Naughty Vampire

Naughty Vampire
Chapter 10


__ADS_3

Happy Reading guys 😘


Tubuh Barra dibanting ke tembok , seorang wanita beserta pengikutnya sudah tak ingin lagi memberikan Barra kesempatan . 6 bulan waktu yang cukup lama , tapi nyata nya Barra belum melakukan apa apa pada Mou .


", Ampuni aku ratu Lestat , berikan aku kesempatan sekali lagi kali ini ,aku akan benar benar mengambil kalung nya !"*Barra memohon sambil berlutut


"Manusia tidak bisa dipercaya ,apa kamu lupa perjanjian kita ? Aku tak mengubah mu agar kamu lebih mudah mendapatkan kalung itu , tapi seperti nya kamu menyia nyia kan kesempatan itu ,Jane ubah dia jadi Vampire Hari ini Hari terkahir dia jadi manusia!"


"Baik ratu "



"Tidak Jangan !"*Barra mencoba berontak tapi itu sia sia saja , Jane sudah mengigit nya dan menyebarkan virus Vampire ketubuh Barra,seegera Barra akan bertransformasi menjadi Vampire.


Ratu Lestat kemudian memerintahkan Jane untuk mencari keberadaan si pemilik kalung permata merah itu , kalung itu adalah sumber kekuatan mereka jika bisa mereka dapat kan maka Vampire akan berjaya .


Segera Jane meninggalkan rumah Barra dan membawa Handphone Barra disana pasti ada informasi mengenai Gadis pemilik kalung permata itu .


****


Ceta dan Gavriel tiba dirumah Sharon dan mereka langsung mengepung Achilles , Achilles tersenyum kecut . Ternyata Sharon tak bisa ia percaya ,dasar Manusia pekik nya .


"Achilles ,ayo pulang dan kita harus bicara "*bujuk Gavriel


"Achilles sudah cukup kamu memberontak,jalan yang kamu ambil itu salah !"*sahut Ceta


Sharon mencoba menguping pembicaraan mereka dari balik tembok ,entah apa yang sedang mereka bicarakan . Jalan yang salah , Memang nya Achilles melakukan apa ?


Tiba-tiba secepat kilat Achilles mencekik leher Sharon , Sharon bahkan tak melihat Achilles berjalan kearah nya . Achilles mengancam Akan menyakiti Sharon jika Ceta dan Gavriel tetap memaksa dia untuk kembali. Sharon panik dia benar benar tidak paham situasi apa yang sedang terjadi . Dia merasa sesuatu yang dingin dan tajam berada di leher nya . Dia bahkan tak berani untuk melilirk .


"Achilles jangan lakukan itu "*pinta Gavriel tapi Achilles tidak mau patuh dengan perintah Gavriel , Achilles benar benar mengigit leher Sharon beberapa detik kemudian dia langsung melesat hilang dari pandangan. Sharon meringis dan terus berteriak panas ,dia merasakan panas serasa terbakar di seluruh tubuh nya . Gavriel dan Ceta pun ikut panik ,jika virus nya tak diambil maka akan menyebar ke seluruh tubuh Sharon. Dan dia akan segera bertranformasi menjadi Vampire.


Gavriel langsung berkosentrasi dia langsung menggigit kembali leher Sharon mencoba untuk menghentikan virus itu agar tidak menyebar .


****


Acelin sudah boleh pulang tapi entah kenapa Sharon tak datang , Barra juga susah dihubungi . Hanya Matt yang selalu ada bersama mereka .

__ADS_1


Tentu nya Matt tahu apa yang terjadi pada Sharon,tapi dia merahasiakan nya , bahaya jika Mou dan Acelin tahu .


"Heh mau sampe kapan nelpon In si sendal jepit Fir'aun? harus emang bareng dia pulang nya?"*Sahut Matt jengkel


"Ya kan kalo ada dia enak naik mobil,kasian Acelin kalau sama kamu naik motor,yang bener aja !"


"Kita naik taxi aja Mou ,gak apa-apa ko "*Acelin memberi solusi


"Maaf ya , Barra gak bisa dihubungi soal nya ,eh Matt bawain tuh tas nya kamu kan cowok !"*Mou merasa tidak enak


"Gak usah disuruh juga ngerti !"*Matt ngegas


"Kalian berdua kenapa sih ? Ko tiap hari berantem Mulu gak capek ?"*Acelin merasa heran


"Siapa yang berantem ? Emang si Matt aja yang suka reseh "


"Heh Kamu tuh yang demen cari perkara !"*mereka saling melemparkan ekspresi wajah yang nyebelin satu sama lain .


Skip


Mou Tidak mengerti Bahwa saat ini Achilles adalah Vampire yang berbahaya bagaimana jika dia menjadikan Acelin sebagai santapan nya ? Bagaimana .


"Aduh kamu tuh gak peka banget sih , biarin mereka berdua An ! "


"Tapi Mou ,si Achilles itu berbahaya ....dia ..."


"Ngomong apa sih kamu tuh , ayo buruan anter aku pulang !"


"Kamu tuh memang gak bisa pulang sendiri,biki repot orang aja sih !"


"Dih perhitungan amat sih , pantes aja gak ada cewek yang aku sama kamu!"


"Alah gak usah so tahu! Nih pake helm ,kalo terjadi apa-apa ,aku gak mau kamu ntar kenapa kenapa "


"Kamu khawatirin aku ?"*Mou sedikit ngarep


"Dih geer amat ,ya kalo kecelakaan ntar aku yang repot Oneng !"*Matt menjitak dahi Mou bikin Mou sebel .

__ADS_1


****


Mou ketiduran di punggung Matt , Untung dia gak jatuh dari motor selama di perjalanan . Mou tak pernah tahu rasa sakit yang diderita Matt akibat sengatan yang ditimbulkan kalung yang dipakai Mou .


"Turun Mou! Mau sampe kapan nemplok kek cicak?"


"Hmmm udah nyampe ya ?"*nyawa Mou belum kumpul semua ,dia Hampir jatuh saat turun dari motor Untung Matt cepat sigap menahan tubuh Mou .


"Ceroboh banget sih ! Hati hati Dong !"


"Makasih hehehe "


"Ketawa lagi ! Masuk sonoh !"


"Mampir dulu yu "


"Gak usah makasih ,aku ada banyak urusan "


"Ayo lah !"*Mou menarik tangan Matt Hingga masuk ke dalam rumah , Mao langsung memanggil Mama nya . Mama nya sedang sibuk di dapur .


Mou meninggalkan Matt di ruang tamu , Mou naik keatas kekamar nya untuk mandi . Matt Melihat lihat barang barang yang ada diruang tamu . Ada beberapa foto masa kecil Mou ,manis dan lucu , Matt nyengir sendiri .


Ada juga foto keluarga , Mou bersama papa dan Mama nya . Dan foto si Mou sama si Barra , menganggu pemandangan . Matt mengambil figura berisi foto Mou dan Barra ,dia membuka buka laci mencari sesuatu dan menemukan spidol ,dia langsung mencoret-coret wajah Barra ,dia nyengir .


"Maha karya ku yang luar biasa,masterpiece !"


Skip


25 menit kemudian Mou turun dan matanya langsung tertuju pada figura yang berisi foto dirinya dan Barra , kenapa wajah Barra jadi ke babi begini siapa yang udah lancang gambar sembarangan .


"Punuk unta !!!!! "*Teriak Mou


Bersambung...


#pict Kang Keren as Jane


terimakasih sudah membaca dan memberi like+ komentar . Jangan lupa baca novel ku yang lain "What's It Love?! & Flawless "😉

__ADS_1


__ADS_2