Nasib Vs Takdir

Nasib Vs Takdir
Kabar Kehamilan Yoora


__ADS_3

Betapa terkejutnya valent melihat yoora yang tidak sadarkan diri dihadapan nya.


Valent segera membopong yoora kekamar mereka terlihat papah dan mama kim ikut panik melihat yoora yang pingsan. Valent membghubungi dokter keluarga mereka untuk segera datang memeriksa keadaan yoora


" yoora kamu kenapa sayang, ayo bangun.." ucap mama kim yang sudah berkaca-kaca melihat yoora yang pucar sekali


"mah.. dokter nya sudah dateng , biar yoora diperiksa dulu ya" ajak valent membawa mama kim keluar kamar


sedangkan yoora sedang diperiksa dokter dikamar...


ayah dan ibu choi sudah dikabari oleh valent bahwa yoora sedang sakit langsung menuju rumah valent.


semua orang berkumpul terlihat panik menunggu keadaan yoora diperiksa. sementara valent kedapur untuk mengambil air hangat buat mamanya.


" Tuan apa nyonya baik-baik saja ?" tanya seorang bibi di dapur


" belum tau bi , yoora masih diperiksa oleh dokter" sahut valent


" kemarin pagi nyonya muntah-muntah tuan sebelum kebandara menjemput orang tua tuan, dan malam nya sepulang nyonya kerja belum ada makan sampai paginya, kemungkinan itu yang buat nyonya muntah dan lemas sampai pingsan sekarang tuan" ceritakan bibi


" kenapa baru bilang sekarang bi ? "


"nyonya bilang dia tidak apa-apa tuan , dan menyuruh saya tetap diam tidak memberitahukan tuan"


" ya sudah bi mudah-mudahan yoora tidak kenpa-kenapa"


melakangkah kan kaki nya dari dapur sambil berpikir (kenapa dia melarang bibi memberitahuku bahwa dia sakit? tanya nya dalam hati)


Dokter yang sudah keluar dari kamar valent mereka langsung naik keatas untuk mengetahui keadaan yoora.


" Bagaimana keadaan istri saya dok ?" tanya valent


" Ibu yoora tidak kenapa-kenapa pak dia hanya kelelahan dan makan kurang teratur , dan satu lagi selamat ya pak ibu yoora sedang mengandung bapak akan menjadi seorang ayah " ujar dokter


Mendengar apa yang dokter katakan membuat semua orang terkejut bahagia sementara valent hanya terdiam kebingungan.


( Bagaimana bisa yoora hamil , aku hanya melakukan nya sekali dengan dia , ucap nya dalam hati karna antara pecaya dan tidak percaya percaya bahwa yoora sedang mengandung)


" oh ia pak bu yoora jangan terlalu banyak pikiran yah karena kandungan ibu yoora sedang lemah karena keadaab bu yoora seperti ini. ibu tidak boleh stres agar bayinya baik-baik saja " tambah dokter


"baik dok, terimakasih" jawab valent yang hendak mengantat dokter kebawah.

__ADS_1


(apa itu anak ku ? atau anak dari laki-laki lain ? tapi aku saat aku melakukan nya dengan yoora dia masih perawan dan ya aku merasakan nya sendiri ujar nya dalam hati saat menaiki tangga setelah mengantar dokter kebawah)


Didalam kamar orang tua valent dan orang tua yoora sangat bahagia mendengar berita kehamilan yoora .


Yoora suda siuman dan sedang duduk lemas tersandar ditempat tidur.


" sayang kamu jangan banyak pikiran yah, jaga kesehatan kamu " ujar mama kim


" iya sayang , sering telfon ibu ya saat kamu bingung tentang kehamilan" sambung ibu choi.


" Ya sudah biar kan yoora istirahat , ini sudah malam " ucap papah kim yang mengajak mereka keluar dan membiarkan valent dan yoora istirahat.


Ayah dan ibu choi memutuskan kembali lagi kerumah nenek karena keadaan nenek juga sedang tidak baik. dan mereka akan kembali besok lagi untuk melihat yoora.


Hanya tinggal valent dan yoora di dalam kamar itu . valent duduk di samping tempat tidur memeriksa keadaan yoora , valent memegang kening nya


" apa kamu baik-baik saja ?? kamu tidak demam kok hanya kelelahan saja dan juga faktor dari bayi yang dikandungan kamu " ujar valent membuka percakapan diantara mereka.


yoora hanya terdiam tanpa menjawab valent..


"ya sudah kamu makan ya ini bibi sudah buat kan bubur supanya kamu bisa makan dan minum obat "


" aku tidak slera makan ! " jawab yoora ketus


" bayi itu ? kamu bilang bayi itu ? itu apa ? jangan bilang kamu ragu akan anak ini , kamu ragu kalau anak ini bukan anak kamu ia ?" jawab yoora yang sudah mulai emosi


" aku tidak bilang seperti itu , kenapa kamu berfikir seperti itu sama ku " sahut nya lagi


" wajahmu menunjukan bahwa kamu ragu dengan bayi yang aku kandung ini "


" aku tidak ragu hanya bingung , bagaimana bisa kamu mengandung anak padahal kita hanya melakukan nya sekali. " tanya valent bingung


" anak itu rejeki Tuhan Valent ! Tuhan sudah menitipkan nya sama kita jadi kita harus menerimanya." yoora mencoba meyakin kan valent


Valent hanya terdiam mendengar perkataan yoora , dan kembali mamaksa yoora untuk makan.


" ya sudah kamu makan dulu , kamu tidak tahu betapa panik nya aku melihat mu terjatuh dihadapan ku"


" kenapa kamu panik ? kamu khawatir sama ku ? buat apa ??" tanya yoora


"bukan hanya aku mamah dan papah juga panik semua orang panik kamu buat." sahutnya

__ADS_1


" kenapa sih kamu sudah sakit masih punya tenaga buat berdebat"? tambah valent.


" ya sudah sini aku bisa makan sendiri ." mengambil mangkuk bubur dari tangan valent.


" kamu makan dan jangan lupa minum obat , aku masih ada kerjaan , kalalu butuh sesuatu panggil saja aku ada dibawah"


selesai memakan bubur dan meminum obat yoora kembali membaringkan dirinya di tempat tidur , dia juga tidak menyangka bahwa diri nya akan menjadi seorang ibu diusia nya yang muda. Tak lama dia berfikir seperti itu dia pun terlelap mungkin faktor obat yang di minumnya sesaat lalu.


sementara Valent masig sibuk bekerja dengan laptopnya dibawah sana , dia melihat jam yang sudah menunjukan jam 2 pagi.


Valent memutuskan kembali kekamar untuk beristirahat.


keesokan hari nya mama kim sudah bangun dan maemasak didapur sementara papah kim sedang menonton televisi.


Valent yang masih tertidur bersama yoora , tiba- tiba yoora tebangun karena harum masakan mama kim yang sampai kelantai atas. seleranya mulai muncul dan merasa lapar.


Yoora menyandarkan dirinya karena masih teras kemas dan mencoba mengumpulkan tenaga untuk beranjak dari tempat tidur itu membuat valent terbangun juga.


" kamu mau kemana " tanya nya sambil menyadarkan diri


"aku mau kebawah , perutku terasa lapar sekali mencium aroma masakan ini " jawabnya mencoba kembali beranjak


" ya sudah bentar aku bantu " valent memopoh yoora ke bawah dan menuju meja makan di dekat dapur.


" kalian sudah bangun valent ? " ujar papah kim yang berada diruang keluarga menonton tv


" sudah pah" sahut valent


" Ayo makan Pah , Valent sama yoora sudah bangun " teriak mama kim dari dapur


Pagi itu mereka serapan bersama dimeja makan. tanpa menunggu lama yoora yang sudah kelaparan sejak dikamar tadi langsung melahap makanan yang dibuat mama kim dihadapan nya.


Ternyata slera makan yoora tidak sejalan dengan perutnya , dia mual saat baru setengah menyantap makanan nya .


"uuwek..uwekk.." larinya ke wastafel dapur..


kemudian valent Menyusul yoora yang terlihat lemas muntah-muntah


" kamu kenapa? tadi terlihat baik-baik saja saat menyantap makanan kenapa kamu jadi mual ?" tanya valent yang tidak tahu tentang wanita yang sedang hamil muda


" sayang wanita yang sedang hamil muda itu wajar mual-mual di pagi hari jadi kamu harus sabar ya " sambung mama kim dari belakang mereka

__ADS_1


" ya sudah kamu bawa saja yoora ke kamar, nanti mama antarkan makanan nya lagi " ujar mama kim


__ADS_2