
Semenjak pengumuman itu seluruh tem selalu mengikuti bimbingan untuk menambah materi pembelajaran.
Nala dan Alya memang sudah terbiasa untuk bersama apalagi untuk mapel Mtk. Sore itu bu Nisa memebrifing semua tim. sebenarnya ini adalah olimpiade individu, setiap sekolah wajib mengirimkan 2 peserta permapel.
"anak-anak peserta olimpiade besok dimohon menuju ruang olimpiade untuk pembrifingan." pengumuman dari Bu Nisa melalui speaker.
"La ayo kita keruang olimpiade." ajak Zidan.
" oh ayo.", ajak Nala.
" Nada sama Fikri mana?," sabung Nala
"Mana gue tau, bukanya biasanya dia sama lo yah, kan kalian dijuluki duo Na.?." jawab Zidan
" mungkin lagi mbucin sama fikri". tambahnya.
" eiii Na. Dan.. Ayo keruang olimpiade katanya mau brifing." ajak Nada datang dengan fikri
" lah ni orang, dicariin malah mbucin." jawab Nala.
"Gue habis belajar bukan mbucin." jawab Fikri.
" idih bukan sama aja, gue heran kog lo berdua bisa satu mapel." jawab Zidan.
" udah jodoh deh kayaknya." cengir Fikri.
__ADS_1
Sampai diruang olimpiade mereka disuruh duduk berpasangan oleh bu Nisa.
"Jadi kalian besok harus sudah sampai jam set 7 dan semua persiapan harus dibawa okey." ujar Bu Nisa.
Setelah beberapa pembahasan akhirnya mereka pulang kerumah masing-masing.
#Pov kediaman Muhaimin
" Ma, besok bangunin Nala ya. Nala mau olimpiade di SMA Utama besok., Sama Zidan, dan Nada juga." ujar Nala pada Mama Salamah.
" iyha, berdoa kamu, biar bisa menang dapat hasil terbaik bawa harum nama keluarga." jawab Mama.
" besok mama anterin aja kayaknya tadi mamanya Nada juga mau ikut." sambung mama.
"terserah mama aja." jawab Nada.
Kesokan harinya pukul 6 semua sudah siap, Mama Salamah dan Mama ikke mengantarkan putri mereka ke tempat lomba. Sebuah kebanggan bagi mereka untuk mengantarkan putrinya olimpiade sejak dulu.
" Ma, Nala dan Nada masuk ruang dulu ya. doain lancar dan bisa masuk final". minta Nala.
" iyha kami doain". ujar kompak kedua mama tersebut.
Setelah mengerjakan ternyata semua delegasi masuk final jadi mereka berdelapan mengejakkan soal lagi.
beberapa jam kemudian diumumkan pemenang pada olimpiade kali ini.
__ADS_1
" jadi pemenang emas lomba matematika jatuh kepada Nala dari SMA Garuda". ucap pemandu acara.
" Alhamdulillah Nala, ." ucap Mama Salamah.
Si empu malah terkejut seperti patung. Hingga lamunanya dibuyarkan Zayn yang mengajaknya mengambil medali emas karena Zayn juga menang dalam olimpiade fisika. dan Aina mendapatkan perak langsung menggandeng tangan Zayn. Menurut kabr mereka sedang dekat, tapi entah lah.
" eh., buruan ambil medali lo". ajak Zayn.
"hmmm .... eh iyha". ucap Nala.
sesampainya dirumah Nala dan keluarga muhaimin sangat berbahagia karena kemenangan dari putri mereka.
" mamaamamamam....." panggil Yazid adik Nala yang memang ditinggal dirumah.
" dek kakak menang loh,," sambil memamerkan medali yang dibawa olehnya.
" heleh... gitu aja pamer kak. dosa loh". Yazid meledek.
" Yazid kamu tiru kakak biar bisa banggain semua orang gitu loh". ujar papa.
" Iyha pah, yazid kan juga pandai main basket". ujar Yazid tak terima.
Semua keluarga muhaimin geleng-geleng tak terima. dengan apa yang didengar.
Nala sendiri juga kerap mengikuti lomba lari dan pencak silat serta ahli memainkan piano.. memang multi talenta.
__ADS_1
#buruan skuy vote, like dan comment.