
Happy Reading guys 😘
Barra membujuk Mou agar mau memaafkan nya ,dia mendatangi Mou dikampus nya sambil membawa satu buket bunga mawar merah dan satu kotak coklat .
"Selamat siang Mou , tolong maafkan pacar mu yang bodoh ini "*sahut Barra sambil berlutut , Sharon sangat muak melihat nya .
"Menurut mu Mou akan memaafkan dia ?"*bisik Acelin
"Tentu saja , Mou itu terlalu polos !"*sahut Sharon
"Cepat berdiri jangan seperti ini Barra"
"Tidak sampai kamu memaafkan aku "
"Iya iya aku maafin "
"Benarkah?!"
Barra langsung berdiri dan memeluk Mou , mereka kembali berbaikan . Barra langsung mencuri Mou dari kedua sahabat nya , Barra mengajak Mou untuk nonton ke bioskop .
Skip
Ada beberapa film yang sedang tayang saat ini , mereka bingung mau nonton yang mana .
"Mau nonton apa Mou yang romantis atau yang kocak ?"
"-terlalu mapan genre komedi
-dylan 1981 Genre Romance
-matt & Mou genre romcom "
"Nonton Matt and Mou aja gimana?"
"Kenapa? Karena namanya sama kaya kamu ?"
"Kayak nya lucu ,Barr "
Akhir nya mereka nonton itu film , Mou sangat serius dan dia tertawa terbahak-bahak saat adegan lucu , menangis saat adegan sedih . Mou begitu menghayati tapi Barra merasa nama Matt itu seperti tak asing , Barra baru ingat jika Matt itu nama si pelayan kafe itu . Jangan-jangan Mou ada sesuatu pada si Matt ?
__ADS_1
Â
Selepas nonton Barra sengaja mengajak Mou ke kafe Naugthy ,dia ingin memastikan sesuatu . Memastikan bahwa Mou memang tak ada apa apa dengan Matt atau sebaliknya.
"Mau pesen apa cewek petasan ?"*sahut Matt seperti biasa
"Pesen cake yang kemarin dong yang terbaru itu "
"Kamu pesen apa sendal ..."
"Matt!!!"*Mou melotot
"Samain aja "
20 menit kemudian pesanan datang kemeja mereka,mou sangat sumringah . Dia langsung bilang pada Barra bahwa cake nya sangat lezat . Tapi tatapan Barra berbeda ,dia nampak seperti sedang marah.
"Barra kenapa ? Kamu gak suka cake nya ? Atau gak suka kafe ini?"
"Aku tidak suka pelayan nya "
"Maksudnya Barra apa ?"
"Pelayan bernama Matthew itu suka sama kamu,kamu gak sadar Mou ?"
"Kenapa ya aku merasa ragu sekarang "
Matt yakin ada yang tidak beres dengan Barra dan Mou , tatapan mereka berbeda , Mou nampak tertekan . Matt tak tahan melihat itu , tapi Achilles menahan Matt . Dia mengingat kan Agar Matt Jangan ikut campur urusan Barra dan Mou .
Â
Barra tak ingin berdebat dia tak ingin lebih lama lagi berada di kafe Naugthy , Mou memegang tangan Barra , mencoba meyakinkan Barra bahwa kekhwatiran Barra itu tidak benar . Tapi Barra malah menghempaskan tangan Mou dengan kasar .
Matt tak bisa tinggal diam kali ini ,dia mengabaikan nasehat Achilles.
"Heh sendal jepit Fir'aun! Jangan kasar gituh dong sama cewek?!"
"Mou itu pacarku ,aku mau lakuin apapun kedia itu bukan urusan kamu "
"Matt tolong jangan ikut campur "
"Mou dia begitu kasar dan kamu menerima itu ?"*Matt tidak habis pikir
__ADS_1
Tapi Mou mengabaikan perhatian dari Matt dia tetap mengikuti Barra kemanapun Barra pergi . Matt Benar benar Heran,apakah cinta seperti itu ? Sebodoh itu ? Dunia manusia sangat memuakkan .
Skip
Achilles membuka lemari pakaian nya ,dia menatap sebuah foto yang tertempel di pintu lemari . Foto seorang gadis , Achilles mengalami kecelakaan sekitar 2 tahun lalu ,dan dia saat itu sekarat saat Gavriel menemukan nya di hutan dari bongkahan pesawat yang jatuh . Gavriel mengubahnya menjadi mahluk abadi dan mendidik menjadi Vampire modern bersama dengan bantuan Matt dan Ceta .
Ingatan Achilles hilang sebagian ,dia lupa siapa nama asli nya dan dia lupa siapa gadis di foto itu. Yang jelas Gadis difoto itu wajah nya sangat mirip dengan Acelin . Gadis yang ulang tahun beberapa hari yang lalu ,dan menurut cerita Sharon pacar Acelin meninggal dalam kecelakaan pesawat . Cerita yang kebetulan sama dengan Achilles alami hanya saja , Achilles tak mengingat semua masa Lalu nya .
Â
Acelin begitu merindukan kekasih nya ,jadi dia berkunjung ke kafe Naugthy dengan harapan bisa melihat wajah Achilles yang memiliki wajah mirip dengan kekasihnya .
Saat tiba Disana seperti biasa Achilles sedang melayani pelanggan . Ceta langsung menghampiri Acelin dan bertanya apa yang mau dipesan .
"Hay gadis manis,sendirian aja ? "
"Halo "*sahut Acelin dengan ceria dan senyum yang merekah
"Mau pesan apa?"
"Aku ingin cake rasa greentea dan juga teh hijau dengan sedikit gula "
"Oke akan segera datang "
Acelin kembali memandangi Achilles yang masih menemani pelanggan , Acelin melihat dengan mata kepala nya sendiri bagaimana pelanggan bisa dengan bebas mengecup pipi Achilles . Acelin tidak berhak untuk cemburu karena dia bukanlah Siapa Siapa. Dan lagi kafe Naugthy memang memiliki konsep seperti itu .
Achilles sadar Acelin memperhatikan nya , walau bagaimanapun dimatanya , Gadis itu amat rapuh . Diluar saja terlihat kuat dan ceria tapi Gadis itu menyimpan kesedihan nya . Achilles Kemudian ke dapur bertanya apa pesanan Acelin . Dia kemudian membawakan pesanan itu kemeja Acelin.
"Aku tidak pesan kopi ,aku pesan nya teh "
"Kamu sudah memesan cake rasa greentea kenapa harus diminum dengan teh hijau juga ? Kenapa tidak mencoba kopi ?"
"Kopi itu pahit,aku Tidak suka"
"Bukankah hidup juga tidak selalu manis ? "*Entah kenapa Kata kata Achilles begitu menusuk , seolah dia tahu Acelin menyembunyikan kesedihannya.
Bersambung...
thanks for Reading
like and komentar nya selalu di tunggu 😉
__ADS_1
pict diatas Caesar Wu as Achilles