Nasib Vs Takdir

Nasib Vs Takdir
Pertengkaran Hebat


__ADS_3

Yoora terus merenungi nasibnya didalam kamar valent ia membersihkan dirinya terlebih . setelah bersih-bersih yoora memilih kekuar dari kamar valent dan memindahkan semua barang-barang nya ke kamar tamu di lantai bawah.


yoora menuruni tangga sambil menggeret koper nya.


" mau kemana kamu ?" tanya valent yang duduk di ruang taku dengan laptopnya


namun yoora tidak menjawab nya


" yoora !! kalau suami mu bertanya itu dijawab " suara nya kembali membentak yoora yang membuatnya kaget.


" aku sedang memindahkan barang-barangku ke kamar tamu " jawab nya datar


" kenapa kamu pindahkan , taruh saja dikamar kita "


"kamar kita ? bukanya kamu sendiri yang bilang tidak mau seranjang denganku ? "


" iya tapi aku tidak bilang bakal pisah kamar kan " sahut nya lagi


" tidak , aku yang tidak mau sekamar dengan laki-laki sepertimu" jawab yoora melangkah pergi


belum sempat melangkah , langkah yoora tertahan oleh valent


" laki-laki spertiku ? maksud kamu bagaimana ? "


" laki-laki yang merangkul sembarang wanita dan kasar terhadap wanita " ujar yoora sambil menatap valent tajam


" apa kamu bilang ?" valent kehilangan kesabaran nya dan mengangkat tangan nya hendak menampar yoora namun dia menahan nya.


" (yoora sangat kaget atas hal itu ) kenapa berhenti , ayo tampar aku ! " tantang yoora menatap valent dengan tatapan kecewa sambil berkaca-kaca


Yoora memutuskan untuk pergi dari rumah itu bukan ke kamar tamu setelah melihat valent yang hendak menamparnya . namun dengan cepat valent menahan nya.


" kemana kamu?!"


"aku tidak akan tinggal bersama laki-laki sepertimu yang kasar dan arogan. Lepaskan aku !! " jawab yoora yang menepis tangan valent.


"kamu tidak bisa pergi dari sini , orang tua kita akan kesini besok , ada acara keluarga di disini untuk pernikahan kita" ujar valent


"(yoora terdiam memikirkan perkataan valent , ia tidak mau orang tua nya tahu tentang hubungan mereka ditambah lagi mama kim yang punya riwayat sakit jantung) baik aku akan bertahan hanya untuk orang tua kita bukan untukmu!"


"terserah saja kalau itu yang kamu mau "


Yoora kembali kekamar tamu dan kembali membuat nya merenung tentang valent yang akan menamparnya tadi tanpa sadar dia meneteskan air mata nya sampai tertidur.

__ADS_1


Keesokan hari nya ia dan valent kebandara untuk menjemlut kedua orang tua mereka sepanjang jalan yoora hanyak menatap kaca jendelea dengan tatapaj senduh. sesekali valent menatap nya namun dihiarukan oleh yoora


" Ibu.. kangen sekali.." ujar yoora yang hampir meneteskan air matanya.


" ia sayang kenapa kamu ini, seperti orang yang sudah lama tidak berjumpa" jawab ibunya melihat raut wajah yoora yanh senduh dan tidak bersemangat.


" tidak apa-apa bu.. mama kangen juga... " ucap yoora sambil memeuk mama kim


" ia sayang kami semua kangen kalian, kalian baik-baik saja kan? " tanya mama kim setelah melihat kedua nya hanya diam-diaman sejak tadi


" baik-baik saja kok ma , bu " sahut valent melihat yoora yang hanya terdiam.


"ya sudah ayo kita pulang kerumah " ujar papa kim


" iya ayo , kita akan menaikin mobil satu lagi " sambung ayah choi.


" yah aku ikut dimobil kalian ya bersama supir" ujar yoora


" kenapa sayang? kamu kan bisa kembali bersama valent di mobil kita ." sambung mama kim


" tidak apa- apa ma aku hanya ingin bersama ibu sebentar" jawabnya


valent yang merasa yoora seperti itu karena kejadian tadi malam tidak berkata apa pun , dia hanya mengajak papah mama nya kemobil untuk kembali kerumah .


" sayang apa kamu bertengkar dengan nak valent? " tanya ibu choi


" hm.. ibu.." yoora tak menahan tangisnya setelah dipelukan ibu nya.


"tak apa-apa sayang , dalam hububgan suami istri wajar kok ada pertengkaran " ucap ibu choi sambil mengusap kepala yoora


" iya nak dengarkan semua nasihat ibu mu untuk menjadi istri dan menantu yang baik " sambung ayah choi dari depan


" baik yah baik bu yoora akan berusaha menjadi istri dan manantu yang baik" jawab nya lebih tenang


Dimobil valent , papah dan mama nya hanya terdiam setelah melihat keduanya dibandara tadi ditambah lagi yoora yang tidak mau satu mobil dengan mereka , sepertinya mereka tahu bahwa anak dan menantu kesayangan mereka itu sedang bertengkar.


" Kenapa kamu dengan yoora bertengkar" tanya mama kim dari bangku belakang.


" siapa yang sedang bertengkar ma " jawab valent mencoba menutupi


"kamu itu suami nya seharunya kamu baik kepada yoora jaga dia , sayangi dia . yoora adalah anak perempuan satu-satunya keluarga paman choi yang sekarang sudah jadi ayah mertuamu" ujar papa kim menasehati putra semata wayang nya itu.


" iya pah mah.. hanya masalah kecil dalam rumah tangga saja kok " jawab valent

__ADS_1


Setiba nya dikediaman valent kedua orang tua mereka langsung beristirahat ke kamar tamu. tiba-tiba mama kim membuka kamar tamu bawah kaget melihat koper yoora disana .


" valent .. yoora .. ! " teriak mama kim yang mebuat semua orang mendatangi mama kim


" kenapa mah ?" ujar papah kim


" pah lihat itu" menunjuk koper milik yoora


" valent bisa kamu jelaskan ini kepada kami ?" tanya papa kim


" mah pah itu koper aku sengaja aku letakan disitu karna belum sempat menyusun barang2 ku ke kamar valent" sambung yoora yang tidak ingin mama papah kim mengetahui hubungan mereka


" untung lah sayang , kami kira kalian tidur terpisah" sahut mama kim


" valent kamu bawa koper istri mu ini ke kamar mu, papah mama akan tidur disini , biar ayah ibu choi dikamar tamu atas" ucap papah kim


"baik pah" jawab valent membawa koper yoora keatas


mereka kembali ke kamar masing-masing untuk bersih-bersih sebelum makan malam


Setiba nya dikamar valent yoora mengambil koper nya dari tangan valent .


" koper ku disini saja , aku tidak akan mengeluarkan baju-bajuku dari situ . setelah orang tua kita pulang ke korea aku akan kembali ke kamar itu lagi" ujar yoora yang masih cuek dengan valent.


"Terserah kamu saja" jawab valent tak kalah cuek nya


setelah bersih-bersih mereka makan malam . disaat makan malam mereka membicarakan tentang acara pernikahan mereka yang akan di adakan disini . mama papah valent ini menggelar acara besar disini namun yoora menolak nya , dia hanya ingin pertemuan kelurga dekat saja yang dateng karna di korea mereka sudah mengadakan pesta besar. Jadi yoora tidak mau membuang uang lagi dengan membuat pesta besar disini.


papah mamah kim dan ayah ibu choi setuju akan rencana yoora yang hanya membuat syukuran saja disini.


Keesokan harinya mereka mengadakan acara syukuran yang dihadiri keluarga dekat saja . seharian berlalu acara syukuran pun diselesaikan dengan lancar . diacara itu yoora dan juga valent jarang berbicara dan bertemu mereka sibuk menyapa keluarga mereka dan saling berbincang . Hingga valent sadar bahwa dia belum berbicara seharian ini dengan yoora dia hanya menatap nya dari kejauhan saat berbincang-bincang dengan kejauhan.


setelah semua keluarga pulang dirumah hanya ada papah dan mama kim sementara orang tua nya yoora kerumah neneknya untuk menginap disana sekalian mengantarkan nenek nya pulang.


Semua dibereskan oleh pembantu nya valent namun sesekali yoora membantu bibi untuk membereskan segalanya .


sedangkan Valent hanya menatap yoora dari kejauhan saat sedang membereskan rumah.


Dia melihat wajah yoora yang pucat kelelahan . dan memutuskan buat menemuinya


" kenapa kamu?" tanya nya sambil sigap menangkap yoora yang hampir terjatuh


" tidak apa-apa .. lepaskan masih banyak yang harus kubereskan" jawab yoora sambil mencoba berjalan sempoyongan. belum sempat melangkah kembali yoora terjatuh pingsan tepat dihadapan valent.

__ADS_1


Yoora yang kelelahan karena kerjaan beberap waktu lalu kemudia sempat bertengkar dengan valent yang membuat nya tidak makan teratur dan juga slera makan yoora berkurang akhir-akhir ini itu yang membuat nya pingsan.


__ADS_2