
deg...deg...deg..
Nala sejenak berpikir apa yang dimaksud dengan merebut Zayn? Apakah yang dimaksud kekasih Zayn adalah Syila. Apakah mereka dekat sejak SMA dan menjadi sepasang kekasih...
Nala masih dalam keterdiaman.
"Apa Lo gak bisa jawab kan? Hah...?Dasar pelakor atau jangan-jangan lo adalah Ja***** juga? Hah...." Bentak Syila membuyarkan lamunan Nala.
"Maaf......Aku..." ucap Nala lirih.
"Aku apa hah? Gak ada maaf buat temen kayak lo itu?" Syila pergi dan berbalik sambil membasuh air mata yang menetes dimuka.
πΊπΊπΊπΊ
Disisi lain semenjak Zayn mengetahui bahwa syila telah kembali dia merasa sangat resah dan bimbang dengan apa yang harus dia lakukan.
Akankah dia kan mengaakhiri hubungannya dengan Nala. Tapi kenapa hatinya berkata lain. Dia tidak rela jika ada yang memuji Nala yaitu Zidan dan Farhan. Apa sebenarnya yang terjadi?
"Na?" Melihat kepulangan Nala dengan langkah gontai.
"Na, Kamu kenapa?" Nala masih terdiam.. Hal ini memicu kekepoan dari Zayn.
Tiba-tiba Nala pingsan dan jatuh ke pelukan Zayn. Zayn saat itu khawatir dan membopong Nala menuju kamar mereka.
Setelah beberapa menit Nala tersadar.
__ADS_1
"Kamu, belum makan ya Na.?" Pertanyaan muncul pertama. Pasalnya Zayn juga tahu jika Nala memiliki penyakit Mag. Dan dia pingsan pasti karena belum makan siang.
"Be...Belum." jawab Nala dengan wajah pucat.
"Kenapa sih Na.. jaga diri kamu sendiri aja gak becus ha?" Dengan nada membentak yang membuat Nala menjadi sedikit takut.
Pasalnya selama ini Zayn selalu cuek dan ketus tetapi tidak pernah membentak Nala. Dan hubungan mereka semakin hari juga semakin dekat.
kenapa bentak aku Zayn.? Apa ini ada hubungannya sama Syila.? apa dia akan merebut kamu dari aku?
Melihat reaksi Nala membuat Zayn menyesali bentakannya terhadap Nala.
"Maaf.. aku bentak kamu.. ini buruan dimakan." ucap Zayn sambil menyodorkan makanan kepada Nala.
Nala memakan makanan yang Zayn berikan setelah itu Nala mandi dan melaksanakan sholat isya'. Pasalnya dia terbangun pada pukul 11 malam beruntung Zayn masih sibuk dengan Laptopnya.
"Zayn... Aku boleh ngomong sebentar?" Ujar Nala sambik berjalan ke arah sofa.
"Hemmm.. Bicaralah.?"
"Ada...ada... ada..."
"Yang jelas." potong Zayn cuek.
"Ada hubungan apa kamu sama Syila?"
__ADS_1
*Deg..deg..deg...
Pertanyaan itu membuat Zayn ternganga. Di dalam pikiranya terbesit banyak pertanyaan seperti halnya Nala*.
"Kamu kenal Syila?"
"Syila temen aku dan Zidan dari kecil. Tetapi ada sesuatu yang membuat hubungan kita renggang dan...."
"Dan dia ngomong sesuatu kepadamu?" potong Zayn lagi.. Zayn tahu betul, Nala pasti kepikiran omongan sesorang. Mana mungkin dia bisa secerobih ini. Sudah dia duga. Tetapi dia juga baru tahu jika hubungan mantan kekasihnya itu sedekat itu dengan istrinya.
Zayn hanya menjalin hubungan dengan satu orang saja yaitu Syila dirgantara.
"Kalau aku mengambil kamu darinya." jawab Nala dengan tegar.
"Jika kamu punya hubungan dengan Syila kenapa kamu nikah sama aku Zayn." Bentak Nala dengan tatapan tajam yang ditujukan kepada Zayn.
Kedua mata mereka tekunvi dan wajah mereka semakin mendekat...,
.
.
.
***gimana nih,, banyak yang suka gk? kog tanggepanya cuma dikit.... please dong.. biar aku semangat nulis nih.πππ
__ADS_1
vote, comment dan like yha..
see you