
**Annyeong readers...
Happy reading readers,
Sorry for typo.....🙏**
~Lisa : Kamu bagaikan menulis di lembaran kosong dan akulah lembaran kosong yg kamu isi tersebut.
Jungkook : maka aku akan mengisi lembaran kosong itu dengan moment yg indah~
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
#Keesokan paginya
Kini semua anak BlackTan sedang berkumpul di ruang makan kecuali Rose. Mereka sedang menunggu Jisoo dan Jin menyelesaikan masakannya.
"lho, si Rose mana?" tanya Jisoo yg datang bersama Jin sambil membawa masakan mereka.
"oh iya gw gak liat Rose dari tadi" ucap Jhope
"biar gw yg cek ke kamarnya, jangan ada yg makan dulu!!" ujar Jisoo dan yg lainnya hanya mengangguk pasrah sambil menahan lapar.
"Aaaaaaaaaaaaaaa" teriak Jisoo
Lalu anak blacktan pun langsung bergegas ke atas dan menghampiri Jisoo.
"kenapa Jis?" tanya Jennie panik
"loe liat sendiri ke kamar Rose" ucap Jisoo
Lalu Jennie dan yg lainnya pun masuk ke kamar Rose.
"OMO!!! Cepet bawa ke rumah sakit" teriak Jennie
"jangan!!! Biar Jisoo aja yg ngobatin" ujar Lisa
"cepet kalian gendong ke ruang khususnya Jisoo" ucap Lisa lalu Jin dan Namjoon langsung menggendong rose ke ruang praktek Jisoo.
"kok Rose bisa kayak gitu sih?" tanya Jisoo yg masih shock
"udah Jis mending loe tanganin Rose dulu biar gw sama Jennie yg nyelidikin" ucap Lisa datar lalu Jisoo bergegas menuju tempat ruangannya praktek biasa membuat ramuan obat dimana Rose berada sekarang.
"Lis, kayaknya Rose nyakitin dirinya sendiri deh" ucap Jennie
"hmm, iya gw setuju dia nyakitin dirinya sendiri pake nih cutter" ucap Lisa menyetujui ucapan Jennie
"tapi kenapa?" tanya Jennie bingung
"Jim apa kemarin ada terjadi sesuatu?" tanya Lisa datar dan menatap tajam Jimin.
"enggak Lis, kemarin gw ama Rose langsung pisah setelah selesai nyelesain misi. Gw pas pasan sama dia pas di depan mansion, tapi entah kenapa dia kayak lebih dingin gitu" ucap Jimin
"Jen ikut gw, sisanya kalian tunggu kabar Rose dari Jisoo" ucap Lisa datar lalu pergi bersama Jennie ke kamarnya.
"jadi, menurut loe apa penyebabnya?" tanya Jennie ketika sudah berada berdua di kamar Lisa.
"kita periksa dari laptop gw" ucap Lisa lalu menunjukkan layar monitor yg berisi seperti rekaman cctv
"lah loe taruh cctv dimananya Rose?" tanya Jennie heran
"loe lupa apa gimana??! Kan loe pada pake bros yg udah ada mini cameranya" ucap Lisa dan Jennie hanya mencengir saja.
Lalu mereka melihat dari awal kegiatan Rose sampe akhirnya dia nyakitin dirinya sendiri.
"Gotcha!!! Jimin penyebabnya" ucap Lisa
"awas aja si bantet itu kalo sampe Rose kenapa napa... Siap siap makin gw bikin bantet dia!!!!" seru Jennie
"btw kita rahasiain ini dari mereka ya, kita kasih tau ke Jisoo aja" ujar Jennie yg diangguki Lisa lalu mereka kembali menuju ke tempat Jisoo untuk melihat keadaan Rose
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
"soo gimana?" tanya Jennie
"dia udah siuman, cuma entah kenapa sikapnya dingin banget" ucap Jisoo lalu mereka bertiga masuk ke dalam ruangan tersebut.
"keluar gih loe pada" ucap Lisa datar nan dingin yg membuat semua anak bangtan langsung buru buru keluar.
Jennie langsung membisikkan ke Jisoo alasan penyebab Rose kayak gini.
"Ros, gw tau kok rasanya kayak apa. Tapi melukai diri sendiri gak akan menyembuhkan apapun, yg ada loe malah buat orang lain khawatir" ucap Lisa lembut ke Rose
"loe gak ngerti rasanya Lis!! Loe gak ngerti!! Dan loe gak akan pernah bisa ngerti!! Loe enak banyak yg suka ama loe!! Banyak yg cinta ama loe!! Loe punya Jungkook yg tulus ama loe! Sedangkan gw? Gw hanya menderita!!" bentak Rose
"Rose..... semua itu tergantung dari cara loe berpikir dan menanggapinya. Gw tau loe banyak masalah dan tekanan. Gw tau cinta pertama loe hancur gitu aja dan gw juga tau sekarang loe kecewa, loe sedih, loe ngerasa di PHP in. Gw emang belum pernah ngerasain itu semua. Mungkin karna gw emang gak mengenal cinta. Tapi Rose..... percaya ama gw, loe itu lebih mending dibandingkan kita bertiga.
Loe lebih disukai di kalangan anak perempuan. Loe spesial dan berharga Rose. Gw yakin suatu saat nanti loe bakal nemu cowok yg lebih dari Jimin." ucap Lisa menenangkan Rose
"hiks.....hiks.... apa gw dilahirkan untuk menderita?? hiks..... Apa gw gak boleh bahagia? hiks......" ucap Rose sambil menangis sesenggukan
"gak kok, loe dilahirkan untuk bahagia bukan menderita" ucap Jisoo lalu memeluk Rose
"tenang aja Rose, yg ngelarang loe bahagia bakal gw santet tuh orang. Dan kalau Jimin masih ngegangguin loe biar gw bakar, trus tulangnya gw bagiin ke dalgom ama kuma. Trus dagingnya gw kasih ke singa" ucap Jennie
lalu mereka berempat berpelukan saling menyalurkan kekuatan, kasih sayang, kehangatan, dan rasa ingin melindungi satu sama lain.
Tiba tiba..
Krukk....
Krukk....
"hehehehe gw laper" ucap Rose nyengir
"ya udah yuk ke bawah, gw dah masak kimchi sama sup rumput laut special buat loe" ucap Jisoo
"buat kita soo?" tanya Jennie
"omelet" jawab Jisoo dan Jennie langsung memanyunkan bibirnya
"canda elah Jin, buat loe gw juga masak kimchi ama sup rumput laut kok" jawab Jisoo yg tak sadar mengucapkan nama Jin
"hah?? Jin? Gw Jennie soo bukan Jin. Apa jangan jangan loe suka sama Jin ya? goda Jennie
"apaan sih, gw salah nyebut" ucap Jisoo
"btw kemarin di rooftop loe pada ngomongin apaan?" tanya Rose yg tiba tiba ingat Lisa mengajaknya ketemuan di rooftop.
"nih dah gw rekam" ucap Lisa lalu memutar rekaman tersebut.
#Yesterday at rooftop
"Lis, loe mau ngomong apaan?" tanya Jennie
"kenapa?" tanya Jisoo
"pastiin kalian siap" ucap Lisa
"kita emang selalu siap" balas Jennie
"nanti gw bakal membongkar segalanya" ucap Lisa sambil bersmirk
"hah?? bongkar apaan?" tanya Jisoo penasaran
"kita lihat pas D-Day nya nanti" jawab Lisa
"yaaa Lis gw kepo nih, D-Day nya kan masih 3 hari lagi" ucap Jisoo cemberut
"3 hari itu cepet" ucap Lisa datar
"btw Lis, bentar lagi kita kelas 12 kan?" tanya Jisoo yg dibalas deheman oleh Lisa
"kita sekolah atau gak?" tanya Jisoo
"maksudnya?" tanya Lisa bingung
"IQ kita diatas rata rata, kita kan dah lulus S2 padahal umur kita baru 16 th. Kita SMA lagi kan karena misi ini. Kalo misi selesai kita sekolah lagi atau gak?" ucap Jisoo menjelaskan maksudnya
"idk" jawab Lisa ( I Don't Know )
"gw sih ogah" ujar Jennie
"gw juga" ucap Lisa datar
"berarti prom hari terakhir kita sekolah donk?" tanya Jisoo
"mungkin" jawab Lisa
"prom nanti loe pada sama siapa pasangannya?" tanya Jisoo
"gw gak ikut prom nanti kayak nya" ucap Jennie
"me too" timpal Lisa
"iihhhh ikut aja, kan nanti pake topeng" ucap Jisoo
"mls" balas Lisa ( males )
"ikut ya...ya....ya..." bujuk Jisoo dengan eye puppy nya
"ne" jawab Lisa dan Jennie bersamaan.
"yeaaayyy maacih my sister. Uhhh pasti ntar seru banget" ucap Jisoo
"ne in biar ppali" ujar Jennie
__ADS_1
#End
●●●
Dorrrr......
Dorrrr......
Dorrrr......
*suara dobrakan pintu dari luar
"Oyyyy cepet napa!! Laper nih!!" teriak Taehyung dari luar
"kuylah kasihan mereka belum makan" ucap Jisoo
Lalu mereka berempat segera keluar menuju ruang makan gabung bersama anak bangtan untuk makan.
#Skip selesai makan
Kini anak BLACKTAN sedang berada di ruang tamu. Sedari tadi suasana amat canggung. Mereka sedang membahas mengenai latihan terakhir. Ya sekarang 2-Day to go big mission. Mereka sedang membahas untuk latihan terakhir, karena bagaimanapun juga BP masih ragu dengan BTS
"Intinya gw gak mau latihan bareng Jimin" ucap Rose datar
"Kenapa Rose?" tanya Jimin bingung dan tak digubris oleh Rose sedikit pun.
"tuker aja" usul Namjoon
"apa senjata dan bidang kalian?" tanya Lisa datar
"sesuai yg kau tetapkan.
Jin dan Jisoo \= membuat berbagai ramuan dan penyerang jarak jauh. Senjata mereka adalah smart arrow, revoler, dan pistol.
Jennie, Taehyung, dan gw menggunakan senjata pedang, revoler, pistol, dan katana.
Jennie, gw, dan Taehyung sebagai penyerang jarak dekat dan membuat senjata.
Rose, Jimin, dan Jhope bertugas membuat racikan bom dan bom asap dan menghapuskan jejak. Senjata mereka snipper, revoler, dan pistol. Mereka penyerang jarak jauh.
Loe, Jungkook, dan Suga bertugas sebagai penyerang jarak dekat, dan membuat alat canggih. Loe dan jungkook juga meng-hack berbagai cctv. Loe juga yg menyusun strategi. Senjata kalian Machine Gun, katana, revoler, pistol, dan heart attacker (khusus Lisa).
Selain itu, kita semua membawa liptint yg dapat mengalirkan listrik, dan payung minimalis yg dapat menembakkan racun" jawab Namjoon panjang lebar.
"Itu dikelompokkan berdasarkan?" tanya Lisa
"keahlian" jawab Namjoon
"lalu?" tanya Lisa lagi sedangkan yg lainnya hanya menyimak
"maksudnya?" tanya Namjoon tak paham
"Apa yg terjadi bila ditukar?" tanya Lisa
"tentu saja akan berantakan dan yg ada menjadi kacau" ucap Namjoon lalu Lisa mengangkat sebelah alisnya
"ah ne gw ngerti, kalau dituker yg ada malah bencana" ucap Namjoon
"tapi gw gak mau Lissss, pleasssseeee gw ama Jhope aja ya" ucap Rose memohon yg dibalas gelengan oleh Lisa
"ya udah pokoknya gw gak bakal nganggep si bantet" ucap Rose berdiri lalu saat ia ingin beranjak pergi ia mengurungkan niatnya karena suara Lisa.
"terserah, tapi kalo ada apa2 maka loe yg harus tanggung jawab. Ingat bersikaplah profesional sebagai agent senior terhormat" ucap Lisa dan Rose hanya membuang nafas kasar.
"okay latihan dimulai, let's kill the Death" ucap Lisa
mereka semua sibuk latihan tanpa henti, bahkan mereka melewatkan jam makan siang saking seriusnya latihan.
Tiba tiba...
"AAAAAAAAAAAAAA" teriak....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
*TBC**
Annyeong readers....
Budidayakan LIKE, VOTE, & COMMENT ya...
See U Next Chapter
Saranghae❤
Jeon Sinhwa**
__ADS_1