
Namaku Bayu Wardhana, aku anak ketiga dari empat bersaudara. ayahku seorang PNS,dan ibuku pemilik salah satu toko sembako di kota ini.
kedua kakakku telah menikah,kakak pertama tinggal di luar daerah, sedang kakak kedua perempuan tinggal bersama kami. karena sering di tinggal berlayar oleh suaminya.jadi ibu memintanya untuk tetap tinggal bersama kami.dan adikku yang bungsu masih remaja dan baru masuk SMA tahun ini.
Usiaku sekarang sudah dua puluh delapan tahun, kedua orang tuaku selalu meminta aku untuk menikah. tapi sampai saat ini aku belum menemukan perempuan yang bikin aku jatuh cinta.
Hingga suatu hari, ibu berniat menjodohkan aku dengan putri sahabatnya. tapi aku menolak dengan alasan belum siap untuk menikah.tapi ibu tetap kekeuh ingin menjodohkan aku dengan putri sahabatnya itu.
"Bayu..kapan kamu mau nikah?? usia kamu itu sudah cukup dewasa untuk membangun rumah tangga..!! kata ibu siang ini.
"saya belum siap Bu..!! ucapku dengan pelan,
"mau sampai kapan kamu siap Bayu., nunggu ibu mati dulu?? sungut ibu dengan kesal.
'ya ibu sabar aja..nanti kalau sudah saatnya saya akan bawa calon menantu ibu ke sini..!! jawabku seraya memandang wajah ibu yang cemberut.
Sebenarnya aku paling takut membantah apa kata ibu.tapi kali ini entah kenapa aku jadi berani..mungkin karena aku tidak mau di jodohkan.
"pokonya ibu mau kamu nikah secepatnya, anaknya ibu Hesti sepertinya cocok buat kamu Bayu. !! nanti biar ibu yang bicara sama Bu Hesti.! lanjut ibu lagi
"Bu..saya mohon, ibu bersabar ya,..saya pasti akan bawa calon menantu buat ibu.! jawabku kemudian dengan mengelus punggung tangan ibu.
" ibu yang sabar ya..!! sahutku lagi seraya menggenggam tangan ibu.
Ibu hanya menatapku sekilas lalu menghembuskan nafas dengan kasar..terlihat ibu sangat kesal kepadaku.
"maafkan aku Bu..!! kali ini aku belum bisa menuruti keinginan ibu.. ! ucapku lirih lalu segera berlalu meninggalkan ibu.
"bukannya aku tak mau menikah Bu, hanya saja aku belum menemukan gadis impianku..!! ucap Batinku seraya melangkah keluar.
Rencananya hari ini aku mau nyari lokasi untuk buka cabang baru, bengkel yang aku bangun Alhamdulillah berkembang dengan pesat
Dan ketika aku sedang berjalan dengan tergesa-gesa sembari menelfon aku menabrak punggung seseorang, dan ternyata yang aku tabrak adalah seorang gadis yang sangat cantik.kulitnya putih, wajahnya bulat oval dengan bulu mata yang sangat lentik,hidungnya mancung dan memiliki lesung pipi di kedua belah pipinya yang mulus..jilbab pink muda yang di kenakan nya membuat aura kecantikan wajahnya semakin bersinar.
Dan ketika aku menatap matanya, jantungku berdegup kencang..mungkinkah ini yang di namakan jatuh cinta pada pandangan pertama, entahlah
aku ingin mengenalnya lebih dekat,aku menawarkan diri untuk membawanya ke rumah sakit untuk check up..barangkali ada yang terluka ketika aku menabrak punggungnya,tapi ia menolaknya.. hingga aku makin penasaran di buatnya.
Tanpa sadar aku masih memegang tangannya, hingga akhirnya ia kemudian menarik tangannya..lalu ia pamit dan berlalu pergi dari hadapanku
__ADS_1
"mungkin ia sedang terburu-buru..!! ujar batinku seraya menatap kepergiannya.
Tapi sebelum ia menjauh, segera aku teriak menanyakan siapa namanya dan ternyata ia pun berbalik dan menyebut namanya adalah Herlina..aku mengangguk dan lagi-lagi aku tersenyum ke arahnya. dia benar-benar gadis yang sangat cantik..!!! ujar batinku.
Setelah gadis itu berlalu pergi,aku pun bergegas melangkah menuju mobil yang aku parkir di bawah pohon besar yang ada di seberang jalan.
aku segera mengemudikan mobil menuju lokasi yang akan aku jadikan kantor cabang untuk bengkel dan toko sparepart mobil milikku. salah satu karyawan yang aku percayakan untuk survey lokasi sudah menungguku di sana.
Sesampainya di tujuan, aku segera turun dari mobil dan melangkah menuju lokasi.kuhampiri karyawan ku yang sedang menungguku.
"gimana wan..udah ada kesepakatan harga sama pemiliknya belum?? tanyaku pada Wawan, salah seorang karyawan kepercayaanku
"sudah bos, tinggal tanda tangan di notaris saja. selebihnya nanti saya yang urus bos.! jawabnya.
"baiklah..aku percayakan saja sepenuhnya sama kamu. aku harap bulan depan sudah bisa di bangun..!! sahutku kemudian sambil berkeliling melihat-lihat lokasi baru ini.
setelah semua selesai aku cek, segera aku pamit sama Wawan. rencananya aku mau lanjut ke rumah sakit untuk menjenguk salah seorang teman yang sedang di rawat di rumah sakit.
Dan tak di sangka-sangka di rumah sakit aku kembali bertemu dengan gadis yang aku tabrak tadi.
"dek Herlina..??? tanyaku memastikan ketika tak sengaja bertemu di kantin rumah sakit
"kak Bayu..!!! terlihat ia terkejut saat ku sapa
Tak di sangka-sangka, aku kembali bertemu dengan gadis yang membuatku berdebar saat menatap matanya.
Ku hela nafas panjang, lalu aku pun berjalan keluar untuk segera pulang. tetapi begitu sampai di parkiran mataku tak sengaja melihat seorang gadis yang sepertinya aku kenal. ku hampiri gadis itu dan ternyata benar saja..dia adalah afidzah, adik dari wawan.orang kepercayaan ku di bengkel.
"afidzah..??? ku tatap ia dengan penuh tanda tanya
"ehh kak Bayu .!!! ucapnya seraya tersenyum kepadaku
"kamu lagi ngapain di sini dzah?? tanyaku kemudian
"mau jenguk teman kak.!! balasnya
"owhh..!! ucapku mengangguk.
"ya udah,aku masuk ya kak..!! pamitnya seraya melangkah masuk.
"tunggu..!!!! tiba-tiba aku menghentikan langkahnya.dan ia pun memutar badannya menghadap ke arah ku.
"iya ada apa kak??
__ADS_1
"aku temenin ke dalam yahh !! ucapku sontak bikin afidzah kaget dengan ucapanku.aku pura-pura cuek melihat reaksinya.. ku langkahkan kakiku mendekati afidzah lalu kamipun melangkah masuk bersama.
Saat berjalan masuk, aku bertanya pada afidzah siapa yang hendak dia besuk di rumah sakit ini..dan ternyata afidzah adalah temannya Herlina. ia hendak menjenguk bapaknya..
"suatu kebetulan yang sangat kebetulan sekali sih namanya ini.. !! ujar batinku tertawa.
Aku tersenyum senang mendengarnya, lalu ku ajak afidzah untuk ke minimarket rumah sakit buat beli buah untuk di berikan ke Herlina.
Setelah dari minimarket kami segera melangkah menuju ruangan tempat bapaknya Herlina di rawat.
Sesampainya di sana,Herlina yang membukakan pintu untuk kami, dan alangkah terkejutnya ia ketika melihat aku datang bersama sahabatnya.
Ia mempersilahkan kami masuk,dan aku duduk di sofa bersama ibunya. kami ngobrol banyak hal dan yang aku nilai ibunya Herlina orangnya sangat ramah dan murah senyum.
Kurang lebih tiga puluh menit kami ngobrol, akhirnya aku pun pamit pulang.kuantar afidzah sampai parkiran, setelah ia berlalu pergi barulah aku segera mengemudikan mobil untuk pulang ke rumah.
Setelah ngobrol banyak dengan ibunya Herlina,aku makin yakin kalau dia gadis yang sangat baik dan sangat pantas untuk di jadikan pendamping hidup ku.
Hingga ke esokan harinya,saat Herlina masih di tempat kerja..ku temui kedua orang tuanya di rumah sakit. ku utarakan keinginan ku untuk melamar Herlina.
Alhamdulillah orang tuanya menyerahkan sepenuhnya kepada Herlina,tapi sayangnya Herlina meminta waktu untuk menjawab lamaran dariku.
Hingga keesokan harinya ternyata Herlina bersedia menjadi istriku, alangkah senangnya hatiku mendengar jawaban darinya.
Tapi sayangnya,kebahagiaan ku rupanya kemurkaan bagi ibu,karena beliau menentang keinginanku ini.dengan alasan ibu sudah meminta anaknya Tante Hesti untuk jadi istriku.
Namun aku tak menyerah, aku tetap berusaha meyakinkan ibu,bahwa pilihanku ini adalah yang terbaik untukku.
ayahku pun awalnya sependapat sama ibu, namun akhirnya beliau bisa mengerti dan menerima keputusanku.
Hingga aku meminta kesediaan ayah dan ibu untuk melamar Herlina secara resmi.dan Alhamdulillah sekarang pernikahan kami tinggal menghitung hari.dan Herlina akan jadi istriku, semoga dia adalah jodohku selamanya ya Allah..Aamiin !! doaku dalam hati
__ADS_1
~~bersambung~~