New World Volume 4

New World Volume 4
Chapter 2 [Kembali Dengan Kebenaran Di Tangan]


__ADS_3

(BEBERAPA JAM SEBELUM HILANG NYA ORANG-ORANG KERAJAAN)


Perempuan tersebut ialah salah satu dari God's Family,dia tidak pernah kalah dalam pertempuran nya dan seperti nya dia sudah selesai menyelidiki setiap negara yang ada di dalam peta planet vor-186.


Argness Sayaku,dia membawa sebuah karung berwarna cokelat dan dia seperti nya sedikit sedih apabila membawa karung tersebut.


Walaupun tidak sesedih seperti waktu dulu apabila melihat satu-satu nya keluarga Argness Sayaku iatu kakak nya di perlakukan sangat tidak manusiawi oleh para goblin.


Dia sudah tidak ingin mengingat kejadian itu namun dia masih lagi tidak dapat melupakan benda itu,rasa nya sampai hembusan nafas terakhirnya pun.


Dia masih lagi tidak dapat melupakan benda itu.


Argness Sayaku berkata dalam hati sambil berjalan dengan cepat atau lebih tepatnya dia menggerakkan kaki nya lebih cepat daripada sebelum ini.


"Sudah waktu nya kembali ke Black Butterfly Kingdom ada banyak hal yang ingin aku ceritakan terutama sekali...."


Dia sejenak melihat karung cokelat itu dan seperti nya karung itu cukup ringan dan dia terlihat tidak kesusahan untuk membawa nya walaupun dia salah satu God's Family tetapu dia tetap lah seorang perempuan.


Namun jika dia terlalu tersebar maka dia akan ditakuti oleh orang ramai kerana God's Family adalah salah satu musuh manusia.


Setidaknya umat manusia lah yang menggangap diri nya seperti itu.


Argness Sayaku,Sayuri Sayaku,Irent Sayaku.


Hanya tersisa satu lagi anggota untuk melengkapkan God's Family.


Tetapi jika ketiga-tiga orang tersebut tidak berkumpul maka God's family tidak boleh memanggil satu lagi anggota mereka.


Irent Sayaku orang yang pelik,suka warna hitam dan berpakaian hitam dia suka senyum senyum sendiri dan kadang-kadang dia tidak ingin memperlihatkan senyuman nya kepada orang lain.


Sayuri Sayaku pula orang yang suka bermain catur atau chess tetapi dia main dengan diri nya sendiri,di mana apabila pawn hitam bergerak maka dia akan pergi ke sisi yang berlawan lalu mengerakkan pawn hitam pula.


Dan sepanjang dia melakukan hal itu dia hanya seri dengan kata lain tidak menang dan tida juga kalah.


Jika kalah maka dia kuat atau lemah dan begitu juga jika dia menang.


Disitu tercipta paradoks yang tidak dapat dielakkan.


Tetapi sekarang hal itu tidak penting kerana orang-orang di Black Butterfly Kingdom sudah terbiasa dengan kelakuan Sayuri Sayaku.


Walaupun dia setengah Cyborg tetapi benda tu bukanlah dari zaman modern pada saat ini


boleh dikatakan tangan cyborg milik Sayuri Sayaku sedikit lebih maju daripada zaman modern sekarang.


Mungkin sekitar 5 tahun tetapi tidak menyentuh angka 10 tahun.


Kembali lagi, Argness Sayaku melihat ke arah awan dan dia mendapati sesuatu yang buruk akan terjadi tidak lama lagi,


"Menyedihkan aku dapat merasakan nya sudah mahu hujan ya? dan hari ini akan segera berakhir ada banyak hal yang terjadi pada hari ini,mula dari perang Xeli Kingdom dan seperti nya apabila balik ke kerajaan Xeli sudah kehabisan Mana."


Argness Sayaku bermusuhan dengan Puteri Xeli namun pada saat itu dia tidak ada rasa ingin bertarung dengan Puteri Xeli walaupun dia ingin menjadi yang terkuat namun tetap sahaja jika moyang Puteri Xeli masih hidup iatu Xeman Xiri.


Maka dia akan bernasib malang.


Tetapi itu cerita 300 tahun yang lalu dan tidak ada kaitannya dengan sekarang.


Kerana masalah nya sekarang ialah Argness Sayaku dengan Puteri Xeli iatu tak lain dan bukan adalah cicit Xeman Xiri.


Argness Sayaku kemudian berlari dan sambil itu juga dia berkata di dalam hati sambil melihat di sekeliling nya,


"Sial! entah kenapa aku rasa tidak sedap hati aku harus cepat!!."


Argness Sayaku melaju dan meninggalkan apa yang ada dibelakang diri nya dia juga menggunakan magic untuk berlari laju dan sekarang larian nya melebihi rata-rata manusia berlari.


Mungkin 80km/jam.


Dia sudah menyamai kecepatan kuda tetapi itu tidak akan bertahan lama.


Dan dia kemudian berhenti lalu dia ambil nafas,dia kemudian melihat ke arah utara iatu di depannya dan terlihat istana kerajaan.


Dia terus menuju ke sana dan dia tidak menjatuhkan karung tersebut kerana itu adalah benda yang sangat penting untuk sebuah bahan bukti.


Kemudian tidak lama setelah itu dia sampai di hadapan pintu bangunan,lalu dia mengetuk pintu tersebut.


Ketukan didengar, Argness Sayaku mengetuk nya tidak terlalu kuat tetapi itu boleh didengar oleh orang-orang yang berada di dalam.


Argness menunggu 5 saat dan sesuai harapannya ada sebuah langkah kaki yang datang ke mari dan Argness Sayaku berkata di dalam hati sembari membetulkan sedikit rambut nya yang berantakan akibat lari tadi.


"Mereka tidak melupakan aku kan? aku memang banyak keluar dan menjumpai beratus bahkan beribu orang namun aku tidak melupakan mereka aku harap mereka melakukan tindakan yang sama dan bukan yang sebaliknya terlebih lagi Lacial Logical dia pasti akan kena mental dengan hal ini, Lacial itu cukup kuat dan mungkin akan memberi perlawanan kepada Xeli sekarang aku hanya tinggal manipulasi dia sedikit."


Dan orang yang berada di sebalik pintu itu berhenti di depan pintu,tidak terdengar lagi jejak langkah dari orang yang berada di sebalik pintu tersebut.


Dan sekarang hanya ada keheningan Argness Sayaku menunggu pintu untuk dibuka dia menunggu sekitar 3 saat sebelum tombol pintu dipulas dan pintu terbuka.


Dan dia melihat wajah tiga orang yang tidak asing disebalik pintu tersebut,dia tidak menyangka kalau akan datang tiga orang sekaligus untuk membuka pintu.


Argness Sayaku berkata sambil sedikit tersenyum kepada mereka bertiga,


"Seperti biasa aura kau kuat ya? First Shadow atau perlu aku panggil Irent Sayaku? sudah lama tidak bertemu ya? kalian bertiga."


Disebalik pintu itu terdapat tiga orang iatu Irent Sayaku,Lacial Logical dan Namaka Yui


mereka bertiga kebetulan mendengar ketukan pintu tersebut tetapi Irent Sayaku lah yang datang secara tiba-tiba.


Dia mengatakan kalau dia dapat merasakan hawa Argness Sayaku dan ternyata itu benar.


Namaka Yui dan Lacial Logical menjauh dari pintu dan membungkuk kan badan mereka lalu mereka menundukkan kepada mereka sebagai rasa hormat terhadap pemimpin mereka.

__ADS_1


Irent Sayaku berjalan mendekat kepada Argness Sayaku dan dia memegang pipi Argness Sayaku lalu dia berkata dengan sedikit senyuman.


"Selamat kembali, Argness ada banyak yang ingin aku bicarakan tetapi kau akan pergi lagi kan? jadi apa tujuan mu balik ke sini? pasti ada hal yang darurat atau akan ada penyerangan terhadap kerajaan kita,jika itu benar maka kita harus meningkatkan pertahanan."


Argness Sayaku menundukkan kepala nya sedikit dan air mata nya jatuh tetapi tidak terlalu banyak dan dia masih dapat menahan nya.


Black Butterfly memang kejam dan sebagainya tetapi mereka adalah orang yang peduli dengan rakannya.


Namaka Yui dan Lacial Logical terkejut akan hal itu kerana itu pertama kali dia melihat


Argness Sayaku menangis dan mereka hanya boleh diam dan melihat.


Satu-satu nya orang yang boleh merespon di sana mungkin Irent Sayaku.


Irent Sayaku mengelap air mata yang jatuh dan membasahi pipi Argness Sayaku.


Argness mengembalikan posisi kepala nya lalu Namaka Yui dan Lacial kembali berdiri dengan tegap seperti biasa dan mereka masih lagi menutup mulut atas sebab kejadian tadi.


Irent Sayaku berkata sambil meletakkan kembali tangannya di posisi asal,


"Kenapa dengan kau? Argness,tidak seperti biasanya kau bukanlah orang yang suka menangis.Apa yang sebenarnya terjadi? dan juga karung apa itu? ada kaitan dengan itu kah?."


Sorotan mata Irent Sayaku tertuju kepada karung yang dipegang oleh Argness mengingat kalau Argness tidak memiliki karung seperti itu.


Disebabkan hal itu juga lah sorotan mata Namaka Yui dan juga Lacial tertuju kepada karung tersebut,memang terlihat pelik.


Setidaknya itu adalah ayat yang muncul dia otak mereka namun mereka mengabaikan nya dan sekarang tertanya-tanya kenapa Argness Sayaku.


Itu hanya mereka, tidak pula dengan Irent Sayaku.


Irent Sayaku memandang ke arah karung tersebut dan kemudian dia menutup matanya lalu dia menghela nafas.


Namaka Yui dan Lacial kebingungan dengan tindakan Irent Sayaku atau lebih tepatnya mereka berdua kebingungan melihat tindakan Irent Sayaku dan Argness Sayaku dengan IQ mereka.


Mereka tidak memahami pemikiran dua orang genius ini walaupun mereka sudah berusaha.


Lalu Irent Sayaku menjauh dari mereka bertiga dan sambil dia berjalan menjauh dia berkata kepada Argness Sayaku dan Lacial Logical,


"Argness Sayaku dan Lacial Logical aku tahu kalian sedih dan Lacial kau harus menerima kenyataan."


Pandangan mereka berubah kepada Irent Sayaku yang berada di belakang nya dan semakin jauh dia maka hawa keberadaan nya mulai hilang.


Mereka bertiga sudah tidak dapat merasakan hawa keberadaan Irent Sayaku.


Argness Sayaku tersenyum sedikit sambil mengelap air mata nya,


"Memang selalu macam tu dia."


Argness Sayaku berkata sambil memberi karung itu kepada Lacial dan Namaka Yui juga melihat hal itu dari jarak dekat atau lebih tepatnya dia berada di sebelah Lacial.


Dan Argness Sayaku berkata sambil mengeluarkan sebuah pedang daripada sebuah portal kecil yang berwarna hitam


Lalu dia menjauh daripada mereka berdua walaupun tidak terlalu jauh.


"Bukalah dan tolong tahan emosi mu."


Namaka Yui berasa benda yang tidak diingini akan berlaku dan dia mula mengeluarkan ekspresi ketakutan,hal itu dapat dilihat dari


raut wajah nya yang semakin mengerut.


Banyak inferens yang keluar dari otak nya yang membuat dia semakin overthinking


Namaka Yui berkata dalam hati dengan menelan air liur nya,


"Aku merasa benda yang buruk akan terjadi."


Dia sudah berfikir akan hal itu sekarang hanya tinggal Lacial tetapi Lacial sudah mengalirkan air mata nya dan dia tidak dapat menahan emosi nya.


Namaka Yui melihat ke arah Lacial dan dia sudah mengetahui apa yang akan terjadi selepas ini.


Namaka Yui kemudian menghembus kan nafas nya lalu dia berkata kepada Lacial,


"Haihhh,cepat buka Lacial Logical."


Lacial kemudian membuka karung tersebut dengan emosi nya yang sedang tidak bagus


jantung nya berdegup dengan sangat kencang dan dia menelan air liurnya sebagai sebuah rasa ketakutan.


Lacial Logical melihat pemandangan yang ada di dalam karung tersebut dan dia sudah menyangka hal ini lalu dia melepas karung tersebut tetapi karung tersebut masih terbuka sehingga Namaka Yui dan Lacial masih lagi dapat melihat benda yang ada di dalam karung tersebut.


Lacial kemudian menitiskan air mata nya satu persatu dan seperti nya dari kiri ke kanan air mata nya jatuh mula dari mata kiri dan diteruskan dengan mata kanan.


Argness Sayaku juga ingin menangis tetapi dia menahan nya lalu dia berkata kepada Lacial sambil tertunduk,


"Bukankah aku sudah suruh untuk kau tahan emosi!?."


Nampak seperti marah tapi aslinya tidak, Argness Sayaku juga tidak dapat menahan emosi nya dan berbalik kepada Lacial dia berkata,


"Jika saya yang ikut pada saat itu mungkin Leader Beaster masih boleh hidup."


Ya,di dalam karung tersebut terdapat beberapa tulang manusia dan seperti nya mayat nya sudah membusuk lalu hilang baru beberapa bulan sejak penyerangan Desa Rance.


Tetapi mayat Leader Beaster cepat membusuk dan dengan kata lain Leader Beaster sudah mati.


Lacial kemudian mengambil sesuatu yang berada dalam karung tersebut iatu sebuah rantai yang di dalam rantai tersebut terdapat sebuah gambar.


Warna rantai tersebut ialah perak,jika terkena kotoran maka akan sangat senang dilihat oleh orang yang memakainya.

__ADS_1


Lalu tangan Lacial yang meraih rantai tersebut pun naik semula ke atas dan Lacial membuka gambar yang ada di dalam rantai tersebut.


Dan apabila melihat itu Lacial sudah tidak dapat menangis lagi kerana terlalu sedih


dengan apa yang dia lihat dan dia sedikit tersenyum kerana sampai akhir hayat dia pun.


Leader Beaster masih tidak melupakan diri nya itu sahaja sudah membuat kan Lacial bersyukur.


Lacial melihat dan menutup gambar tersebut,gambar tersebut tentang Lacial waktu kecil dan juga terdapat Leader Beaster yang masih muda di sebelah nya.


Lacial kemudian memakai rantai tersebut dileher nya lalu dia berkata di dalam hati sambil tangan kanannya masih memegang rantai tersebut,


"Beaster, walaupun kita kita memiliki hubungan darah tetapi hal yang aku dapat tahu saat ini adalah kau memang seorang yang berani aku tidak akan lupakan kau sampai lah titisan darah aku yang terakhir."


Namaka Yui tersenyum sedikit dengan ayat Lacial,dia kemudian berkata dalam hati


"Akhirnya kau boleh berfikiran normal ya? Lacial Logical."


Argness Sayaku menghulurkan sebuah pedang kepada Lacial dan dia berkata kalau pedang itu dapat menebas segalanya termasuklah manusia terkuat sekalipun.


"Ambilah pedang ini Lacial,aku ingin kau pergi ke Xeli Kingdom lalu manipulasi lah tentera atau bangsawan mereka dengan itu Xeli akan sendirian dan kita akan mudah untuk jatuhkan kerajaan mereka kita sudah tidak perlu menggunakan cara menghancurkan desa untuk pancing Xeli keluar."


Namaka Yui kemudian berkata,


"Anda benar lagi pula Puteri Xeli mempunyai sekutu yang kuat diluar sana dan sama seperti Fake Heroes dia sangat berbahaya pedang itu mungkin boleh membunuh nya."


Namaka Yui bercakap tentang pedang yang berada di tangan Lacial.


Lacial kemudian berkata,


"Saya kan yang harus pergi? baiklah jika ini demi Leader Beaster saya akan pergi dan membunuh semua orang di sana!!."


Lacial membulatkan tekadnya dan dia sudah siap untuk pergi membunuh semua orang-orang kerajaan.


Argness Sayaku berkata,


"Tetapi kau harus cepat saat ini Xeli Kingdom dan One God Kingdom sedang berperang dan di istana kemungkinan hanya tersisa orang-orang lemah jangan sampai Xeli menyadari kalau ini perbuatan kita."


Lacial menundukkan kepala nya lalu dia berkata,


"Baiklah!!."


Lacial kemudian keluar dari istana dan dia sudah siap-siap untuk pergi sambil membawa pedang yang diberi oleh Argness Sayaku.


"The Twin Of Star Sword"


Setidaknya itu lah nama nya,dengan ini mungkin dia dapat menyelesaikan orang-orang kuat dengan sekejap.


Dia kemudian berkata sambil terbang dengan Magic Fly,


"Terima kasih yang mulia dan juga Namaka Yui saya tidak akan melupakan anda jika saya tidak akan kembali lagi saya minta maaf dan juga sampai kan salam saya dan maaf saya kepada rakan-rakan kita,Fly!!."


Lacial terbang dan menuju ke arah Xeli Kingdom,Namaka Yui dan Argness Sayaku tinggal di sana.


Mereka masih lagi melihat ke arah langit sehingga lah Namaka Yui berkata,


"Anda tidak mahu masuk dahulu?"


Dia memecahkan keheningan mereka,lalu Argness Sayaku menggangukkan kepala nya dan itu membuatkan Namaka Yui memahami apa yang dimaksudkan oleh Argness Sayaku.


Argness Sayaku berkata dalam hati,


"Aku juga tak ingin seperti ini tapi jika sudah seperti ini maka mahu dibuat bagaimana pun hal yang akan terjadi aku tidak dapat elak, sekarang hanya satu hal sahaja yang aku dapat katakan iatu selamat tinggal puteri merah putih."


Dia maksudkan orang tersebut dan orang tersebut pada saat ini sedang berada di FreedomLand.


(Setelah Beberapa Minit Lacial Masuk Ke Kerajaan Dan Dengan Cepat Dia Berjalan Memanipulasi Dan Sekarang Dia Mengumpul Kan Orang-Orang Kecuali Komander Tertinggi,Komander Xeli Kingdom Dan Bangsawan Great Tier)


"Angkatlah kepala kalian,dasar orang dari kerajaan hancur."


Di depan Lacial terdapat beratus orang yang sudah dimanipulasi kan oleh diri nya dan dia tersenyum kejam di situ walaupun ini perintah Argness Sayaku.


Tetapi dia terlihat begitu menikmati nya.


Dan dia berkata,


"Sedar lah diri kalian tanpa pemimpin kalian,kalian tidak berdaya dasar lemah dengan magic tingkat rendah ini pun masih berpengaruh kepada kalian lagipula di mana komander kalian? semua nya pergi ikut berperang?? jika ada pun pasti boleh aku bunuh kerana memiliki pedang ini."


Lacial yang sedang duduk di atas singgahsana milik Puteri Xeli pun bangun lalu dia menghulurkan pedang nya ke arah pintu ruangan tahta.


Kemudian dia berkata,


"Gate To Paradise"


Kemudian muncul lah sebuah gate yang menghubungkan Paradise dan juga Xeli Kingdom.


Lacial kemudian berkata sambil berjalan turun dari tahta,


"Pergilah ke sana dan bunuh semua orang bahkan mahluk di sana dan akan aku berikan kalian hadiah,cepat pergi!!."


Pada akhir ayat nya dia menguatkan suara nya agar mereka dengan cepat pergi dari sana dan satu per satu dari mereka pergi untuk membuat kekacauan di Paradise.


Lacial kemudian berkata sambil keluar dari ruangan tahta,


"Sekarang aku hanya perlu pergi ke tempat yang sunyi sambil meninggalkan sebuah mesej kepada Xeli."


Dia kemudian tersenyum.

__ADS_1


TO BE CONTINUE


__ADS_2