! jawab kak Bayu dan orang tuanya seraya meminum tehnya
kurang lebih satu jam setengah orang tuaku ngobrol dengan kak Bayu dan keluarganya, akhirnya mereka pun pamit pulang.
ibu kemudian memanggilku dan aku keluar untuk menemui mereka, ketika hendak pulang ku cium punggung tangan orang tua kak Bayu dengan takzim.. dan akhirnya mereka berlalu pergi.
__ADS_1
setelah mereka pergi, bapak dan ibu memberitahukan aku kalau pernikahan akan di langsungkan dua Minggu kedepan.dan aku hanya mengangguk tanda setuju dengan keputusan mereka.
seminggu sebelum akad, ibu meminta aku untuk mengajukan cuti di tempat kerjaku.dan Alhamdulillah mba Nadin mau memberiku ijin untuk ga masuk kerja selama proses persiapan pernikahanku sampai seminggu setelah akad.
tak terasa enam hari lagi acara pernikahanku di gelar, dan pagi ini sahabatku afidzah menemaniku untuk fitting baju pengantin di RUMAH PENGANTIN UMMAH. dan tentu saja kami di jemput oleh kak Bayu.
perjalanan ke RUMAH PENGANTIN UMMAH tidak memakan waktu lama, karena jaraknya ga begitu jauh dari rumah. dan sesampainya kami di sambut baik oleh pemiliknya. lalu mengarahkan kami untuk masuk ke salah satu ruangan untuk di perlihatkan contoh baju pengantin yang ada di rumah pengantin ini.
untuk warna dan modelnya,kak Bayu menyerahkan sepenuhnya kepadaku.. kak Bayu ikut saja dengan pilihanku. kami pun sepakat untuk memakai pakaian adat daerah kami.dan setelah di rasa pas dan cocok maka kami pun pamit pulang.
di perjalanan pulang kak Bayu mengajak kami untuk makan siang bersama, di salah satu rumah makan Padang yang terkenal di kota ini.
setelah kak Bayu memarkirkan mobilnya, kami pun melangkah masuk ke dalam rumah makan tersebut. ku lirik kak Bayu yang tak hentinya tersenyum ke arahku. dan aku pun membalas senyumnya.
"ekheemmm..!!! kalian masih ingat kan kalau aku ada di sini. ?? ucap afidzah dengan wajah marah yang di buat-buat
"apaan sihh zah..! ucapku tersenyum malu.
"ga usah main lirik lirikan dulu, ntar kalau sudah sah baru tatap sepuasnya ..!! ujarnya di barengi dengan tawa dan langsung nyelonong masuk..
"zah....!!!! teriak ku memanggilnya.
sejenak ia menghentikan langkahnya lalu berbalik, dan melihat ke arah kami.
"perutku lapar banget Lin, ga ada yang lirikin aku tau..!!!! teriaknya sembari tertawa dan berlari menjauhi kami. sontak membuat aku dan kak Bayu tertawa melihat tingkahnya.
sehabis makan, kak Bayu mengantar kami pulang ke rumah. dan sesampainya di depan rumah kami turun dari mobil dan kak Bayu pun langsung pergi.
aku dan afidzah melangkah ke dalam rumah, di mana rumah sudah terlihat ramai karena para tetangga banyak yang datang membantu bapak dan ibu untuk menyiapkan segala keperluan acara pernikahanku
ketika sudah berada di dalam kamar, aku menceritakan pada sahabatku bagaimana tatapan mata ibunya kak Bayu melirikku hari itu..ketika mereka datang melamarku.
"semoga saja itu cuman perasaanku saja ya zah..!! ucapku mengakhiri cerita. ku tatap wajah afidzah sejenak yang terdiam menyimak ceritaku, kemudian ia berkata..
"ga usah di pikirin Lin, mungkin itu cuman perasaan kamu aja. sebaiknya kamu fokus saja sama hari akad nikah nanti.. okee..??? ucapnya menenangkan aku.
Dan aku pun tersenyum seraya mengangguk menanggapi ucapan sahabatku yang selalu setia menemaniku selama ini.
__ADS_1
~~bersambung~~
"