
Setelah olimpiade tersebut banyak olimpiade lainnya. Dan SMA Garuda selalu menjadi SMA juara dalam olimpiade.
Pada suatu hari ketika akan ada olimpiade Matematika tentu yang menjadi delegasi adalah Nala dan Alya. Tetapi Alya kali ini mengundurkan diri karena akan menemani sang nenek operasi.
akhirnya Bu Nisa memilih Zayn untuk mendampingi Nala.
"Zayn, tolong ikut ibu sebentar." panggil Bu Nisa.
"ada apa bu?" tanya Zayn.
"Bisakah Kamu menggantikan Alya untul ikut olimpiade matematika?". tanya Bu Nisa
"Tentu saja, dengan senang hati." jawab Zayn.
"kalau begitu setiap pulang sekolah kalian belajar dulu, untuk lomba kali ini hanya tersedia untuk mapel MTK.". jelas Bu Nisa.
setelah itu jam istirahat Zayn menemui Nala dikelasnya. Dan sudah dia duga pasti dia bersama Nada, Zidan dan Fakri.
" Na, ikut gue ngomong bentar." ajak Zayn
" kog gak disini aja, nanti lo macam-macam sama Nala." ucap Zidan.
" hmmm." Zayn berguman
"Dasar es kutub selatan". Nada menyahut.
" Udah ayok, kalian jangan khawatir gue bisa bela diri kog." Bangga Nala.
__ADS_1
" ciih." zayn berguman.
#Pov belakang Kelas unggulan.
"Hmm... ada apa?". tanya Nala.
" gue disuruh bu Nisa untuk gantiin Alya buat olimpiade Matematika besok.".ucap Zayn
"owh, yaudah kek biasa aja belajar bareng." sahut Nala.
" iyha tapi gue ada pertandingan basket dan rapat nanti." jawab Zayn.
"kalo gitu belajar dirumah aja, nanti selingan dirumah lo atau nggak gue, soalnya aku juga lagi padet-padetnya jadwal, belajarnya malem aja gak papa. Kan nanti dirumah ada orang tua yang ngawasin biar lo gak macem-macem." usul Nala
"idih, kayak gue tampang macem-macem." ketus Zayn.
" heh.,,, eh tapi nanti pulang bareng gue aja. soalnya gue latihan basket sebentar kog." ajak Zayn.
"hmm .. okay jangan lama-lama." jawab Nala.
Pulang sekolah Nala memimta Zidan dkk. pulang terlebih dahulu karena dia masih ada urusan dengan Zayn.
" Dan, da, kri , kalian pulang dulu aja aku hari ini mau belbar sama si es." ucap Nala.
"si es, jangan bilang pasangam lo olimpiade kali ini Zayn." selidik Nada.
" yha seperti yang kau duga." jawab Nala.
__ADS_1
" kenapa Bu Nisa milih dia sih, ati-ati sama Aina nanti lo dilabrak." ucap Nada.
"ati-ati sama Zayn nanti modus." tambah Fikri.
" gue ikut aja." tambah Zidan.
" Kalian percaya deh sama gue, gue gak kayak cewek lain yang mengharap Zayn, lagi pula kita sama-sama kayak Es, gak mungki nyambung.. tenang sajo teman-teman." Menenangkan teman-temannya.
Ternyata benar ketika melewati lapangan basket ia bertemu dengan Zayn dan memutuskan untuk menunggunya.
Tentu menunggu sambil menghafal rumus matematika agar tidak kalah nanti ketika belbar.(makhlum anak olimpiade itu biasanya mamang gak mau ngalah sama siapapun).
"Na." panggil Zayn.
seketika Nala melamun, detak jantung dan rasa kagum mulai muncul. siapa yang tak kagum dengan ketampanan dan kegagahan dari Zayn. Perfect Man.
" Na... Oi ,, gue tahu gue tampan." jawan Songong Zayn.
"nih orang udah sombong , sok-sokanya keluar dasar es batu kutub selatan, guman Nala dalam hati."
"Eh, iyah... gimana udah selesai?" tanya Nala.
"Udah ayo buruan tunggu diparkiran." suruh Zayn.
sesampai diparkiran Nala dikagetkan oleh?
hayo tebak.. Like, comment dan Vote yups
__ADS_1