
****Sebelum baca pastikan VOTE ya readers dan jangan lupa untuk like & comment
Satu motto dari Author :
'VOTMENT memang adalah hal kecil dan biasa. Tapi ketahuilah bagi seorang author itu adalah hal yg paling spesial yg diberikan seorang readers'
Happy Reading Readers,
Sorry for typo**....
"Lisa awas...." teriak Jungkook dari arah kejauhan. Lisa yg mendengar itu langsung menoleh ke belakang dan menepis pedang tersebut.
Lisa menendang sang dalang hingga tersungkur.
"ada kata kata terakhir?" tanya Lisa sambil tersenyum devil
"kau cewek gila, kau akan mati ditangan bosku" ucap pria tersebut.
"really?" ucap Lisa tanpa menghilangkan senyum devilnya.
Lalu Lisa bersiap mengayunkan pedangnya
Srettt...
"bye" ucap Lisa setelah mengayunkan pedangnya ke jantung si pelaku tadi.
Lalu seluruh anak BlackTan menghampirinya.
"loe gak papa kan Lis?" tanya Jungkook yg dibalas deheman oleh Lisa.
"kalau gitu ayo kita pulang" ucap Jennie lalu seluruh member blacktan kembali ke mansion BP.
# # #
#skip at Mansion
"hari ini begitu melelahkan" ucap Rose
"hmm, btw sampai kapan kalian disini?" tanya Lisa datar ke anak blacktan
"bolehkah kami menginap?
Ini sudah tengah malam..
Tidak mungkin kami kembali ke asrama dan juga rumah kami sangat jauh dari sini" ucap Namjoon
"noooo" ucap Jennie
"boleh saja asalkan kalian berjanji untuk pulang besok pagi" ucap Jisoo.
Emang diantara semua anak BP cuma Jisoo yg punya rasa simpati dan empati.
"Gamshabnida" ucap bangtan serempak lalu membungkuk hormat.
"kalian akan tidur di kamar tamu.
Jin, Jimin, Taehyung, dan Jungkook di lantai 2 sedangkan sisanya di dekat ruang tamu. Kamar kami ada di lantai 3, jika butuh sesuatu bilang saja pada bi Hye Kyo." ucap Jisoo panjang lebar dan bangtan mengangguk.
●●●
Lisa Pov
Gw gak bisa tidur. Gw bingung harus ngapain. Tiba tiba mata gw tertuju pada sebuah benda. Benda itu adalah ponsel milik si dalang yg gw ambil setelah ngebunuh dia.
Gw akhirnya memutuskan untuk mengecek alias menghack ponsel si dalang. Gw bukan cuma sekedar menghack sosial media si pelaku melainkan sampai ke sistem jaringan ponsel tersebut.
Gw berhasil nembus perangkat lunak nya hingga menemukan beberapa history yg sudah dihapus. Gw mengecek satu per satu tiap history, hingga pada akhirnya gw menemukan sesuatu yg berguna.
Gw menemukan kontak temannya yg juga melalukan aksi di party tadi. Gw menghubungi kontak temennya tersebut. Gw membuat janji dengannya di Café Bané jam 1 kst. Sungguh bodoh temannya itu karna percaya bahwa gw adalah si dalang. Gw pun segera pergi tidur.
Lisa Pov End
# # #
#pagi harinya
"kalian sudah bangun?" tanya Jisoo saat melihat anak bangtan sudah berada di ruang keluarga.
"ne, kami akan bersiap untuk sekolah" ucap Jin
"sekolah diliburkan selama sebulan" ucap Jisoo
"wae?" tanya Namjoon
"ada renovasi" jawab Jisoo lalu memanggil salah satu maid.
"tolong billang ke koki untuk membuatkan sarapan untuk mereka, dan juga saya dan saudari saudari saya." ucap Jisoo
"ne, nyonya. Apa yg harus dimasak untuk sarapan?" tanya maid tersebut
"berapa kali saya bilang!!! Saya benci dipanggil NYONYA, panggil saya NONA" ucap Jisoo berteriak sambil menekan kata nyonya dan nona. lalu bi Hye Kyo menghampiri mereka.
"choesong hamnibda nona" ucap maid tersebut lalu membungkuk hormat.
"ada apa ini nona Jisoo?" tanya bi Hye Kyo lembut
"bilangin ke si maid ini kalau saya BENCI dipanggil nyonya" ucap Jisoo sambil menekan kata benci
"baiklah nona, nona Jisoo ingin dibuatkan sarapan apa?" tanya bi Hye Kyo lembut.
"tolong buatkan saya dan teman teman serta saudari saya kimchi bokkeumbap" ucap Jisoo ramah
"baiklah nona" ucap bi Hye Kyo lalu pergi menuju dapur bersama maid tadi.
*******bi Hye Kyo itu kepala asisten rumah tangga di mansion BP sejak BP masih kecil, dan merupakan kepercayaan keluarga Kim
*maid itu semacam pembantu gitu ya****
"kita jadi gak enak" ucap Jin
"sans aja" ucap Jisoo
"btw soo, banyak banget pekerja di rumah loe" ucap Hoseok
"owwh...
Ada 13 maid, 2 tukang kebun, 1 koki kepercayaan, 4 tukang buat bersihin kolam renang, 2 tukang buat ngebersihin kolam ikan, 2 satpam, 8 supir dan 8 bodyguard masing masing untuk gw dan adik serta abang gw" ucap Jisoo sedangkan anak bangtan hanya melongo mendengarkan penjelasan Jisoo.
__ADS_1
"btw rumah loe besar dan mewah banget" ucap Jin kagum
"ya jelas, kediaman Kim's Family ya pasti mewahlah" ucap Jisoo sambil menyombongkan diri
"btw ortu loe tau kalau loe agent rahasia?" tanya Namjoon tiba tiba
"ta..." belum selesai Jisoo ngomong udh dipotong Lisa
"tau" ucap Lisa yg tiba tiba muncul bersama Jennie dan Rose
"lalu tanggapan mereka?" tanya Jungkook
"B aja, lagian mereka tau kalau kita bad girl, dan juga semenjak mereka tau kalau kita buronan mereka jadi lebih memperhatikan kita. Bahkan mereka sering membantu kita dan mengizinkan kita menjadi agent" ucap Jennie
"benarkah?" tanya Jimin ragu
"tentu saja" ucap Rose
"yang kudengar bukankah Mr.Kim memiliki perusahaan penghasil teknologi canggih?" ucap Namjoon
"benar" jawab Jennie
"berarti beberapa teknologi yg kalian pakai merupakan buatan Mr.Kim?" ucap Namjoon
"Yups tepat sekali, tapi walau begitu rata rata teknologi ini dibuat oleh Lisa" ucap Jisoo
"btw karna ini libur apa yg akan kita lakukan?" tanya Jimin
"tentu saja menyelidiki misi utama kita" ucap Jennie
"tak ada libur kah?" ucap Taehyung
"nothing" ucap Lisa datar
"kita akan liburan setelah misi utama terselesaikan" ucap Rose
"udah bahas itu ntar aja, kita sarapan dulu" ucap Jisoo lalu mereka sarapan bersama.
#skip saat selesai makan
"apa yg kita lakukan pertama kali untuk menyelidiki kasus ini?" tanya Suga dan anak BP tampak sedang berpikir.
"oh ya gw hampir lupa, kemarin saat gw membunuh dalang pengacau pesta tersebut, dia bilang kau cewek gila, kau akan mati ditangan bos ku , berarti dia disuruh oleh seseorang" ucap Lisa
"lalu apa kau menemukan petunjuk lainnya?" tanya Jennie
"gw ngambil ponsel dari sakunya" ucap Lisa.
"biar kutebak kau masuk ke jaringan hp tersebut dan mencari berbagai info pribadi dari si dalang dan orang orang yg berhubungan dengannya" tebak Jennie yg diangguki Lisa
"lalu apa yg kau temukan?" tanya Rose
"many information" ucap Lisa
"apa itu?" tanya Jisoo
"yg paling penting adalah gw menemukan salah satu temannya yg juga ikut dalam acara kemarin, tapi sayangnya dia berhasil kabur." ucap Lisa
"lalu?" tanya Jennie
"i have a good news" ucap Lisa
"what is that?" tanya Rose
"bagaimana bisa?" tanya Jisoo heran
"so easy, gw cuma ngehubungin lewat nomor si dalang dan bodohnya temennya sama sekali gak curiga" ucap Lisa
"kapan kalian janjian?" tanya Jennie
"jam 1 kst di café bené" ucap Lisa datar
"bukankah itu sebentar lagi?" tanya Jisoo yg diangguki Lisa
"kalau gitu mari kita bersiap" ucap Rose
"bagaimana dengan kami?" tanya Namjoon
"bersiaplah" ucap Lisa
lalu mereka semua bersiap
"apa rencananya?" tanya Taehyung
"kalian bangtan tunggu di mobil, biar kami yg urus" ucap Lisa datar
"what?!, kami juga ingin membantu" ucap Namjoon
"gw gak suka dibantah, diem dan ikutin alurnya" ucap Lisa dengan aura dinginnya yg buat semua orang merinding.
"lalu kita?" tanya Jisoo
"kita ber-akting layaknya kita adalah teman baik si dalang" ucap Lisa
"lalu?" ucap Jennie
"kita mengajak teman si dalang ini untuk makan, yg sebenarnya kita mengajaknya ke tempat introgasi" ucap Lisa
"kalau dia tak mau?" tanya Rose
"bius aja" ucap Lisa santai dan BP hanya mengangguk paham.
.
.
.
.
.
****Lisa POV****
Gw sama yg lainnya mulai masuk kedalam cafe. Terlihat jelas orang yg bakal kita temuin duduk di pojok jendela. Gw sempet nge hack juga hp si temen dalang tersebut. Saat gw mencari data personalisasi nya.
__ADS_1
Gw dapet umur, tempat tinggal, bahkan nama pacarnya. Umurnya masih 20-an dan pacarnya gw kenal baik. Nama dia Soobin dan nama pacarnya Yoona, salah satu orang yg paling gw benci banget. Kenapa?
Karena Yoona lah orang yg ngefitnah gw.
Gw sama yg lainnya langsung ngehampiri si temen dalang tersebut.
"Annyeong Soyaa imnibda" ucap Jisoo mwmperkenalkan dirinya pada pria tersebut. Btw kita pake nama palsu ya, biar gak ketahuan identitas kita.
"Annyeong Rosie imnibda" ucap Rose
"Annyeong Ruby imnibda" ucap Jennie dengan senyum.
Yg gw yakin banget itu fake smile dan terpaksa.
"Annyeong Alice imnibda" ucap gw berusaha seramah mungkin.
"kalian siapa ya?" tanya pria tersebut. Mungkin dia heran kenapa kita tiba tiba muncul dan memperkenalkan diri.
"kami temannya Taehyun" ucap Jisoo
*Taehyun itu nama dalang yg dibunuh Lisa pas itu ya
"lalu hubungannya kalian dengan gw apa ya?" tanya Soobin
"gak ada, kita kesini karena disuruh sama si Taehyun. Katanya mau nongkrong bareng" ucap Rose
"oh gitu yaudah duduk gih" ucap Soobin.
Lisa memberi kode pada Jennie. Lalu Jennie berpura pura menelfon Taehyun.
"eh... katanya si Taehyun, kita disuruh ke restoran deket sini" ucap Jennie dengan aktingnya
"yaudah kalau gitu kita ke restoran itu" ucap Soobin
"kuy" ucap BP lalu mereka keluar dari cafe. Tanpa Soobin sadari anak BP sedari tadi bersmirk.
.
.
.
.
.
.
# at perjalanan
"katanya deket kok lama?" tanya Soobin yg kini berada di dalam mobil BP.
Btw bangtan ama BP beda mobil ya, bangtan mengikuti BP dari jauh supaya Soobin gak curiga.
"ini juga mau sampe" ucap Rose
"lama banget...." belum selesai Soobin ngomong udah dibius sama Lisa.
"cowok kok mulutnya kayak bebek" ucap Lisa datar sedangkan anak BP lainnya hanya terkekeh.
Setelah sampai Soobin diikat pada salah satu kursi dan ditinggalkan sendiri.
"jadi siapa yg mau ngeintrogasi dia?" tanya Namjoon
"loe aja Lis ama Jennie" ucap Rose
"wae?" tanya Lisa datar
"kalau kita yg ada dia malah gak takut" ucap Jisoo dengan cengiran sedangkan Lisa dan Jennie hanya menghela nafas pasrah.
"Hwaiting! Kita pantau dari monitor ya" ucap Rose dan Lisa hanya menganggukkan kepala.
"ayo Lis" ucap Jennie lalu mereka menuju tempat introgasi.
.
.
.
.
.
LisJen Side
"sudah sadar rupanya" ucap Jennie dengan senyum devilnya
"apa yg kalian lakukan? Lepaskan gw" ucap Soobin
"sederhana kok, loe ngasih tau informasi yg kita butuhkan, maka gw akan bebasin loe" ucap Jennie
"gak akan" ucap Soobin sambil terus berusaha melepas ikatannya
"gw dah bilang baik baik ya, mending loe turutin apa kata gw dari pada loe nyesel nanti" ucap Jennie yg mulai emosi
"gak akan" ucap Soobin tetap kukuh yg membuat Jennie naik darah
Disisi Lain
"kok Lisa diem aja?" tanya Jimin
"takut kali" jawab Hoseok asal
( Back To LisJen )
"Jangan buat kesabaran gw habis deh" ucap Jennie yg udah emosi
"Say or die" ucap Lisa datar
"hey cantik, mending kau main dengan ku" ucap Soobin sambil menggoda Lisa
Tiba tiba ada sebuah katana yg dilemparkan menuju arah Soobin yg nyaris mengenai kepalanya.
Mau tau siapa pelemparnya? Jawabannya adalah Lisa.
Ya Lisa lah yg melempar katana tersebut.
"Don't play with me or you will be die" ucap Lisa datar sedangkan Soobin hanya meneguk salivanya kasar.
***TBC*
Mau cepet up? Ayo spam like, comment, dan juga jangan lupa vote ya supaya author jg semangat up nya ☺
__ADS_1
💜💜💜💜💜gomawo💜💜💜💜💜**