Naughty Agent Girls

Naughty Agent Girls
DAY -2 part 2


__ADS_3

**Annyeong readers


Happy reading


Sorry for typo........🙏**



~mawar itu merah


violet itu biru


Selamanya aku tahu


Aku masih mencintaimu~


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


"AAAAAAAAAA" teriak Jisoo yg membuat yg lainnya langsung berkumpul menghampirinya di dapur


"kenapa soo?" tanya Rose panik


#Flashback


     Jisoo dan Jin sedang latihan menggunakan panah. Saat sedang latihan Jisoo ingat dia tadi sedang merebus air. Jisoo langsung berlari ke dapur. Sesampainya di dapur ia segera mematikan kompor.


"fiuhhhh untung aja gak terlambat" ucapnya


     Lalu disaat Jisoo ingin kembali ke tempat latihan tiba tiba ada sekumpulan ninja berpakaian hitam mengepungnya. Mereka berjalan mendekati Jisoo dan menyodorkan pedang ke arahnya. Jisoo yg sedang tak membawa senjata apa apa dan juga tak pandai dalam seni bela diri langsung teriak sekencangnya.


"AAAAAAAA" teriak Jisoo dan seketika ninja ninja itu hilang dalam kumpulan asap.


#Flashback Off


"hah ninja? Gimana mereka bisa masuk?" ujar Jimin bingung sedangkan Jin tampak sedang memeluk Jisoo untuk menenangkannya.


"entahlah kita juga gak tau, padahal mustahil bisa menembus sistem keamanan di sini" ucap Jennie


"yg gw tau pasti ninja itu suruhan dari Death" ucap Lisa datar


"soo di samping loe apaan tuh?" ucap Hoseok yg melihat secarik kertas yg ditancapkan pada anak panah.


    Jisoo lantas melihat ke sampingnya. Saat baru ingin memegangnya Lisa langsung berteriak menghentikannya.


"jangan dipegang!!! Anak panah itu telah diberi racun mematikan" seru Lisa


"lalu bagaimana kita melihatnya?" tanya Namjoon


"ya pake mata lah" jawab Rose asal


"gw juga tau kalau ngeliat pake mata. Maksud gw gimana cara ngeliat isi kertas itu kalo gak boleh dipegang" ucap Namjoon


"salah sendiri ngomong gak lengkap" balas Rose


"udah sekarang, soo loe ambil ramuan penghilang racun" ucap Lisa dan Jisoo langsung mengambil nya


3 menit kemudian....


"nih Lis" ucap Jisoo


   Lalu Lisa langsung menuang ramuan tersebut di anak panah yg mereka temukan tadi. Lisa mengambil anak panah tadi, mengeluarkan secarik kertas yg tertancap dan membacanya.


***Untuk : Psychopaty


Hai, sudah lama ya


Gak usah basa basi lah ya. Langsung aja temui gw 2 hari lagi di menara Lotte World atau dunia ini akan hancur. Bisa dibilang data negara dah kita curi. Chip berharga pun telah kita curi.


Mau tau buat apa? Gak buat apa apa kok. Kita cuma mau liat kalian gagal dan dunia ini hancur. hahahhahaahhaha.


Kalian tahu? Kita dah berhasil nyuri Mkultra dengan kata lain kita bisa aja ngendaliin semua manusia di dunia ini.


Gini deh, gw kasih penawaran spesial buat kalian Psychopaty. Kalian nyerahin diri kalian ke kita maka dengan senang hati kita bakal batalin rencana kita. Gimana? Penawaran yg bagus kan? Tenang yg kita maksud  bukan semuanya kok. Kita cuma mau Athena, Artemis, Afrodite, dan Hera.


Dari : kalian pasti tahu kan siapa***


   Lisa yg membaca surat tersebut langsung meremas kuat kertas itu.


"kenapa Lis?" tanya Jennie


"baca sendiri" ucap Lisa datar lalu memberikan kertas itu kepada Jennie


   Jennie dan yang lainnya pun membaca isi kertas tersebut dengan seksama.


"lalu apa yg harus kita lakukan?" tanya Jennie


"apa kita harus menyerahkan diri?" tanya Rose


"aniyo.... lebih baik kita berlatih dan pikirkan ini lagi nanti" ucap Lisa lalu mereka semua kembali berlatih


2 jam berlalu......


"berkumpul" ujar Lisa datar


"kenapa Lis?" tanya Jhope


"waktunya tes" ujar Lisa


"hah?!" seru anak bangtan kompak


"ada yg mau menolak?" tanya Lisa dengan tatapan death glare nya  yg membuat anak bangtan serempak menggeleng.


"ok, kita mulai tes nya" ujar Lisa


"kita di tes disini Lis?" tanya Rapmon yg dibalas dengan gelengan kepala oleh Lisa


"trus dimana?" tanya Jhope


"Di Hogan Alley" jawab Lisa datar


"Hogan Alley bukannya tempat pelatihan para fbi? Tempatnya kayak kota minimalis gitu kan?" tanya Rapmon yg dibalas deheman oleh Lisa


"em......" ucap Namjoon


"jangan banyak tanya" potong Lisa


    Lalu mereka semua menuju ke Hogan Alley menggunakan jet pribadi. Sesampainya disana para agent fbi yg melihat mereka lebih tepatnya BP langsung memberi hormat.


"ok, sekarang gw mau Jin loe lawan Jisoo" ucap Lisa dan mau tak mau Jin harus melawan Jisoo


"bagi yg kalah bakal dapet hukuman spesial dari gw. Waktu kalian hanya 30 menit" tambah Lisa dengan wajah datarnya


   Jisoo dan Jin menyerang satu sama lain. Jisoo terus berlari sana sini yg membuat Jin harus mengejarnya. Tiba tiba Jisoo terjatuh akibat kesandung batu dan ini tentunya peluang besar bagi Jin untuk mengalahkan Jisoo.


    Jin mulai menarik anak panahnya ke arah  Jisoo. Ketika ia ingin membidiknya entah kenapa hatinya menjadi goyah. Jin menarik nafas lalu menetralkan jantung dan pikirannya.

__ADS_1


   Ia mulai membidik anak panahnya...


Ctass....


Anak panah tersebut melesat.....


Tapi bukannya mengenai Jisoo malah mengenai tiang listrik di samping Jisoo.


Ya.... Jin sengaja melakukannya. Pikirannya berkata bahwa ini adalah peluang besar tapi hatinya berkata lain. Hingga akhirnya Jin sengaja melesetkan bidikannya.


Jisoo yg melihat itu segera bangkit dan bingung. Jisoo tahu Jin memang belum seahli dirinya dalam menggunakan panah, tapi dia sangat yakin jika Jin mampu membidiknya. Apa Jin sengaja? batin Jisoo.


Jin sedari tadi masih diam tak berkutik. Ia terus menatap Jisoo dengan sorot mata yg tak dapat diartikan.


'Loe kenapa si Jin? Gak biasanya loe begini. Tadi itu kesempatan emas loe. Kenapa malah loe sia siain? Kenapa pikiran sama hati gw berbanding terbalik sih. Apa iya gw tertarik ama Jisoo? gw emang tertarik sih sama Jisoo secara dia cantik kayak bidadari. Tapi kan cuma tertarik gak sampe suka apalagi cinta'- Jin


Jisoo yg melihat Jin hanya diam tak berkutik langsung saja nengambil anak panahnya. Baru saja ia ingin membidik Jin tapi Jin telah menyerah duluan.


"Give Up" ujar Jin yg sontak membuat anak blacktan kaget


    Lalu Jin segera menghampiri tempat anak blacktan lainnya yg disusul oleh Jisoo.


"Why?" tanya Lisa datar dan menusuk


"gak papa" jawab Jin singkat lalu langsung duduk di samping Rapmon


●○●○


"berikutnya Jennie melawan Namjoon" ujar Lisa


    Lalu Jennie dan Namjoon bersiap siap. dan mereka mulai menyerang satu sama lain.


"loe kenapa nyerah Jin? Bukannya tadi kesempatan emas loe?" tanya Hoseok


"gak papa" jawab Jin singkat



"udahlah loe nyerah aja" ucap Jennie dengan nada remeh


"hanya di dalam mimpi mu" ucap Namjoon lalu mulai menyerang Jennie lagi dengan pedangnya


   kini mereka saling beradu pedang satu sama lain. Hingga akhirnya Jennie memenangkan tes ini.


●○●○


"Selanjutnya Jhope melawan Rose" ujar Lisa


Kini baik Jhope maupun Rose sedang berada di tempat persembunyiannya masing masing. Mereka saling menembak satu sama lain hingga akhirnya Rose yg menang.


●○●○


"selanjutnya Taehyung melawan Rose" ucap Lisa


"hah? Kok Rose sih Lis? Kan gw latihannya bareng si Jennie" ujar Taehyung


"loe mau lawan Jennie?" tanya Lisa lembut tapi menusuk.


"iya" jawab Taehyung lantang


"silahkan tapi kalo loe sampe kalah dari Jennie maka hukuman loe 2× lipat.


Udah bagus gw suruh lawan Rose yg setara kekuatannya ama loe.


Asal loe tau, Jennie terlalu mustahil untuk loe kalahkan apalagi dapatkan" ucap Lisa dingin dengan smirknya sedangkan Taehyung hanya meneguk salivanya kasar.


Taehyung dan Jennie mulai memainkan pedangnya. Bagi Jennie melawan Taehyung lebih mudah di bandingkan harus melawan Namjoon.


Taehyung diam diam memasang perangkap di sekitar tempat Jennie berada. Jennie yg tak tahu pun terperangkap pada salah satu jaring perangkap buatan Taehyung.


'apa apaan ini?! dasar pengecut mainnya pake perangkap!!!!!'- Jennie


Taehyung segera mengayunkan pedangnya dan Jennie hanya menutup mata. Tapi saat membuka matanya lagi, Jennie melihat Taehyung bukannya mengayunkan pedang ke arahnya malah ke arah jaring tersebut.


"ke...ke...kenapa?" tanya Jennie


"gw gak mau loe tersakiti sebelum misi dimulai" ucap Taehyung dan Jennie hanya menatap Taehyung tak percaya


●○●○


"selanjutnya Jungkook kau lawan.... Jennie" ujar Lisa


"Lis, si Jennie pasti lelah! Kenapa gak loe!!" ujar Taehyung


"itu bukan apa2 bagi Jennie. Selain untuk mengetes kalian, gw juga mau melatih stamina anak BP terkhususnya Jennie" ucap Lisa datar


"ta...ta...tapi..." ucap Taehyung


"udahlah Tae, lagian gw juga gak lelah kok" ujar Jennie


  Lalu Jennie dan Jungkook saling menyerang. Sebenarnya dalam kondisi ini, Jungkook lebih diuntungkan tapi bukan Jennie namanya kalau ia langsung menyerah begitu aja. Mereka masih menyerang satu sama lain dan tak ada satu pun dari mereka yg terluka. Bisa dibilang ini pertarungan yg amat sengit.


Sampai...


"Enough!!! Kalian seri jadi tak ada yg akan ku hukum" ujar Lisa


●○●○


"selanjutnya Rose dan Jimin" ujar Lisa


   Kali ini tatapan Rose ke Jimin bagaikan singa yg siap menerkam mangsanya. Di lubuk hati Rose, ia masih amat kesal dengan Jimin. Pertarungan pun dimulai dan Rose menyerang Jimin tanpa ampun. Belum ada 5 menit Jimin sudah banyak luka akibat berbagai serangan Rose.


Itulah anak BP apabila mereka dalam suasana hati yg buruk maka jangan sekali kali kalian bermain main dengan mereka atau kalian akan merasakan akibatnya. Bahkan Jisoo dan Rose pun akan sangat ganas jika mood nya sedang buruk, sama seperti Rose sekarang. Ia tiada henti menyerang Jimin, menghajarnya, bahkan memakinya.


Jimin hanya bisa diam dan pasrah dengan perlakuan Rose. Tenaga nya sudah habis dan dari awal dia memang tak ingin Rose tersakiti. Jimin pria itu telah menaruh hati pada Rose, ia tak mungkin melukai Rose. Jimin kini mulai parah dan dipenuhi darah. Rose sama sekali tak iba pada Jimin. Ia terus menyerangnya sampai Lisa menghentikannya.


"Enough!!!" seru Lisa


"why? waktunya masih panjang" ucap Rose


"loe gila!! Ini cuma tes bukan bertarung secara nyata. Jangan karena emosi loe, loe jadi gak terkendali. Loe harusnya nyamain kekuatan loe ama Jimin! Dia masih baru tentunya dia gak sehebat loe!!" bentak Lisa yg marah pada Rose karna baginya Rose terlalu berlebihan.


"Jisoo tolong obati Jimin segera" perintah Lisa


"kita akhiri latihan kita di....." ucap Lisa


"gw?" potong Suga


"apa loe yakin mau ikut tes?" tanya Lisa


"yakin" jawab Suga lantang


"mau tau siapa lawan loe" ucap Lisa dengan smirknya


"iya" jawab Suga


"lawan loe adalah gw" ucap Lisa lalu mengangkat dan melempar badan Suga.


*gak keras kok


"lawan gw kalau kekuatan loe lebih dari ini" ujar Lisa


   Setelah mereka mengobati Jimin mereka pun terbang dan kembali menuju mansion.


.


.


.


.


.


    Kini anak BP sedang berkumpul di kamar Rose sedangkan anak bangtan berada di ruang tamu.


"Rose, maaf tadi gw ngebentak loe " ujar Lisa

__ADS_1


"ne gwenchana, gw tau gw yg salah. Gw tadi tersulut oleh emosi jadi lepas kendali." ucap Rose yg merasa bersalah pada Jimin


"udah gak papa Rose, loe minta maaf aja dan gw yakin pasti Jimin maafin" saran Jisoo


"ne, nanti gw minta maaf" ucap Rose


"btw Lis, apa maksudnya loe ngomong kalo Taehyung gak bakal ngedapetin gw?" tanya Jennie karna sedari tadi otaknya dipenuhi dengan perkataan Lisa tersebut.


"gak papa" jawab Lisa singkat


"gak mungkin gak papa.... Please......


Kasih tau gw" ujar Jennie memohon


"suatu saat nanti loe bakal tau" ujar Lisa lalu beranjak pergi dari kamar Rose


"anak itu emang penuh misteri" ujar Jisoo


"ya udah gw mau masak dulu ya" ujar Jisoo lagi


"gw juga mau minta maaf ke Jimin dulu" ucap Rose


Rose Pov


  Setelah bertanya kepada Jhope dimana Jimin, gw langsung menyusulnya di rooftop.


"Jim......" panggil gw


"kenapa?" tanyanya lembut


"gw minta maaf soal tes tadi" ucap gw menundukkan kepala


"hhmm gpp, gw tau mood loe lagi gak baik kok. Gw juga minta maaf karna udah ngebohongin loe" ucap Jimin


"hah? ngebohongin?" tanya Rose bingung


"gw tau loe marah ama gw karna gw jalan sama mina kan?" tanya Jimin


"ta...tau dari mana loe?" ucap Rose


"gw emang dah tau dari awal kok. Sekali lagi gw minta maaf ya. Sebenernya gw sama sekali gak bermaksud ngebohongin loe ataupun nge-php in loe. Jadi, selesai kita nyanyi tiba tiba ada pesan dari Mina.


Dia bilang gw harus ngabisin waktu sama dia sore itu atau loe bakal dia sakiti. Sebenernya gw gak takut karena bagaimanapun juga gw tau loe itu gadis yg kuat. Tapi entah kenapa gw khawatir ama loe, apalagi gw tau kalo mina dkk itu licik banget. Karena gw gak mau terjadi sesuatu sama loe akhirnya gw nurutin permintaan dia dan terpaksa bohong ke loe" ucap Jimin menjelaskan


"g...gw gak tau kalo itu sebabnya... maafin gw ya Jim" ucap Rose yg kini setetes air matanya keluar tanpa meminta izin 


"gak papa dah jangan nangis.


Rose asal loe tau gw gak pernah nge-php in loe. Lagu yg gw nyanyiin itu emang ditujukan buat loe. Selama ini gw terus ngegangguin loe, ngegombalin loe, ngeledekkin loe....


itu semua karna gw cuma mau loe perhatiin.


Gw terus mencari perhatian loe dari itu semua. Gw sayang dan cinta sama loe. Jujur awalnya gw pernah mau jadiin loe mainan gw... tapi semenjak kejadian dimana loe nyelamatin nyawa gw... gw mulai jatuh hati ke loe. Semakin gw berusaha ngelupain perasaan ini semakin juga gw makin tersiksa.


Rose....." ucap Jimin lalu mengambil nafas sejenak sedangkan Rose hanya diam menunggu Jimin melanjutkan ucapannya


"Roseana Kim gadis yg berhasil buat gw jatuh dalam pesonanya...


Will you be mine now and forever?" tanya Jimin dan tanpa berpikir panjang Rose langsung menjawabnya


"gw.... gw.... gw gak bisa" jawab Rose lalu menundukkan kepala


"gak papa gw ngerti kok gw emang banyak kekurangan" ucap Jimin lesu


"Gak bisa nolak maksudnya" ucap Rose lalu mengecup pipi Jimin sekilas


"apa apaan tadi? Gw gak denger. Coba ulang" ujar Jimin


"gak ada pengulangan" ucap Rose


"~pleaseee....~" ucap Jimin dengan aegyo nya


"Iya gw Roseana Kim yg paling cantik ini nerima Jimin si bantet mesum jadi pacarnya" ucap Rose


   Jimin langsung memeluk Rose dan mendudukkan Rose pada pangkuannya.


"saranghae Rose" ucap Jimin


"nado saranghae" balas Rose


"sekarang aku manggil kamu chim kamu panggil aku ocie ya" ucap Rose


"oke chagi" ucap Jimin


"tapi rahasiain dari yg lainnya dulu. Gak boleh ada yg tau sampe misi selesai" ucap Rose


"iya" ucap Jimin


"yaudah kuy kita makan" ucap Rose lalu mereka menuju ruang makan.


Rose Pov End


.


.


.


.


.


.


#selesai makan


    Kini anak bangtan sedang disidang oleh Lisa di ruang tamu. Tak ada yg berani bersuara semuanya hanya diam tak berkutik. Bahkan, anak BP lainnya pun tak ada yg berani mengeluarkan suara karena kini Lisa tengah marah besar.


"kalian semua mengecewakan!!" ujar Lisa


"kalian tahu?! Untuk menjadi agent profesional kalian dilarang membawa perasaan!" seru Lisa


"Apa segini aja kekuatan kalian?!" ujar Lisa


"sia sia kita latihan selama sebulan lebih kalau hasilnya cuma begini!" bentaknya


"Sekarang udah Day -2 dan kalian masih mau main main?!!! Ini misi tuh mempertaruhkan hidup atau mati!!!" bentaknya lagi


"Kalian enak taunya beres, kalau gagal gak akan dimarahin! Tapi gw sebagai ketua bakal menanggung semuanya sendiri!!! Loe pada gak tau apa hukuman bagi gw kalo gw gagal dalam misi ini!!!! Loe pada gak pernah tau jadi di posisi gw!!!!" ujar Lisa


"huffttt... percuma ngomong sama kalian. Intinya besok untuk Jhope, Jimin, Namjoon, Jin, dan Taehyung siap siap mendapat hukuman dari gw." ujar Lisa lalu pergi meninggalkan ruangan tersebut.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


****TBC


Like, Comment, & Vote**


__ADS_2