Naughty Vampire

Naughty Vampire
Chapter 13


__ADS_3

Happy Reading guys 😘


Gavriel meminta yang lain agar tetap waspada jangan sampai berpergian sendirian ,harus selalu bersama sama karena Lestat bisa kapan saja menyerang . Gerak gerik nya tak bisa untuk diprediksi . Tapi Matt dan Mou tak ada dirumah , Kemana mereka berdua? batin Gavriel


"Dimana Matt dan Mou?"


"Mereka sedang dimabuk asmara,mana kita tahu mereka pergi kemana "*celetuk Ceta


"Ceta jaga mereka ,aku akan mencari Matt dan Mou ,jika ada apa-apa hubungi aku segera "*Gavriel langsung hilang dari pandangan untuk mencari Matt dan Mou .


Skip


Mou tidur dibahu Matt tanpa sadar , dalam waktu yang cukup lama . Matt tak ada pilihan lain selain menahan rasa sakit'atas sengatan kalung yang Mou pakai . Dia ingin Mou tetap nyaman berada di dekat nya .


Fajar mulai menyingsing , hembusan angin membuat Mou membuka mata nya . Sadar dia tidur dibahu Matt , Mou langsung menjaga jarak .


"Kenapa ? Mimpi buruk?"


"Maaf aku benar-benar bodoh seharusnya aku Tidak tidur dibahu mu , kamu pasti kesakitan kan ?"


"Ya kurasa aku perlu menyerap banyak energi setelah ini "


"Baiklah aku akan lepas kalung ku ,kamu bisa menyerap energi ku "


"Untuk apa kamu melakukan itu ? Jangan bodoh Mou,sudah lah ayo kita pulang , yang lain pasti mengkhawatirkan kita "


Matt mengulurkan tangannya tapi Mou tidak meraih nya karena dia tak ingin menyakiti Matt , tapi Matt malah tertawa kecil dan tetap menggenggam tangan Mou . Dia sudah tak bisa melesat lagi energi nya terkuras ,jadi mereka akan mencari taxi nanti . Mereka mulai menuruni tangga , tangga nya cukup banyak .


****


Matt dan Mou akhirnya sampai di tangga terakhir tapi tiba-tiba Matt menghentikan langkahnya . Mou langsung bertanya ada apa,tapi Matt meminta Mou untuk diam dan jangan bicara . Matt mendorong tubuh Mou kebelakang tubuhnya , untuk bersembunyi .

__ADS_1


"Jangan pernah jauh jauh dari ku "


"Iya "*Mou mulai merasa takut dia meremas kemeja Matt seraya bersembunyi


"Aku tahu kalian ada Disni,cepat keluar ,aku sudah tidak sabar untuk menghajar kalian!"*mendengar ucapan Matt , Barra keluar dari persembunyiannya dengan beberapa Vampire lain cukup banyak untuk mengepung Matt dan Mou .


"Sendal jepit Fir'aun,kamu masih hidup rupanya ? Seharusnya kemarin aku membunuh mu !"*sesal Matt


"Mou ,aku tidak akan menyakiti mu , tolong berikan kalung permata itu padaku ,aku akan melepaskan mu "


"Jangan dengar kan dia , Mou !"*Vampire lain langsung menyerang Matt bertubi-tubi tanpa ampun . Semua terjadi begitu cepat , Mou rasa perkelahian mereka Hanya terjadi dalam beberapa detik saja .


Matt di buat Sibuk dengan para Vampire yang menyerang nya , sementara itu Barra terus membujuk Mou agar mau memberikan kalung nya . Karena kini Barra adalah Vampire ,dia tak bisa menyentuh Mou dengan bebas karena kalung permata itu .


Barra meringis dan berlutut menahan rasa sakit atas sengatan kalung itu .


"Mou Jangan tertipu oleh nya !"*teriak Matt , Mou kemudian menjauhi Barra .


****


Perkelahian didepan mata Mou amat mengerikan , walau bagaimanapun dia pernah amat sangat mencintai Barra tapi kini dia harus rela melihat Barra menderita dan kesaktian .


Gavriel mengunci tubuh Barra , Matt bersiap untuk memenggal kepala nya namun sebelum itu terjadi ada sesuatu yang menarik tubuh Matt dan membanting nya dengan keras ke tembok . Matt terjatuh , tembok itu seketika retak , Gavriel juga tiba tiba merasakan kesakitan . Dia berusaha untuk menahan rasa sakit itu ,Mou tidak mengerti situasi macam apa sedang terjadi saat ini ?


Tiba tiba datang dua wanita dengan jubah hitam yang panjang menjuntai .


Salah satu dari wanita itu mendekati Gavriel seperti berisik sesuatu . Gavriel dan Matt sama sama tak berdaya saat ini ,apa yang terjadi pada mereka?


Gavriel berlutut ekspresi wajah nya jelas menahan rasa sakit yang amat luar biasa,dia juga mencoba untuk berdiri tapi tak mampu , Wanita dengan jubah itu pasti memiliki kekuatan yang luar biasa.


"Barra , habisi Matt !"*sahut Jane segera Barra menyerang Matt , Matt Sudah kehilangan banyak energi . Barra membanting tubuh Matt berkali-kali , Mou tak sanggup lagi melihat Matt lebih menderita ,dia bisa mati .

__ADS_1


"Tolong hentikan cukup! Tolong jangan sakiti dia! Hentikan !!!"*teriak Mou


"Cukup Barra !"*Sahut Jane dan Barra pun berhenti , ratu Lestat tersenyum ,dia kemudian menghampiri Mou . Dia menyentuh dagu Mou , kenapa dia tak merasakan kesakitan seperti yang lain ? Padahal kalung permata itu masih berada di leher Mou .


Lestat menarik kalung permata itu , kalung itu bersinar dengan amat menyilaukan kemudian tubuh ratu Lestat seperti terdorong dengan sendiri nya , menjauhi tubuh Mou .


****


Melihat sang ratu terluka , Jane maju untuk mengahadapi Mou dia adalah yang terkuat , kemapuan yang ia miliki adalah melumpuhkan syaraf syaraf lawan Hanya dengan satu gerakan Yang ia hasil kan .


"Aku minta kalung mu ,dan aku akan membebaskan mereka semua "


"Aku akan memberi Kanya tapi jangan sakiti mereka lagi "


"Tentu "*Jane tersenyum


"Tidak Mou jangan lakukan itu ! Mereka Takan menepati janji mereka !"*teriak Matt tapi Kemudian Jane mengucap sesuatu entah apa dan Matt langsung bereaksi kesaktian


"Ayo berikan kalung mu !"*Mou tak ingin melihat Matt dan Gavriel terluka jadi dia melepaskan kalung nya lalu memberikan nya pada Jane . Belum sempat Jane menyentuh kalung itu , tiba-tiba seseorang menyerang nya dengan kecepatan yang luar biasa .


Achilles tersenyum sambil memegang kalung itu , tentu dia merasakan kesakitan tapi berusaha menahannya .


"Siapa kamu !"*teriak Jane dengan amat kesal Kemudian dia mengucapkan mantra untuk menyerang Achilles tapi sebelum mantra Itu sampai Achilles melempar kalung permata itu kearah Jane , Jane terjatuh . Achilles jongkok sambil memungut kalung permata itu .


"Hanya segini kemampuan mu ?"*Achilles tersenyum mengejek , kemudian dengan segera dia membawa ketiga teman nya melesat meninggalkan gedung itu .


Bersambung ...


terima kasih sudah membaca 😊


like and komentar nya jangan lupa ya 😉

__ADS_1


baca juga novel terbaru ku " BENCI" .


__ADS_2