New World Volume 3

New World Volume 3
Chapter 3 [Bantuan Dari Xeli Kingdom]


__ADS_3

MESEJ DARI CERCEUS ROU ROLLY


"Sial!!"


Pada masa yang sama sebuah hentakan tangan yang mengempal mendarat ke atas permukaan kerusi,perempuan itu terlalu marah


Sudah lama dia tidak di perlihatkan,dan juga baru tadi dia bercakap dengan Para Pertinggi Dwarft Kingdom,tetapi rasa marah nya akan mesej Rolly tadi masih lagi ada


Puteri itu marah,muka nya masih terlihat rasa ingin membunuh Rolly,tangan yang tadinya di gunakan untuk menghentam kerusi itu


Akhirnya di angkat semula,lalu ia menggunakan tangan kanan nya itu untuk menutup mata nya dan berkata dalam hati


"[Aku pening..apakah aku terlalu muda untuk kerajaan ini?..mungkin..mengambil langkah ini akan membuka jalan baru..aku sudah siap untuk segalanya]"


Perempuan itu meletakkan tangan nya pada tempat asal nya dan mata nya yang tadinya tertutup oleh tangan kanannya akhirnya hilang


dari hitam yang penuh dengan kegelapan berubah kepada putih dan cahaya


Perempuan itu adalah Puteri Xeli,sudah lama dia tidak di perlihatkan,tetapi sekarang dia di perlihatkan dengan wajah cantik nya,mata merah dan rambut putih


Hari ini juga dia memakai baju putih dan sangat kena dengannya,Puteri Xeli mengarah kan pandangan nya ke bawah,sehingga ia dapat melihat karpet merah yang terbentang luas


Karpet itu berakhir pada sebuah pintu,dan pintu itu tak lain dan tak bukan adalah pintu keluar dari ruangan Tahta


Dan di dalam ruangan tahta tiada orang lain kecuali Puteri Xeli dan juga seorang maid yang sedang berdiri di tepi nya,Puteri Xeli berkata dalam hati sambil memandangi maid itu


Perlahan-lahan pandangan Puteri Xeli berfokus ke arah maid itu tetapi sebarang suara tidak keluar dari mulut Puteri Xeli


"[Kalau lah Kamie dan Alex ada lagi di sini,mereka pasti akan jadi penasihat yang baik,tapi malangnya...]"


Tiba-tiba Puteri Xeli mengingat kejadian pada waktu itu,Kamie dan Alex mati berpelukan,walaupun dia kuat tetapi dia tidak dapat melakukan apa-apa


Maid itu kemudian berkata kepada Puteri Xeli yang hanya memandang dirinya tetapi tidak berkata apa-apa

__ADS_1


"Anda ingin saya melakukan sesuatu?"


Puteri Xeli yang tadinya tidak berkata akhirnya mengeluarkan suara dan dia mengalihkan pandangan nya ke arah depan dan dia berkata sambil melihat ke arah depan


"Haa..beri tahu kepada Sabrina Isabela dan Quen Wei untuk pergi ke Dwarft Kingdom dengan cepat kalau boleh fly dengan kecepatan penuh..cepat pergi sekarang!!"


Maid itu faham dan langsung berlari keluar dari ruangan, Puteri Xeli berkata dalam hati


"[Masa depan ya?..masih jauh kan?..untuk mencapai takdir,apakah kita boleh mencapai tuhan? lalu bercakap dengan Nya?..mencipta dunia seperti ini..tiada mahluk hidup yang tahu tujuan Nya..kenapa aku memikirkan hal tersebut?..lagipula aku sedikit ragu dengan mereka berdua..apakah semuanya akan baik-baik sahaja?.. Pertunangan Kasihana Hina dan Reon Ren sepertinya berjalan lancar dan kematian Fix Ce Saiku dan Fix Ce Seirana mengundang tanda tanya..di mana mayat mereka? dan juga siapa yang mengatakan kalau mereka mati?..mungkin sahaja mereka masih hidup hanya saja berada di tempat yang tidak ku ketahui]"


Puteri Xeli berkata dengan seorang diri nya dan tangan kanannya memegang dada kirinya dengan kata lain,dia memegang jantungnya


"Sejak kebelakangan ini,jantungku terasa sakit


kenapa ya?.. sebenarnya bukan kebelakangan ini tetapi lebih kepada selepas Hayato menghisap darah aku,walaupun sedikit tapi sejak kejadian itu,Mana Magic aku lebih cepat menguras dan dada aku selalu sakit,dan juga sejak kebelakangan ni aku selalu melihat bayangan Xeli Kingdom huru hara..mungkin..itu hanya perasaan aku saja"


Puteri Xeli kemudian sambung lagi ayat nya


"[Ouh ya..perang sudah semakin dekat,aku tidak tau apa lagi yang aku ingin siapkan masa perang tapi aku sudah bersedia]"


MAID


Maid itu tidak berlari seperti tadi, sekarang dia hanya berjalan dan ingin melaksanakan perintah Puteri Xeli,maid itu juga berkata dalam hati sambil berjalan mencari Sabrina Isabela dan Quen Wei


"[Puteri Xeli..sudah banyak berubah ya?..dia sudah tidak sekejam dulu dan juga dia kelihatan sedang sakit,sejak Komander Runa Niya masuk dan tidak pernah kembali,Puteri Xeli berubah..mungkin..Era Kekejaman Puteri Xeli akan segera berakhir ya?]"


Maid itu menggangap nya seperti itu mungkin boleh terjadi hal yang tak terduga di masa depan


Hanya tuhan yang tahu


Maid itu berjalan,sesekali ia melihat ke arah luar tingkap sehingga cahaya dapat sampai ke mata nya


Kemudian maid itu berkata dalam hati

__ADS_1


"[Dunia ini kejam,tapi kita perlu kan dunia ini sedangkan dunia sudah membuat hal kejam kepada kita ujian demi ujian,bencana demi bencana, memarahi seseorang adalah sebuah tanda kasih sayang..jadi..apakah dunia ini sebenarnya menyanyaginya penghuni nya?]"


Maid itu mengalihkan pandangan mata nya ke arah hadapan sehingga ia dapat melihat 2 orang yang tidak asing,yang sepertinya perintah Puteri Xeli tidak lama lagi akan sampai kepada mereka


Maid itu kemudian berhenti,dan di sebabkan itu juga,mereka berdua berhenti,mereka bertiga saling memandang ke arah satu sama lain


Maid itu membuka pembicaraan


"Puteri Xeli menghantar saya untuk menugaskan anda berdua,Komander Isabela dan Komander Quen"


Quen Wei tidak berkata apa-apa,hanya Sabrina Isabela yang berkata


"Apa itu?"


Maid itu kemudian berkata lagi


"Dwarft Kingdom di serang oleh New Dragon Kingdom"


Muka Quen Wei kelihatan terkejut, tetapi Isabela masih lagi tenang dan dia mendengar apa yang di katakan oleh Maid itu


"New Dragon Kingdom juga berkata kalau Dementia Virus datang dari Xeli Kingdom,namun Dwarft Kingdom menolak penyataan tersebut,itu membuatkan Cercius Rou Rolly marah dan sekarang Dwarft Kingdom di serang..jadi Puteri Xeli perintahkan anda berdua untuk membunuh bawahan Cercius Rou Rolly"


Isabela berkata lagi


"Begitu ya?..mari pergi Quen Wei"


Quen Wei berkata lagi dengan muka serius,kali ini dia benar-benar serius


"Baiklah..mari pergi..kami akan pergi dengan kecepatan penuh"


Lalu Sabrina Isabela dan Quen Wei berlari ke arah depan,Maid itu sendiri juga tidak tahu apa yang ingin di lakukan oleh 2 komander itu


Maid itu kemudian berjalan ke arah depan dia kemudian berkata dalam hati

__ADS_1


"[Jika dunia ini sudah tidak boleh pulih,maka anda yang harus pulih,Di Luar Sana Ada Banyak Benda Yang Menanti Kan Kehadiran Anda,Pergi Dan Carilah...setidaknya masih ada orang yang mempedulikan anda,masih ada yang suka dengan anda,..kalau saya..tiada yang mempedulikan saya..yang hanay ada rasa sakit dan sakit dan itu hanya boleh di simpan..menyedihkan bukan diri ku ini?"


TO BE CONTINUE


__ADS_2