
Setelah farel pulang , valent mengajak yoora untuk kembali kerumah sepanjang perjalanan valent hanya terdiam sementara yoora sesekali melirik valent. Yoora sudah tau kalau suami nya sedang tidak mood dan memilih diam disamping nya.
Setiba nya dirumah valent dan yoora membersihkan diri dan melanjutkan makan malam bersama Papah mamah kim.
"sayang kapan kamu mengecek kandungan mu kedokter ?" tanya mama kim kepada yoora.
" kemungkinan lusa mah" jawab yoora
" Nanti kamu ditemeni valent ya sayang , sayang kamu temani yoora lusa ya " ucap mama kim kepada menantu dan putra nya itu
" hm.. ia mah " sahutnya valent singkat.
Kesibukan pagi dirumah itu dilakukan seperti biasanya valent dan yoora bersiap-siap menuju kantor dan kampus.
" Aku ke kampus dulu ya mas " ujar yoora
" kamu mau ke kampus seperti ini ?" sahut valent yang merasa bahwa rok yoora terlalu pendek
" iya , ada yang salah dengan wajahku ya mas ?" sambung yoora kembali sambil melihat cermin
" ganti rok itu terlalu pendek ! "
" aku uda biasa kok mas make rok seperti ini lagian dikampus juga banyak yang lebih seksi dari pada aku "
" kamu tidak mau nurut ? perempuan-perempuan dikampus mu mungkin belum memiliki suami makanya mereka tebar pesona dengan penampilan . kamu ? kamu sudah bersuami. ingat statusmu !" ucap valent sedikit menaikan suara nya.
" iya..iya.. biasa saja dong ngomongnya mas. ini aku ganti" jawab yoora kesel.
" aku akan berangkat kekantor " ucap valent setelah selesai bersiap-siap
"tunggu mas "
"kenapa ?"
" Dasimu tidak rapi, sini biar aku rapihin " sambil memegang kera baju valent.
Valent dan yoora berangkat dengan mobil masing-masing dikarenakan arah kampus dan kantor mereka berbeda dan yoora tidak mau merepotkan valent untuk mengantarnya.
sesampainya dikampus yoora langsung bertemu teman-temannya untuk menemui dosen pembimbing mereka. hari ini pertemua terakhir mereka sebelum mereka sidang minggu depan.
setelah bertemu dengan dosen mereka sepakat untuk makan bersama dan salah satu teman mereka ingin mengajak nya berbelanja
__ADS_1
mereka bersenang-senang seperti biasanya , sampai-sampai yoora tidak mengingat waktu bahwa hari sudah menunjukan pukul 10 malam.
sedangkan valent sudah pulang sejak sore dan menunggu dirumah. Valent terus menelpon yoora namun ponsel nya tidak aktif.
yoora kembali dianter teman-teman nya sampai kedepan rumah.
setelah masuk sambil menenteng beberapa belanjaan dia melihat valent tengah duduk di sofa sementara papah dan mama kim sedang berkunjung kerumah saudara sejak pagi tadi.
" Dari mana saja kamu ?! " bentak valent
" aku baru pulang belanja dengan teman-temanku mas , kamu kenapa kok seperti ini ?" jawab yoora polos
" kamu tidak lihat ini sudah jam berapa , kamu ini kalau sudah bersenang senang lupa waktu , kamu sudah menikah ada suami dan lagi sekarang kamu sedang hamil . pantas kamu begini dengan status mu yang sekarang ?" ucapnya valent marah dengan suara tinggi
" jangan-jangan kamu bersenang-senang dengan teman lelakimu yang kemarin ! ia ? " tanya nya lagi
" kenapa sih kamu ini aku hanya pergi bersama teman-temanku kenapa kamu melarangku ? aku tidak pergi dengan teman pria aku bersama sahabat perempuanku valent. " terangnya dengan suara sudah mulai bergetar
" kamu selalu saja membesar-besarkan masalah tanpa tau alasan sebenarnya , aku capek kamu tuduh begini terus . " tambahnya lagi
yoora pergi meninggalkan valent sendiri dan masuk ke kamar.
"kamu kemana , aku belum selesai bicara !" teriaknya lagi
setelah berdebatan itu yoora menguncikan diri dikamar semalaman dan bangun pagi-pagi sekali untuk bergegas pergi kerumah sakit mengecek kandungan nya . karena perdebatan tadi malam dia memutuskan untuk pergi sendiri tanpa ditemani oleh valent.
" yoora.. " ucap valent saat mengetuk kamar
" nyonya sudah pergi pagi-pagi sejak tadi tuan " ucap bibi
"kemana dia pergi bi ? kenapa tidak memberitahuku "
" nyonya krumah sakit tuan katanya ada jadwal periksa kabdungan "
" ohh astaga .. kenapa dia pergi sendirian "
valent langsung pergi untuk mandi dan bersiap untuk menyusul yoora kerumah sakit.
Setelah mengemudikan mobilnya valent mencari ruangan kandungan. Dan betapa kaget nya valent melihat yoora bersama dengan farel disitu.
valent yang menahan emosi langsung menghampiri mereka dan tidak berbicara sedikitpun , begitu juga dengan yoora dia masih kesal atas kejadian tadi malam. Mengetahui pasangan suami istri hanya terdiam farel memutuskan untuk pergi.
" ra.. aku pergi dulu ya ada urusan yang harus kukurus dan disini sudah ada suami mu yang akan menemani " ucap farel
__ADS_1
" iya rel makasih ya " jawab yoora tersenyum
setelah kepergian farel valent terus terdiam dengan tatapan datar
pemeriksaan pun telah selesai yang masuk hanya yoora dan valent menunggu nya diluar.
Mereka memutuskan kembali kerumah , dan disana sudah ada papah mamah kim dan ayah ibu choi yang sudah menunggu mereka. mereka sengaja menunggu dirumah valent karena akan berangkat kembali sore ini ke korea.
" bagaimana kandungan mu sayang " tanya ibu choi
" baik-baik saja bu " jawab yoora biasa
" syukurlah sayang" sambung mama kim
" ya sudah sekarang kita makan siang dulu ya sebelum brrangkat ke bandara " ujar papah choi
Mereka semua makan siang bersama dan mengobrol sebentar menunggu jam 4 untuk kebandara karena pesawat mereka akan berangkat pukul 5 sore ini
Valent dan yoora mengantarkan orang tua mereka kebandara seperti biasa mereka berpamitan dan yoora berat melepaskan kepergian orang orang yang ia sayangi.
setelah keberangkatan orang tua mereka kembali kerumah dan ya sepanjang jalan mereka hanya terdiam .
sampai ny dirumah yoora yang hendak pergi kekamar tertahan oleh valent .
" kenapa farel bisa bersama mu tadi pagi " tanya nya datar
" iya dia menemaniku " jawab yoora dengan santai
" kenapa dia menemani mu? apa dia suamimu kan aku sudah bilang aku akan mengantar kamu kerumah sakit? "
" tidak perlu, dan tak usah repot untuk mengantar ku " jawab yoora dengan cuek.
valent yang sudah terpancing emosi kembali karna pernyataan yoora yang terdengar biasa saja menanggapi nya . emosi valent yang sejak tadi ditahan nya karna tidak mau orang tua mereka tahu terpecah saat ini juga.
" Dasar kamu yah, aku suami mu dan kamu tidak ada sopan-sopan saat berbicara denganku, saat bersama farel saja kamu bisa berbicara sambil tersenyum denganku kamu seperti ini. kamu anggap apa aku ini ha !" ucapnya dengan marah
" sudahlah aku tidak mau berdebat denganmu " jawab yoora yang hendak pergi meninggalkan valent
" atau jangan-jangan memang benar anak itu anak dari sahabatmu itu " ujar valent yang membuat mata yoora terbelalak sangking kaget nya
"plak... tangan yoora mendarat dipipi nya valent. tutup mulutmu kalau memang kamu tidak terima anak ini sebagai anak kandungmu aku bisa mengurusnya sendiri" jawab yoora yang sudah menangis.
setelah anak ini lahir aku akan berpisah denganmu aku tidak mau menghabis kan waktu dan sisa hidupku bersama laki-laki sepertimu , mulai sekarang urus hidup masing-masing dan jangan campuri segala urusanku dan untuk hidupmu terserah aku sudah tidak perduli " suara tangis yoora pecah diruangan itu.
__ADS_1
" oke kalau itu yang kamu mau ! " jawab valent yang masih dikuasai emosinya
Kemudian yoora pergi kekamar untuk membereskan barang-barang nya untuk dipindahkan kembali ke kamar tamu bawah . Dia akan tetap tinggal dirumah valent sampai bayinya lahir dan mereka akan berpisah.