Nasib Vs Takdir

Nasib Vs Takdir
Pertemuan 2...


__ADS_3

Sore hari di keesokan hari nya keluarga Kim sudah berada di sebuah restorant tempat pertemuan kedua kekuarga tersebut dilangsungkan. mereka sedang menunggu keluarga Choi yang masih dalam perjalanan.


Tidak menunggu lama dari kejauhan mereka sudah melihat keluarga choi menuju meja yang mereka duduki.


Valent yang duduk disebalah mama nya hanya memainkan ponsel tanpa melihat kedatangan mereka. sesampainya dimeja makan Yoora menatap valent sepertinya yooran sudah jatuh cinta pada pandangan pertama dengan valent. Namun valent pria bersifat dingin dan cuek sama sekali tidak menatap yoora yang tepat di hadapan nya .


" Hallo valent " ucap yoora mengulurkan tangan nya.


" Valent kaget dan mengangkat pandangan dari ponselnya" menatap yoora yang sedikit terpikat melihat wajah cantik yoora dengan stelan dress warna hitam



tatapan Valent kepada yoora



Mereka salibg bertatapan..


"Hai.." ujar valent dengan tatapan dinginnya. Dia cantik namun aku tidak suka padanya dia tidak menarik dimataku ucap valent dalam hatinya.


Mereka semua duduk berhadapan dan saling berbincang-bincang akan rencana pernikahan putra putri mereka . sedangkan valent dan yoora hanya terdiam mendengarkan oarang tua yang saling berbicara. Valent kembali sibuk memainkan ponselnya dan yoora hanya diam dan sesekali menatap valent yang mengiraukan yoora.


setelah berbincang cukup lama , orang tua mereka sepakat mengadakan pernikahan sebelum mereka berdua kembali ke indonesia . Pernikahan akan diadakan di korea 2 minggu yang akan datang . Sementara valent dan yoora hanya mengikuti rencana saja . dan valent sendiri terpaksa menunda semua pekerjaan yang ada dijakarta begitupun juga dengan yoora.


Beberapa hari telah berlalu sejak pertemuan kedua keluarga itu. Mereka sibuk menyiapkan segala persiapan pernikahan , semua sudah hampir diselesaikan oleh mama kim dan ibu choi yang mengatur segalanya. Tinggal gaun pernikahan dan stelan jas yang akan mereka lihat. Tanpa menunggu lama mama kim langsung menelfon putranya yang masih dikantor mengurus pekerjaan yang akan tertunda beberapa hari kedepan.


" Hallo sayang, kamu dimana ?" sambungnya dari telepon


" aku lagi dikantor ma, ada apa ?


" sayang nanti kamu bisa pulang cepat tidak ? kamu harus kebutik buat fitting baju pernikahan bersama yoora "


" iya ma nanti aku akan jemput yoora kerumah bibi choi" jawab nya singkat


"ok sayang " memutuskan telepon dengan valent

__ADS_1


valent melajukan mobil nya menuju rumah bibi choi.


sesampainya di depan sudah terlihat yoora yang sedang menunggu valent sejak tadi . dan mereka pun berangkat kebutik tanpa sepatah patah pun berbicara dimobi



"Bagaimana dengan penampilan ku valent ?" ujar yoora sambil tesenyum


" (tenganga sesaat..) hm.. ia bagus " jawab valent singkat


Setelah mereka mencoba gaun dan jas pernikahan mereka kembali pulang, saat diperjalanan ibu choi menelfon yoora . ibu choi memberitahu mereka bahwa mereka akan mengambil bunga tangan di salah satu teman mamanya di perdesaan . ibu choi sengaja memesan bunga pernikahan di perdesaan karena menurutnya bunga disana masih segar dan terlihat cantik.


" ada apa ? " tanya valent


" ibu meminta kita mengambil bunga di rumah teman nya yang ada dipedesaan"


"ya sudah aku akan mengantarmu" sahut valent menatap kedepan menyetir


Hari sudah sore dan rumah bibi pembuat bucket bunga juga lumayan jauh dari perkotaan tempat mereka tinggal.


Tidak beberapa lama yoora terbangun dan bertanya kita sudah dimana ?


"kita hampir sampai" ucap valent sambil terus menyetir


Yoora melihat jas yang ditubuhnya lalu menatap valent


" jangan salah paham , aku hanya menutupi tubuhmu yang kedinginan. kalau kamu sakit pulang dari sini aku jugabyang repot" jawab valent ketus


Disepanjang perjalanan mereka hanya terdiam. sifat valent yang cuek dan yoora yang pendiam membuat mereka tidak melontarkan kata-kata saat didalam mobil ditambah lagi valent tidak setuju dijodohkan dengan yoora , perempuan yang sudah lama tidak pernah bertemu dan baru ketemu langsung mau dinikahkan . itu yang membuat valent tidak suka dengan pernikahan ini.


Mereka sampai di rumah bibi penjual bucket sudah malam dan bibi tersebut menwarkan mereka untuk menginap saja. namun Valent ingin pulang hari itu juga. Diperjalanan mereka pulang tiba-tiba ban mobil mereka pecah dan valent hampir kehilangan kendali lalu valent mengerem mendadak yang membuat kepala yoora terbentur kedepan dan mengeluarkan sedikit darah.


"awwww..." yoora menjerit kesakitan


"kamu tidak apa-apa ? " tanya valent panik melihat darah yang meluncur di dahi yoora

__ADS_1


"sakit sekali." jawab yoora dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


" maaf . sepertinya ban mobil kita pecah itu yang buat aku mengerem mendadak kalau tidak kita akan berada dibawah jurang sana" ucap valent sambil memegang kepala yoora


untung dimobil valent tersedia obat-obatan sehingga kepala yoora bisa diobati .


Namun mereka terjebak di didalam mobil yang berada ditengah hutan yang sunyi , valent memeriksa ponsel sinyal juga tidak ada . dengan terpaksa mereka akan bermalam dimobil yang ban nya sudah pecah itu.


" tidak ada apa-apa ditengah hutan malam begini lebih baik kita diam disini jika keluar akan bahaya juga. kita tunggu besok pagi untuk meminta pertolongan" ujar valent


"ya sudah ok. "dengan raut wajah yang lemas dan yoora merasa sedikit pusing akibat benturan itu.


keesokan hari nya mereka kembali memeriksa ponsel dan ternyata ada beberapa titik sinyal dengan segera valent menelfon papah nya unuk menyuruh orang menjemput mereka.


mereka kembali ke rumah valent. valent sengaja tidak membawa yoora kerumah paman dan bibinya karna yoora sudah terlihat lemas dan pucat. dia membawa yoora kerumah papa mama nya dengan maksud supaya yoora bisa istirahat sejenak sebelum kembali kerumah.


setiba nya nya dirumah kediaman valent papa mamanya sudah menunggu mereka , orang tua valent yang sudah mendengar berita tadi pagi langsung panik dan menunggu mereka tiba.


" sayang kalian tidak apa-apa kan ? " melihat valent dan yoora dengan meraba-raba muka mereka


"tidak apa-apa bi" jawab yoora yang terkihat pucat sekali


" sayang kamu pucat sekali. Valent ajak yoora kekamar kamu buat bersih-bersih sekalian kalian istirahat sebentar" ujar mama valent.


setelah sampai dikamar valent, yoora membaringkan tubuhnya diranjang dia merasa pusing dan lemas .


valent membuka bajunya merasa gerah dan ingin membersihkan badanya dikamar mandi


" apa yang kamu lakukan ?" yoora terkejut sambil menutup mata dengan tangan nya


" aku ingin mandi , kenapa kamu begitu ?"


"ti..tidak apa-apa" jawab yoora gugup


" kamu jangan berfikir terlalu jauh, aku itu baru bertemu dengan mu dan aku juga tidak setuju perjodohan ini mana mungkin aku menyentuhmu" ujar valent sambil melangkah menuju kamar mandi.

__ADS_1


__ADS_2