Nafkah Untukku Di Rampas Mertua

Nafkah Untukku Di Rampas Mertua
part.7, Ijab Qobul


__ADS_3

Tanpa terasa tiga hari lagi, aku resmi menjadi seorang istri. rasanya ini seperti mimpi bagiku, sama sekali tidak menyangka akan menikah dengan laki-laki yang tampan dan mapan seperti kak Bayu.


siang ini seperti hari-hari kemarin,di rumah sudah banyak keluarga maupun tetangga yang datang untuk membantu pelaksanaan pernikahanku dengan kak Bayu.


ku lihat ibu dan bapak tampak sangat sibuk dan antusias sekali mengatur segala keperluan untuk acara pernikahan nanti.


ku perhatikan mereka dari balik tirai jendela kaca ruang tengah rumahku yang mengarah ke pekarangan samping rumah. ada rasa sedih yang menggelayut di dalam hatiku mengingat berapa hari lagi aku akan pergi meninggalkan bapak dan ibu,juga akan meninggalkan rumah ini yang menyimpan banyak kenangan masa kecilku.


seketika kurasakan sesak di dada ini, mengingat semua masa-masa indah bersama ibu dan bapak..ada rasa hangat menjalar di pelupuk mataku,menggenang menjadi air mata yang kemudian mengalir di kedua belah pipiku. aku akan sangat merindukan ibu dan bapak..!!! lirihku dengan mengusap air mata.


perlahan aku melangkah masuk ke dalam kamar, ku rebahkan tubuh ini di atas kasur seraya menarik nafas dalam..lalu ku buang dengan perlahan agar sesak di hati berkurang. tiba-tiba terdengar bunyi pesan di HP ku..


ku raih HP dan ku buka pesan yang ternyata dari kak Bayu..perlahan ku baca pesan darinya.


"assalamualaikum calon istriku..!! tulis pesan dari kak Bayu dengan emoticon love, aku tersenyum seraya membalas pesan darinya.. ada rasa bahagia memenuhi ruang hatiku.


"wa alaykumussalam calon imam ku..!! tulis ku membalas pesannya.


"tiga hari rasanya lama banget ya dek.. udah ga sabar..!!! bunyi pesannya kemudian, di iringi emoticon tertawa.


"yang sabar kak .!!! jawabku singkat, seraya tersenyum malu.membalas pesannya


lalu ia pun membalas pesanku dengan emoticon tertawa yang panjang..aku tersenyum melihatnya..


setelah berbalas pesan dengan kak Bayu, aku memejamkan mata untuk istirahat sejenak,


benar kata kak Bayu, bahwa tiga hari terasa lama..!! ucap batinku seraya tersenyum membayangkan wajah tampan kak bayu.


hingga tak terasa tiga jam lamanya aku tertidur, gegas aku bangun dari tempat tidur karena rupanya sudah malam..aku berjalan menuju kamar mandi, setelah mandi dan berganti pakaian aku merasa segar kembali.


lalu aku melangkah keluar menuju dapur, kulihat ibu sedang memasak seorang diri, mungkin tetangga sudah pulang ke rumahnya. ku hampiri ibu kemudian..


"ibu masak apa??tanyaku pada ibu yang sedang asyik mengaduk masakannya di atas kompor.


"ibu masak gulai ayam kesukaan kamu nak..!! sahut ibu seraya matanya tak lepas dari makanan yang di masaknya. tercium aroma wangi khas gulai masakan ibu..


"aku akan selalu merindukan masakan ibu.!! ucapku dengan mata yang berkaca-kaca menatap ibu.


ibu tak merespon ucapan dariku, aku tau ibu pasti sedang mencoba menguatkan hatinya agar aku tak melihat kesedihannya melepaskan aku untuk ikut bersama kak Bayu setelah menikah nanti.


"kamu kan bisa ke sini bareng nak Bayu nak,.! ucap ibu untuk menutupi kesedihannya.


aku tersenyum pada ibu sembari memeluk ibu dari samping.


"aku sayang sama ibu dan bapak,!! ucapku lirih seraya mengeratkan pelukanku pada ibu. ku pejamkan mataku,ku rasakan damainya hatiku memeluk ibu.


"iya nak, ibu dan bapak juga sayang sama kamu..!! ucap ibu seraya membalikkan badannya menatapku, ia lalu mengusap kepalaku hingga akhirnya ibu tak lagi bisa menahan genangan air matanya yang sedari tadi hendak keluar

__ADS_1


kami pun berpelukan dalam tangis haru, karena sebentar lagi kami akan berpisah.


di saat sedang berpelukan, tiba-tiba bapak muncul dari pintu belakang dapur rumah ini..


"loh ada apa ini Bu..?? tanya bapak keheranan menatap ke arah kami.


"tidak apa-apa pak,! jawab ibu kemudian sambil tersenyum menatap bapak


"makanannya udah Matang belum Bu, aku dah lapar banget cium aroma masakan ibu..??? ucapku dengan terkekeh.


"iya nak. ayo kita makan.!! ucap ibu sembari menuang masakannya ke dalam piring dan hendak di sajikan di atas meja makan.


aku membantu ibu menyiapkan makanan di meja..lalu setelah itu kami pun makan bersama, aku makan dengan lahap..


"gulai masakan ibu memang paling enak sedunia..!! Ucapku seraya menaikkan jempol, aku tersenyum melihat ke arah ibu dan bapak..kulihat mereka pun tersenyum lalu makan dengan lahap sekali.


setelah kami selesai makan bersama,aku kembali membereskan meja makan..piring kotor aku letakkan di wastafel,lalu aku cuci dengan bersih. setelah selesai aku pun kemudian menyusul bapak dan ibu yang lagi duduk di ruang tengah sambil menonton TV


kupandangi wajah orang tuaku.. aku iba dan kasihan melihat mereka seharian sibuk mengatur persiapan pernikahanku nanti.


"bapak sama ibu mau saya bikinin kopi..??ucapku pada mereka yang terlihat lelah.


"tidak usah nak !! kami mau istirahat saja ! jawab bapak, lalu mereka pun beranjak masuk ke dalam kamar.


setelah bapak dan ibu masuk, aku pun segera berlalu masuk ke dalam kamarku.. sambil berbaring di atas kasur ingatanku melayang pada ibu kak Bayu, entah mengapa aku merasa sepertinya orang tua kak Bayu itu tidak menyukaiku. terlihat dari tatapan matanya hari itu kala mereka datang ke rumah ini.


ujar batinku seraya menutup mata untuk terbang ke alam mimpi.


akhirnya hari yang di nanti pun datang, sejak pagi tadi aku sudah di dandani oleh tukang rias pengantin. dan kini tinggal menunggu kedatangan mas Bayu dan rombongannya.


sahabatku afidzah masuk ke dalam kamarku, ia membantu merapikan pakaian pengantin yang aku kenakan.


"masyaa Allah..kamu cantik banget Lin.!! ucap sahabatku seraya tersenyum menatap wajahku, "aku yakin kak Bayu makin jatuh cinta deh liat kamu Lin..!!! sambungnya lagi sembari tertawa


"ah kamu bisa aja zah..!! ucapku tersipu malu mendengar pujiannya.


"beneran Lin,..kamu cantik banget dengan riasan make up yang tidak terlalu mencolok begitu.!! pujinya lagi. aku tersenyum,lalu...


"huuffft..!!! ku hembuskan nafasku untuk mengurangi kegugupanku.


dan tak lama kemudian terdengar suara mobil berhenti di depan rumah, akhirnya kak Bayu dan rombongannya pun sampai.


ia kemudian berjalan masuk ke dalam rumah dengan di dampingi oleh kedua orang tuanya..juga saudara-saudara nya.


sesampainya di dalam rumah,kak Bayu pun di persilahkan duduk di hadapan pak penghulu yang sudah menunggu sejak satu jam yang lalu.. aku kemudian di minta untuk keluar dan duduk di samping kak Bayu.untuk melaksanakan proses ijab qobul


"saya terima nikah dan kawinnya, Herlina Purwanti binti Wahyu purnama dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas dua puluh empat karat seberat dua puluh lima gram di bayar tunai..!!! terdengar suara kak Bayu lantang mengucapkan ijab qobul, dan

__ADS_1


"SAAHHH..!!!!! sontak yang hadir di ruangan itu berteriak dan mengucap syukur, akhirnya aku resmi menjadi istrinya kak Bayu.


aku memeluk sahabatku afidzah,yang duduk di sebelahku. aku tak kuasa menahan haru dan bahagia yang bercampur jadi satu.


"selamat ya Lin..!! ucap sahabatku seraya memelukku dengan erat.


"terima kasih zah..!! balasku tersenyum bahagia dan haru,.lalu ku peluk erat sahabatku itu.


Setelah melepaskan pelukan sahabatku.. aku menoleh ke arah kak Bayu, ku raih punggung tangannya lalu ku cium dengan takzim..setelah itu ia meraih tanganku untuk memasangkan cincin di jari manis ku..dan aku pun memasang cincin di jari manisnya, setelah itu di kecup nya keningku perlahan lalu ia memegang kepalaku untuk mendoakan kebaikan untukku.


setelah itu, aku dan kak Bayu lalu berjalan menghampiri ibu dan bapak yang sudah duduk di kursi untuk menerima sungkeman dari kami, aku dan kak Bayu bersimpuh di hadapan ibu dan bapak, memohon doa dan restunya atas pernikahan kami.


setelah itu, kami menghampiri orang tua kak Bayu juga saudara-saudaranya.


setelah serangkaian acara dan resepsi selesai, pukul sepuluh malam mertua dan saudara ipar ku pamit pulang..juga tetangga yang hadir satu persatu pulang ke rumah mereka masing-masing.


hingga yang tersisa kini tinggal keluarga dekat yang masih sibuk membantu ibu membereskan peralatan makan dan minum di dapur.


aku dan kak Bayu pun masuk ke dalam kamar, untuk mengganti pakaian. sesampainya di dalam kamar, kak Bayu tersenyum dan menatap mataku, jantungku berdegup kencang.. takut dan malu bercampur aduk..lalu segera aku pamit masuk ke dalam kamar mandi.


ku tutup pintu kamar mandi,lalu ku putar kuncinya..aku bersandar di pintu seraya menghembuskan nafas untuk mengurangi kegugupanku..begini kah rasanya malam pertama, !! ujar batinku


kemudian aku mengganti pakaian pengantin ku dengan piyama tidur, lalu duduk membelakangi pintu..aku takut untuk membukanya.hingga tak terasa sudah sejam lamanya aku berdiam diri di dalam kamar mandi, dan suara ketukan di pintu mengagetkanku..


"dek Lina...kamu ga apa-apa dek??? terdengar suara kak Bayu dari luar pintu.


"i..iya kak..!!! ucapku terbata


"dek Lina lagi ngapain di kamar mandi, lama bener dek..?? ucapnya kemudian.


"iya...ini baru mau keluar kak.!!! jawabku lagi.


kemudian ku putar kunci kamar mandi lalu aku buka dengan perlahan..tampak kak Bayu berdiri di hadapanku dengan tersenyum nakal menggoda ku.


gegas aku keluar dan melangkah menjauhinya..dan sontak ia pun tertawa melihat tingkahku. ia menggelengkan kepalanya sesaat sebelum akhirnya ia pun masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya..


setelah kak Bayu masuk ke dalam kamar mandi aku pun segera naik ke atas ranjang..lalu berbaring dan menarik selimut..aku tutupi seluruh tubuhku dengan selimut hingga ke atas kepala, aku pura-pura tidur..


hingga kak Bayu keluar dari kamar mandi, dan ia menghampiri aku di tempat tidur. ia kemudian duduk di pinggir ranjang, dan memanggilku..aku tidak menyahut dan pura-pura sudah terlelap.


hingga ku rasakan kasur bergerak perlahan, dan hembusan nafas kak Bayu begitu dekat dengan wajahku, lalu...


"sepertinya mencium orang yang lagi tidur juga enak...!!! ucapnya kemudian yang membuat aku terbelalak kaget dan langsung melompat menjauhinya


kak Bayu langsung tertawa terpingkal-pingkal karena berhasil menggodaku..!!!


"kak bayu..!!! seru ku lalu bersiap menyerangnya, sontak ia pun tertawa-tawa dan langsung berlari menjauhiku...

__ADS_1


~~bersambung~~


__ADS_2