
Beberapa jam kemudian selepas Kasihana Hina dan Reon Ren pergi mereka tidak kembali lagi padahal disuruh memeriksa sahaja namun mengambil waktu yang begitu lama.
Puteri Xeli merasakan firasat yang cukup buruk dan sekarang dia boleh membayangkan benda itu namun dia tidak boleh untuk menyimpulkan kejadian itu.
Puteri Xeli memegang dada kiri nya dan di situlah terdapat jantungnya,
"Kenapa? aku merasa benda yang tak baik sudah terjadi lagipun kenapa Kasihana Hina dan Reon Ren belum pulang??"
Puteri Xeli melepaskan dada kiri nya lalu dia melihat ke arah mereka bertiga iatu Horiyan Tia,Candra Cuna dan Unknow Maya.
Puteri Xeli kemudian berkata kepada mereka sambil Puteri bangun,
"Kalian boleh duduk, lagipun mungkin musuh sudah ada di istana dan ruangan tahta jadi yang paling selamat jangan risau."
Candra Cuna kemudian berkata,
"Musuh di dalam istana? tidak! jangan risau tuan puteri walau apapun yang terjadi saya akan melindungi anda dan nyawa ini saya persembahkan kepada anda."
Candra Cuna membungkuk lalu dia meletakkan tangan kanan nya di dada kiri
Horiyan Tia dan Unknow Maya melihat itupun mereka juga melakukan hal yang sama.
Puteri Xeli kemudian mengeluh lalu beberapa saat dia termenung ke arah mereka.
Kemudian dia kembali duduk di singgahsana lalu dia menyuruh mereka untuk duduk tidak perlu berdiri,
"Kalian juga duduklah kita sekarang tidak boleh keluar dari ruang tahta dan aku juga sudah tidak ada Mana untuk membuat kerusi."
Mereka kemudian duduk tanpa berkata apa-apa lebih tepatnya mereka duduk di lantai
Puteri Xeli kemudian berkata,
"Maaf ya kalian terpaksa duduk seperti itu dan tidak adil pula sebagai seorang puteri melakukan hal ini."
Puteri Xeli bangun dan berjalan ke arah mereka, Unknow Maya kemudian berkata
"Tidak apa Puteri Xeli kami tidak keberatan asalkan dapat melindungi anda itu sahaja sudah cukup bagi kami."
Puteri Xeli turun dari singgahsana dan berjalan mendekati mereka dan memang sesuai dugaannya,dia masih lagi tidak pulih
walaupun dia memiliki luka fizikal yang cukup parah selepas menentang naga itu.
Tetapi dia masih boleh hidup itu sahaja sudah hebat memang tidak perlu diragukan lagi.
Mereka bertiga melihat Puteri Xeli berjalan tidak karuan,mereka ingin menolong Puteri Xeli namun dengan tiba-tiba Puteri Xeli terjatuh.
Puteri Xeli terbaring di situ lalu dengan cepat mereka bertiga bangun dan mendatangi Puteri Xeli.
Puteri Xeli yang terbaring di atas karpet merah pun berkata dalam hati dengan suara yang sangat perlahan,lagipun muka nya memerah dan suhu badannya meningkat.
"Otot kaki ku sudah tidak kuat lagi jika aku tidak menggunakan heal secepatnya maka aku akan benar-benar hilang dari dunia ini
aku tidak ingin itu."
Mereka bertiga memegang tubuh Puteri Xeli
dan menolong puteri untuk bangun namun Puteri Xeli berkata dengan suara perlahan lalu terlihat muka nya yang memerah.
"Aku baik-baik sahaja tidak perlu menolong aku."
Candra Cuna berkata sambil memegang tangan kiri Puteri Xeli,
"Tapi badan anda panas seperti ini mana mungkin kami membiarkan anda! anda harus duduk di singgahsana sampai lah bantuan tiba!."
Puteri Xeli kemudian berkata dalam hati sambil berjalan menuju ke arah singgahsana kembali,dia juga memaksa untuk melepaskan genggaman mereka bertiga,
"Aku tidak boleh mati sekarang!! ada seseorang yang harus aku lindungi,ya! aku harus melindungi nya dia juga harus lari dari kerajaan ini jika dia bahagia maka aku juga akan bahagia walaupun tidak bersama ku."
Puteri Xeli 100% benar-benar sudah berubah dan tanpa sedar Hayato lah yang melakukan hal itu memang benar-benar lelaki yang suka meninggal kan perempuan.
Memberi pengaruh besar pada Xeman Xeli tapi sekarang malah ditinggalkan, Puteri Xeli mungkin sakit hati tapi dia tidak ingin memarahi atau melukai hati dan perasaan orang yang dia sukai maka dari itu dia terpaksalah menerima semua kesakitan tersebut.
Jika Hayato tidak merasakan sakit pada perasaan dan hatinya maka itu lebih daripada okay biarkan diri Puteri Xeli yang kesakitan kerana "Hayato,aku akan melindungi mu."
Mungkin itu perkataan yang diucapkan apabila kali terakhir mereka bertemu dan mungkin juga itu pertemuan terakhir.
Tiada siapa yang tahu kan? tentang dunia ini tentang masa depan tentang masa lalu itu semua hal yang mustahil untuk diketahui manusia.
Walaupun manusia yang paling kuat sekalipun.
Mereka bertiga kemudian menundukkan kepala mereka di hadapan Puteri Xeli yang sudah duduk atas singgahsana, kehidupan mereka sehari-hari tidak beruntung dan ini mungkin salah satu dari ketidak keberuntungan tersebut.
Tetapi demi mengabdi kan diri kepada Puteri Xeli rasanya hal seperti itu tidak ada masalah bagi mereka,mereka bukan tuhan dan dewa jadi mereka kadang-kadang tidak mampu melihat benda yang sedih.
Pernafasan Puteri Xeli menjadi laju dan nafas nya mula menjadi wap dan terasa panas seakan-akan air nya mendidih lalu menjadi wap.
Badan Puteri Xeli tersandar pada singgahsana sehingga itu menunjukkan kalau dia sudah tidak berdaya lagi untuk bergerak dia tidak mati hanya saja kepenatan dan dia terkena demam.
Atau mungkin virus?
Detak jantung Puteri Xeli melaju dan mereka bertiga tidak dapat berbuat apa-apa kerana mereka sudah diperintah untuk membiarkan Puteri Xeli seperti ini.
Sudah pasti ini penebusan dosa atas apa yang dia lakukan sebelum ini dan segala yang dia lakukan itu sangat kriminal jika sahaja dia bukan seorang puteri maka tamatlah riwayat dia.
Puteri Xeli berkata dalam hati dan mulut nya masih sahaja mengeluarkan nafas panas dan laju,
"Biarkan aku seperti ini...aku memang layak mendapat kan nya....dunia ini,tuhan,dewa dan benda lain yang berada di langit....apakah mereka membenci aku?....aku lahir ke dunia ini dan dicipta kan apakah untuk dibenci?....tuhan seperti nya tidak akan jawab di sini...yah...asal kan ada Hayato walaupun tidak dekat dan aku sendiri juga tidak tahu dia di mana itu sahaja sudah cukup....tetapi...itu tidak bermaksud aku ingin mati...aku masih...ingin...jumpa...Hayato...."
__ADS_1
Mata nya muka berat dan pernafasan nya mula perlahan dan datuk jantung nya mula perlahan tetapi suhu tubuhnya masih lagi terjaga.
Hal ini hanya akan membuat kan Puteri Xeli tersiksa dan terus tersiksa namun jika Hayato tidak tersiksa maka itu tidak ada masalah biarkan Puteri Xeli yang menerima nya.
Puteri Xeli lalu menutup mata nya sebentar lalu dia berkata dengan perlahan kepada mereka bertiga,
"Kalian....aku...mau...tidur...sebentar...."
Dia memperjelas perkataan nya dia seperti nya sudah tidak tidur beberapa hari dan waktu terasa lambat bagi nya sudah banyak hal yang terjadi hari ini.
Dia tidak akan lupa apa yang terjadi pada diri di tahun 2007,dia tidak akan pernah lupakan orang yang dia cintai.
Seumur hidupnya dia hanya akan mencintai 1 atau mungkin 2 lelaki tetapi sekarang dia sedar kalau dia tidak perlu mencintai orang selain Hayato kerana hanya Hayato yang sama dengannya.
Fizikal mungkin yang dimaksudkan.
Rambut putih dan mata merah memang jarang ditemukan di dunia ini,ini juga salah satu keajaiban dunia.
Bayi yang terlahir dan sekarang telah menjadi Puteri Kerajaan.
Memang Xeman Xeli yang terhebat tetapi dia sekarang sudah tidak boleh berbuat apa-apa mungkin dia akan memikirkan rancangan selanjutnya atau dia akan lari pergi pada Hayato.
Puteri Xeli masih memiliki kesadaran nya dan dia dapat mendengar suara mereka bertiga,mereka bertiga merisaukan Puteri Xeli.
Puteri Xeli tersenyum kecil lalu dia berkata dalam hati,
"Jika...aku...di...kejar...musuh...kuat...mana... mungkin...aku...lari...apatah...lagi...lari...pergi..pada...orang...yang...aku...cintai...dia...pasti...
akan...mengikuti...ku..."
Sebenarnya muka Puteri Xeli sedikit pucat tetapi dia masih lagi kelihatan cantik walaupun sedang sakit.
Dibawah mata nya hampir ada "mata panda" tetapi itu tidak terjadi dan dia mampu mempertahankan kecantikan nya.
Hayato itu orang yang hebat menurut Puteri Xeli mampu mengeluarkan dirinya dari gelap nya gua dan membawa diri nya ke arah matahari agar dirinya dapat melihat betapa cerah nya dunia ini.
Puteri Xeli kemudian membuka mata nya lalu dia melihat tiga komander perempuan tersebut mengeluarkan pedang dan untuk menjaga Puteri Xeli.
Tidak! dia silap.
Puteri Xeli berkata dalam hati,
"Mereka...mengeluarkan...pedang?"
Mereka seperti nya bersedia untuk menyerang,lalu dengan cepat Puteri Xeli menyadari satu hal.
Dia pun bangun dengan cepat lalu membuka luas mata nya agar dapat melihat situasi dengan lebih baik dan dia melihat nya.
Jarak berlawan dia memandang Puteri Xeli,dia berada tidak jauh dari 3 Komander Tertinggi dan penyusup tersebut tidak menggunakan penyamaran dan main masuk.
Perempuan tersebut ialah Lacial Logical selepas sahaja membunuh Kasihana Hina dan Reon Ren dia terus datang ke kerajaan dan dia ingin mengruntuh kan kerajaan ini secepat nya agar dendam Leader Beaster.
Lacial berkata dengan muka yang tersenyum kejam dia kemudian menggunakan teknik yang sama seperti yang digunakan pada Kasihana Hina dan Reon Ren.
"Kalian itu memang bodoh."
Lalu lubang kecil itu muncul dibelakang Candra Cuna,mereka tidak memiliki magic lagi jadi mereka tidak dapat mendeteksi itu sumber magic mereka sudah habis.
Kemudian bahagian dada Candra Cuna di tusuk dari belakang dan pada saat itu lah pedang tembus dari belakang nya.
Pedang itu dapat menembus segalanya.
Darah Candra Cuna bercucuran di mana-mana sehingga karpet itu basuh,darah tersebut juga terkena pada kaki Horiyan Tia dan juga Unknow Maya.
"Arghhh"
Suara dari Candra Cuna terdengar jelas oleh mereka berempat yang berada di dalam ruang tahta,
Puteri Xeli yang melihat itu langsung berlari ke arah mereka dan begitu juga dengan 2 komander itu mereka maju untuk membunuh Lacial.
Namun pedang tersebut kemudian dicabut oleh magic Lacial lalu di masukkan kembali ke dalam lubang kecil itu.
Candra Cuna terjatuh seperti nya terkena jantung nya,Horiyan Tia maju kehadapan tetapi Unknow Maya terhenti dia mendekati Candra Cuna yang diselimuti darah nya sendiri.
Dia menangis.
Lacial kemudian berkata sambil menghulurkan tangan kanannya,
"Xeman Xeli dan kau tunduk lah."
Dia menggunakan Magic pengawal minda dan bahkan Puteri Xeli terpengaruh kerana dia sekarang sudah tidak memiliki kekuatan,
Puteri Xeli tertunduk di hadapan Unknow Maya dan dia tidak dapat berbuat apa-apa menggerakan kepala nya saja sudah berat apatah lagi menggerakan seluruh badan.
Candra Cuna kemudian menghembus kan nafas terakhir nya,
"Fushhhh"
Itu menandakan dia tidak akan pernah bangun lagi,Candra Cuna dia sudah banyak berjasa,Candra Cuna sudah...
MENINGGAL
Unknow Maya kemudian menangis lalu air mata nya keluar dengan deras dan bercampur dengan darah nya Candra Cuna.
Tangan kanan dan kiri nya juga diselaputi darah akibat memegang bahagian yang memiliki pendarahan hebat.
Lalu dia bangun dan memegang pedang nya dan dia maju berlari sambil menjerit untuk membalas kan kematian Candra Cuna,
__ADS_1
"ARGHHHHHHH"
Teriakan terakhir nya,
Dia mungkin tidak akan dapat mendapat situasi seperti itu lagi di dalam hidup nya kerana di sinilah tempat terakhir dia akan berada sebelum dia mati,
Lacial berkata sambil memasukkan pedang ke dalam lubang itu lagi,
"Aku tidak tahu kau ini ingin menjadi bodoh atau bunuh diri."
Lalu tusukan dari depan menusuk perut nya sehingga darah semakin bertambah di sana
dan air mata yang masih lagi tidak berhenti akibat hal tadi masih lagi terus turun.
Kali ini air mata tersebut tidak dapat dilihat kerana bercampur dengan darah nya sendiri
lalu dengan cepat Lacial menarik pedang tersebut dan Unknow Maya jatuh.
Unknow Maya menghembuskan nafas terakhir nya dan dia....
MENINGGAL
Puteri Xeli kemudian dapat bergerak seperti biasa dan dia masih memiliki tujuan yang sama seperti tadi iaitu membunuh Lacial.
Namun saat melihat Horiyan Tia yang sudah boleh bergerak,dia menyerah kan hal itu kepada nya namun seperti nya tidak akan bertahan lama.
Tepat apabila Horiyan Tia bangun,lubang itu muncul tepat di dahi nya lalu pedang tersebut menusuk dahi nya sehingga otak nya terbelah dua.
Dan sekarang darah Horiyan pula yang bercucuran di mana-mana tetapi Horiyan Tia tidak merasakan sakit kerana otak adalah organ yang mendeteksi rasa sakit.
Namun apabila otak terkena serangan fizikal tubuh tidak akan merasakan sakit kerana di otak tiada reseptor rasa sakit.
Lalu Lacial menarik pedang nya dan dia berkata sambil memandang ketiga-tiga tubuh mereka yang sudah tidak bernyawa,
"Dasar orang-orang bodoh ingin melindungi orang lain tetapi diri sendiri saja kau tidak dapat lindungi bukankah kau lebih teruk dari sekumpulan semut?."
Sesuai harapannya,Horiyan Tia menghembuskan nafas terakhir nya dan Horiyan Tia pun....
MENINGGAL
Benar-Benar banyak yang mati pada hari ini.
Lacial kemudian memandang ke arah Puteri Xeli lalu dia tersenyum kejam dan dia juga memberikan Puteri Xeli sebuah pedang,
Dia mencampak pedang tersebut dan pedang tersebut tidak diraih oleh Puteri Xeli.
"Ambil lah dan mari kita bertarung secara adil aku juga ingin tahu bagaimana rasanya mengalahkan manusia paling kuat di dunia ini."
Lacial maju satu langkah kemudian dia berkata,
"Marilah bertarung di tengah ruangan ini,
mayat mereka akan menggangu jika kita bertarung di sini."
Baru sahaja ingin memasuki langkah kedua, Puteri Xeli terjatuh dan nafas nya kembali tidak karuan,muka nya masih lagi memerah diri nya berpeluh kuat.
Karbon dioksida yang dikeluarkan dari mulut Puteri Xeli berupa wap,
Lacial Logical yang melihat itu kemudian berkata,
"Oi oi aku tidak menggunakan magic pengendali fikiran dan kenapa kau menjadi seperti itu?,apakah kau benar-benar boleh bertarung jika tidak maka aku akan membunuh kau tanpa rasa sakit."
Lacial Logical mendekati Puteri Xeli,lalu dengan cepat.
Puteri Xeli bangun dan memegang pedang tersebut dengan tangan kanannya tetapi kondisi nya masih sama saja seperti sebelum ini.
Dia kemudian berkata sambil berjalan tidak teratur,ada masa dia ke kiri dan ke kanan itu membuatkan dia hampir jatuh,Puteri Xeli kemudian berkata sambil mendekati singgahsana lalu berbalikan badannya.
Dan sekarang dia dapat melihat Lacial Logical yang berada tidak jauh dari nya,Puteri Xeli kemudian berada dalam posisi sedia,dia mengarahkan pedang nya ke arah Lacial Logical.
Melihat itu Lacial berkata sambil sedikit ketawa,
"Hahahaha jangan dendam kalau kau mati tau? Xeman Xeli."
Puteri Xeli kemudian berkata,
"Baiklah aku tidak akan menyesali apa-apa."
Selepas itu juga Puteri Xeli berkata dalam hati,
"Tidak...aku mungkin akan sedikit menyesal kerana aku sudah tidak akan dapat jumpa dengan Hayato,dengan kondisi yang aku sekarang rasanya berdiri saja sudah lelah."
Nafas Puteri Xeli masih tidak karuan dan dia tetap paksa kan diri untuk bertarung lalu Puteri Xeli berkata lagi,
"Namamu?"
Lacial kemudian berkata,
"Lacial Logical,kau boleh sahaja memanggil kerana selepas ini kau tidak akan dapat lagi memanggil nama aku!!."
Lacial maju dengan berlari dan Puteri Xeli memaksakan diri untuk berlari lalu mereka berdua akan berjumpa di titik yang sama dan pedang mereka akan bertembung lalu.
"KRING"
Bunyi pelanggaran antara dua pedang yang di dalam kecepatan tinggi.
TO BE CONTINUE
__ADS_1