Naughty Agent Girls

Naughty Agent Girls
FIRST KISS


__ADS_3

****Sebelum baca pastikan vote nya readers dan jangan lupa untuk comment juga


Tinggalkan Jejak ya Readers


Satu motto dari Author untuk para readers ku tersayang dan tercinta


'budidayakan Votment'


Happy Reading Readers,


Sorry for typo**...



     Anak BlackVelvet berjalan beriringan dengan bangtan yg sontak menjadi sorotan para murid. Bagaimana tidak? Bangtan yg julukkannya most wanted berjalan dengan para primadona sekolah, tentunya hal ini akan menjadi perbincangan hangat dikalangan para siswa siswi sopa.


     Saat anak BlackTanvelvet memasuki koridor sekolah. Para siswa siswi tidak mengalihkan pandangannya sedikit pun dari mereka. Banyak yg merasa iri, terkejut, dan ada juga yg merasa senang karena shipper mereka goals.


      Anak BlackTanVelvet sendiri sama sekali tak mengambil pusing akan hal itu. Mereka terus berjalan dengan memasang wajah datar. Sampai tiba tiba...


"aaaaaaaaaaaaaaaaaa" teriak seorang gadis


"kalian mendengar itu?" tanya Jennie


"ne asalnya dari gudang" jawab Yeri


"ayo kita kesana" ucap Lisa


    lalu mereka berlari ke arah gudang. sesampainya di gudang mereka terkejut melihat Somi yg tergeletak dengan darah yg terus mengalir dan Jungkook langsung terduduk menangis.


"Som..somi hikss kamu kenapa hikss? Siapa yg hikss giniin kamu hikss?" ucap Jungkook dengan air mata yg terus mengalir sambil memeluk adik kesayangannya tersebut.


     Anak BlackTanVelvet lebih memilih diam dan membiarkan Jngkook , agar dia bisa tenang. Sampai pada akhirnya Lisa mendekati Jungkook.


"kook loe yg sabar ya....." belum selesai Lisa berbicara Jungkook sudah berteriak


"loe gak tau apa apa, gimana bisa sabar?! Loe gak tau rasanya jadi gw!" ucap Jungkook berteriak dengan nada tinggi sambil menampar Lisa hingga sudut bibirnya berdarah.


      Jennie yg ingin berteriak tidak jadi karena melihat kode tangan Lisa yg terangkat sebagai pertanda untuk tidak ikut campur.


"gw tau loe sedih, frustasi, kesal, & marah tapi gak gini. Kalau loe cuma diam dan nangis disini itu gak ada gunanya!! Harusnya loe gendong dia ke markas biar Jisoo buat ramuan penyembuh!!" bentak Lisa dan Jungkook hanya diam tak berkutik


"Suga loe gendong Somi ke markas dan Jisoo sama Joy siapkan ramuan penyembuh sekarang" perintah Lisa dan Suga langsung menggendong Somi menuju markas dan yg lainnya mengikuti dari belakang kecuali Jungkook dan Taehyung.


      Jungkook masih diam tak berkutik lalu Taehyung menghampirinya.


"Jungkook are you okay?" tanya Taehyung


"Ta....tae Lisa pasti benci gw" ucap Jungkook dengan pandangan kosong


"mungkin gw gak mengenal mereka dengan dekat, apalagi gw sering banget debat sama Jennie. Tapi satu hal yg gw tau dari mereka yaitu ada kehangatan dibalik kegelapan diantara mereka. Mereka memang dingin dan cuek tapi setelah mengenal mereka lebih dekat, sebenarnya mereka punya sisi kepeduliaan yg besar. Gw yakin Lisa bakal maafin loe kok. Jadi, jangan terlalu menyalahkan diri sendiri" ucap Taehyung berusaha menyemangati Jungkook.


"makasih Tae" ucap Jungkook dengan senyum


"gitu dong, yaudah kuy susul mereka" ucap Taehyung yg dibalas anggukan kepala oleh Jungkook.


•     •     •


#skip at markas


"gimana keadaan Somi?" tanya Jungkook ke Namjoon


"dia baik baik aja, dia lagi tidur sekarang. Kata Jisoo dia menambahkan obat tidur pada ramuannya agar Somi bisa tenang dan gak syok dengan kejadian yg dialaminya" ucap Namjoon. Lalu Jungkook mendesah lega.


       Jungkook terus mengamati sekeliling markas tersebut hingga ia menemukan objek yg dicarinya. LISA.


ya Lisa lah objek yg dicari Jungkook.

__ADS_1


Jungkook Pov


   Gw ngeliat dia duduk sendirian dipojokkan. Satu hal yg mengalihkan perhatian gw yaitu sudut bibirnya yg masih berdarah. Sungguh gw yg melihat itu sangat menyesal.


     Gw berencana menghampirinya dan meminta maaf padanya. Tapi baru beberapa langkah gw melihat Suga yg sudah menghampirinya terlebih dulu sambil membawa kotak P3K.


        Gw melihat Suga duduk disampingnya, sambil mengobati sudut bibir Lisa. Sungguh dada gw terasa sesak dan hati gw terasa panas. Gw ingin rasanya menghampiri mereka dan menjauhkan Suga dari Lisa, tapi gw tau kalau gw lakuin itu yg ada Lisa makin benci sama gw.


     Gw terus mengamati mereka dari sisi lain markas. Melihat mereka yg bercanda tawa membuat gw merasa kalau gw adalah pria yg terburuk didunia. Gw ngerasa kalau gw hanya bisa menyakiti Lisa, gw ngerasa gak becus buat ngejaga dia. Akhirnya gw memutuskan untuk keluar dari markas dan menuju sisi lain rooftop.


     Disinilah gw berada gw duduk terdiam diujung rooftop. Gw ngerasa gak berdaya. Sedari tadi otak gw terus memutar kejadian dimana gw membentak dan menampar Lisa. Sungguh gw adalah pria yg paling bodoh di dunia. Gw berjanji pada diri gw sendiri buat bikin Lisa bahagia tapi yang ada gw malah menyakitinya.


      Mungkin bagi orang orang gw ini alay, lebay, bucin, dan apalah itu. Tapi gw begini ada alasannya, ini pertama kalinya gw menangis dan merasa tak berdaya hanya karna seorang wanita. LISA. Ya wanita itu adalah Lisa, orang yg selalu hinggap diotak gw, orang yg berhasil membuat gw berpaling dari dunia, orang yg selalu dapat membuat gw jatuh dan jatuh lagi kedalam pesonanya, orang yg  selalu menyinari hari hari gw, orang yg membuat gw tersenyum bahagia, orang yg merubah gw menjadi lebih baik lagi, dan orang yg membuat gw mengerti akan CINTA dan rasa ingin MEMPERJUANGKAN juga KEHILANGAN.


     Sekarang setiap kenangan yg kita lakukan dulu walau cuma 2 minggu kembali terputar di otak gw. Masa dimana dia tersenyum, masa dimana gw selalu menjahilinya, dan masa dimana dia yg cuek tapi sebenernya selalu khawatir dengan gw. Gw juga ingat masa saat dia merawat gw yg sedang sakit demam. Jujur gw kangen dengan semua itu. Tanpa gw sadari air mata gw keluar begitu aja.


     Gw adalah anak yg hidup sebatang kara. Eomma gw udah meninggal sejak gw berumur 5 th sedangkan appa gw menikah lagi dengan perempuan asal Inggris. Jujur gw benci sama istri baru appa gw,  dia selalu bersikap kasar ke Somi dan gw. Kini appa gw lebih mementingkan pekerjaannya daripada gw. Semenjak SD appa gw gak pernah datang mengunjungi gw sekalipun. Dia selalu sibuk dengan keluarga barunya dan gw serta Somi gak pernah dianggap.


       Dia hanya sekedar mengirimi gw uang setiap bulannya. Dia gak pernah mengkhawatirkan kami sedikit pun. Gw dan Somi dibesarkan oleh pembantu dan supir. Gw seneng setidaknya ada bi Suzy yg merawat gw dari kecil layaknya anaknya sendiri. Gw juga amat berterima kasih pada bangtan karna saat smp semenjak gw kenal mereka, rasa kesepian gw menghilang seketika.


        Karna dibesarkan tanpa kasih sayang dan didikan orang tua, gw tumbuh dengan kepribadian yg buruk dan sifat yg buruk pula. Gw selalu kasihan dengan Somi, dia selalu ingin seperti teman temannya yg merasakan kasih sayang seorang ibu. Walau hanya berbeda 1 th saja umur kami tp sifat gw dan Somi berbeda 360°. Kalau gw lebih keras maka dia sangat rapuh.


      Tapi semua itu berubah semenjak gw dan Somi kenal Lisa. Somi menjadi lebih bersemangat semenjak mengenal Lisa. Lisa yg membuat Somi percaya diri untuk menari. Lisa juga sangat perhatian dengan Somi, dia sudah menganggap Somi bagaikan adiknya sendiri.


      Gw sungguh berterima kasih dengan Lisa. Gw berharap semua kenangan itu bisa diulang. Apakah sebaiknya gw relakan Lisa dengan orang lain. Mungkin inilah yg terbaik. Selamat tinggal Lisa, gw harap loe nemu cowok yg lebih baik dari gw.


Selamat tinggal dunia dan semesta.


     Disaat gw ingin lompat tiba tiba ada yg memeluk gw dari belakang. Disaat gw melihat kebelakang ternyata Lisa lah yg memeluk gw. Gw terkejut melihat dia menangis.


"Li.....lisa" panggil gw


"Loe gila kook......hiksss loe gilaaaa loe jahat ninggalin gw di dunia ini." ucapnya dengan air mata yg mengalir deras.


Jungkook Pov End


"loe tau dari mana gw disini?" tanya Jungkook


"tadi......


#flashback


    setelah Suga mengobati bibir Lisa, lalu Lisa beranjak pergi menuju Taehyung.


"Tae si Jungkook mana?" tanya Lisa datar


"tadi pergi keluar mungkin di sisi lain rooftop ini kali" ucap Taehyung


"owwhh.. Thx" ucap Lisa datar lalu beranjak pergi tapi ditahan oleh Taehyung.


"Jungkook nyesel Lis udh ngebentak loe, loe maafin dia ya. Dia pasti stress sekarang" ucap Taehyung dan Lisa membalasnya dengan senyum. Lalu setelah itu pergi menyusul Jungkook.


#flashback End


gitu ceritanya" ucap Lisa


"owhh... brarti kamu khawatir dong sama aku" ucap Jungkook sambil menaik turunkan satu alisnya


"eng....eng....enggak nga....ngapain juga khawatir sama kamu" ucap Lisa gagap


"aku gak nyangka Lisa yg terkenal cuek dan dingin bisa ngomong pake aku - kamu ya" ucap Jungkook dengan kekehan. Dan Lisa hanya menunduk malu. Tiba tiba Jungkook menangkup pipi Lisa dan menepis jarak diantara mereka.


5 cm



3 cm

__ADS_1



Lalu Jungkook mencium Lisa dan melumatnya sedikit



*anggep itu Lisa & Jungkook lagi di rooftop ya 😉


    Lisa hanya diam tak berkutik akibat kaget. Lalu Jungkook melepas ciuman tersebut.


"saranghae Lisa-ya" ucap Jungkook sambil menatap manik mata Lisa dalam. Sedangkan Lisa sendiri masih diam tak berkutik dengan ekpresi terkejutnya.


Tiba tiba...


"ekhem..... ekhem... ada yg udah ngelakuin first kiss nih" ucap Jimin


"loh kalian kok disini?" tanya Jungkook


"kalian lama banget perginya, jadinya kita nyusulin kalian, eh pas nyampe kita liat kalian ciuman" ucap Namjoon


"btw itu first kiss nya Lisa juga lho!" ujar Jisoo


"wah uri maknae udah besar, udah berani nyosor nih" ucap Hoseok yg dibalas cengiran oleh Jungkook.


"oh iya Somi gimana?" tanya Lisa berusaha mengalihkan topik


"Somi udh sadar tadi" jawab Jisoo


"yaudah kuy samperin" ucap Jungkook lalu mereka semua menuju markas.


#at markas


   Somi yg melihat mereka telah kembali langsung berlari dan memeluk Lisa.


"Lisa eonnie dari mana aja, Somi nungguin tau?" ucap Somi


"hehehe mianhe ya, udah bikin Somi nunggu. Tapi Somi mau kan janji sama eonnie kalau Somi gak akan ngasih tau siapa siapa soal tempat ini" ucap Lisa lembut sambil menunjukkan jari kelingkingnya


"ya Somi janji" ucap Somi sambil menautkan jari kelingkingnya ke jari kelingking Lisa. Lalu setelah tautan mereka terlepas mereka berpelukan.


"saranghae Lisa eonnie" ucap Somi


"nado saranghae Somi" ucap Lisa dengan senyum


'Kakak sendiri malah gak dianggep. Enak ya Som bisa meluk Lisa, gw kan juga mau. Mana dibales nado saranghae lagi' -Jungkook


"Som siapa yg buat kamu sampai terluka kayak tadi?" tanya Lisa lembut karna takut Somi trauma akan kejadian tadi.


"Somi gak tau eonnie. pelakunya pakai baju serba hitam dan topeng" jawab Somi


"Somi inget gak ciri cirinya?" tanya Lisa lagi


"yg Somi inget dia itu........"


****TBC


Kira kira apa ya ciri ciri si pelaku? Dan siapa sih yang udah ngelakuin itu ke Somi? Jawabannya di next chapter ya☺


Annyeong Yerobun,


VOTMENT Juseyo


See You Next Chapter ❤❤❤


Saranghae


Jeon Sinhwa**

__ADS_1


__ADS_2