Naughty Vampire

Naughty Vampire
Chapter 1


__ADS_3

hello Readers tercinta 🤗


Balik lagi dengan bae_blue


ini adalah novel ketiga author


mohon kritik dan saran nya ya


Semoga kalian suka dengan genre fantasi ini 😇



Sebuah mobil keluaran terbaru berhenti didepan gedung universitas, seorang pemuda nan tampan keluar lebih dulu untuk membuka kan pintu mobil untuk kekasih nya .


Gadis manis dengan rambut pendek dan style nya yang menarik keluar dari mobil.


"Belajar yang bener ya ,aku pergi dulu ,bye Sayang "*sahut si pemuda seraya mengecup kening gadis itu lalu kemudian berlalu dengan mobil nya .


Gadis itu masih senyum senyum sendiri ,dia Hanya gadis polos yang begitu bahagia hanya dengan hal hal kecil macam itu . Dia terlalu mencintai kekasih nya dan menutup Mata dari kenyataan bahwa kekasih nya bukan pemuda yang setia .


"Cieee pagi pagi udah ncun ncun An "*sahut gadis berambut super pendek dengan mata bulat besar seperti boneka .


"Mou ,kamu masih sama si kadal ? Aku tuh liat dia jalan sama cewek lain seminggu yang lalu Mou !!"*sahut Sharon yang sudah greget tingkat akut sama Mou yang kelewat polos atau bego,ya beda tipis lah .


"Dia bukan kadal tapi Barra , Sharon ! "*Sahut Mou kesal


"Udah deh kalian jangan pada ribut mending masuk kelas yuk,eh by the way pulang ngampus kita mampir ke cafe Naugthy yuk , Disana pelayan nya cowok ganteng semua loh !"


"Acelin , mulai deh !!! Aku udah punya cowok ,tahu "*Sahut Mou yang merasa sohib nya sedang mengajak dia untuk selingkuh , tapi Acelin hanya tertawa dan Sharon masih kesal karena Mou tidak percaya dengan apa yang dia katakan .



Di Sebuah kafe bernama Naugthy yang dikelola oleh 4 pria tampan yang sangat ramah dan begitu mempesona . Mereka adalah Matthew,Achiles ,Ceta dan Gavriel . Di kafe yang mereka kelola itu menyediakan layanan plus-plus [ eits jangan pada mikir yang kagak kagak dulu ya Readers 😂]

__ADS_1


Si pelanggan bisa meminta si pelayan untuk menemani mereka dan bahkan bersentuhan fisik tentu hanya peluk dan cium pipi tak lebih dari itu . Hal itu yang membuat kafe selalu ramai pengunjung .


Para pelanggan tidak pernah tahu jika mereka berempat adalah Vampire masa kini yang menyerap energi manusia untuk tetap bertahan hidup . Vampire yang sudah berevolusi , Sangat kekinian dan tidak menimbulkan rasa curiga pada manusia sama sekali .


Kafe mereka buka selama 24 jam , Vampire tidak memiliki rasa kantuk jadi tak ada masalah bagi mereka . Kafe mereka sangat ramai , bahkan pelanggan sampai antri di luar kafe .


Skip


Acelin akhirnya tetap berhasil membawa kedua sohib nya pergi ke kafe Naugthy ,saat mereka masuk kafe nya penuh . Sharon dan Mou menyarankan untuk pulang saja , mereka malas Harus berdesak desakan .


Tapi pelayan berambut cokelat dengan lesung pipi yang menawan mendatangi mereka .


"Hay nona nona cantik , silahkan masuk kami masih ada ruang spesial "*sahut Ceta , Acelin langsung girang dan mengajak Kedua sohib nya untuk masuk .


Mereka bertiga masuk keruangan khusus dan langsung diberi buku menu .



Ceta menghampiri Gavriel ,dia si koki di kafe itu dia yang membuat makanan dan minuman .


Mendengar cerita itu Gavriel jadi penasaran pada mereka dan nanti dia akan menemui mereka .


Sharon menatap ke luar mereka berada diruang An yang hanya disekat oleh kaca ,dia bisa melihat dengan jelas bagaimana para pelayan melayani pelanggan nya. Kafe macam apa ini ? Kafe yang hanya menjual tampang doang ? Sharon menggelengkan kepala nya .


Tak berapa lama pesanan mereka datang dan Gavriel langsung yang mengantar nya , Acelin benar benar terpesona .


"Ini pesanan kalian nona nona,jika ada butuh sesuatu panggil saja aku "


"Apa kamu yang membuat ini ? "


"Iya nona "


"Aku dengar kafe ini , pelanggan boleh minta ditemani Oleh pelayan nya dan bahkan boleh meminta ciuman apa itu benar?"

__ADS_1


"Acelin!!!"*bentak Sharon dan Mou


"Itu benar "


"Wah kalo begitu aku minta satu ciuman boleh ?"*Sahut Acelin dengan mata berbinar-binar , Gavriel langsung membungkuk dan mengecup pipi Acelin dan saat itulah dia menyerap energi Acelin . Seketika Acelin langsung merasa lemas pada tubuhnya .



Sharon dan Mou merasa ada yang tidak beres dengan Acelin mereka segera mengurus pembayaran dan langsung meninggal kan kafe . Mereka memesan taxi tapi sebelum mereka masuk , seorang pelayan memanggil mereka .


Gaya nya swag dengan anting anting ditelinga nya .


"Nona apa ini dompet kalian ?"


"Itu dompet ku , terima kasih "*sahut Mou sambil mengambil dompet itu dari tangan si pelayan dan tentu nya mereka bersentuhan . Tapi si pelayan tak bisa menyerap energi Mou ,dia malah merasa seperti tersengat dan tak bisa bersentuhan lama lama . Apa ini maksud nya ? Manusia jenis apa dia ?


Mereka berlalu dengan taxi yang ditumpangi sementara itu si pelayan masih mematung dia bertanya tanya dalam benaknya , Apa yang salah ?


"Matt ! Matthew !!! Ayo masuk sedang apa sih di luar? "*Sahut Achilles


"Gadis itu aneh ,aku tak bisa menyerap energi nya bahkan tak bisa menyentuh nya lama,rasanya seperti tersengat listrik "


"Apa yang kamu sedang bicarakan? Didunia ini tak ada Satu pun manusia yang tak bisa kita sentuh "


"Aku serius "


Tapi Achilles tidak percaya dengan ucapan Matthew , mereka kembali bekerja .


Bersambung. ..


next ????


pict Wang Run Ze as Barra

__ADS_1


setiap chapter akan ada gambaran karakter nya ,biar yang baca halu nya asik eaaak eaaak ,see you next chapter 😘


__ADS_2