
Satu Kelas Penuh dengan Murid murid yang berebut memilih Teman sebangku. Ada yang ingin Sebangku Dengan Si pintar, ada juga yang ingin Sebangku dengan Pacar nya. Hingga Guru guru Terpaksa Mengatur Kursi Duduk agar Semuanya Adil.
"Tapi Bu. Saya Ga mau Sebangku Dengan Dia. Apa Lo?!! Liat liat Gue" Jawab Davien Kesal Saat orang yang di tunjuk sebagai teman sebangkunya, yang melihat nya Dari tadi.
"SudahLah Tidak ada perubahan Agar semuanya Adil" Balas Bu Guru Pada Davien
"Ini juga Salah kalian, kalau saja kalian tidak berisik memilih teman sebangku, ibu tidak Akan repot Ikut Campur. PAHAM???!!!!! Imbuh bu Guru Dengan Wajah Menyebalkan.
Sedangkan Diantara Perdebatan tidak berguna itu Ada yang Senang Tidak Sebangku dengan Pria Arogan seperti Davie
Sekarang tidak perlu terus Sebangku Dengan Davien. Astaga Jika mengingat betapa egois dia Membuatku ingin mematahkan Lidah nya itu. Hahaha.
Perkataan naura Dalam hati.
Naura Pun melihat kesamping nya. Eh, Dia Siapa??Tunggu Seperti nya dia tidak satu SMP Denganku.
"Sudah Sekarang kita Mulai pelajarannya" Perkataan Bu Guru Menghentikan Perdebatan itu.
"Iya Bu". Jawab Mereka Kompak.
Semuanya Pun duduk di tempat masing masing.
"Eh ra?."Tanya Selly Sambil Menoleh Ke belakang.
Naura Pun Membalas dengan Isyarat mata..
__ADS_1
"Nanti Kalau Udah Istirhat kita Tebar Pesona yuk ke Kakak kelas yang tadi natap kita Bertiga. Eh nad kamu juga ikut Biar Ga jomblo terus. Menyedihkan"
"Yaudah Aku ikut aja Soal nya gue Males Lihat si Davien"Perkataan naura Menyutujui.
Sedangkan Pria Yang Disamping Naura, Seperti tidak terlihat keberaadaannya.
Pelajaran Pun berlalu. Selly pun mengajak Teman temanya untuk tebar pesona.
Naura tidak menyadari tatapan kesal Davien saat dia Merasa Diabaikan.
Sedangkan Aaric dia hanya diam saat teman sebangku nya pergi dengan teman teman.Dia Terlihat tidak peduli.
" Eh Ra, nad?" Ucap selly menghentikan langkah mereka bertiga. "Gimana kalo kita lewat di depan mereka sambil ketawa? setuju Gak?" Ucap Selly
"Lo Nanya ke gue jelas Jelas gue Setuju woy" Jawab Naura Dengan mengibaskan Rambutnya.
mereka pun Melancarkan aksinya. Tapi tidak ada diantara sekelompok pria tersebut yang terlihat memperhatikan mereka. Dan Rencana Mereka Gagal total.
" Eh, Nad lo Kok daritadi diam aja sih??"
pertanyaan selly membuyarkan lamunan nadia.
"I-itu gue Kemarin nabrak motor Cowo. dia minta ganti rugi ke gue. Sedangkan kartu ATM gue lagi di sita Sama Papa. Gara gara Bawa mobil. Dan kalian tau ga? Cowo yang gue tabrak motornya itu Yang di tunjuk sebagai Ketua Kelas. Gue Harus Gimana coba??," Penjeladan Nadia panjang Lebar.
"Yaudah Nanti lo pake duit Si selly Aja. Dia kan orang kaya," Usul Naura kepada Nadia.
__ADS_1
"Iya Nad, Kamu Pake duit aku Aja dulu. nanti Kalau Udah di kasih Kartu ATM Lo wajib bayar ke Gue." Pertanyaan Selly Membuat Nadia Tersenyum
"Hmm... Makasih Yang" Terima kasih Nadia Sambil memeluk Selly.
"Ihhh,, Lepasin Gue,, Dasar Efek Jomblo jadi Suka Meluk Meluk Cewe" Ejek Selly kepada Nadia.
"Bodo Amatt" Balas Nadia Kesal
"Eh Gue Ke toilet Dulu ya. Si Davien Kayanya lagi mau Kesini. kalo dia nanya Kalian jawab nya Gatau Oke?" penjelasan Naura Kepada Mereka.
"Hm Sip Lah" Balas Mereka Berdua.
Naura Lari Ke Toilet Tanpa Melihat Sekitar, Hingga Dia Menabrak Seseorang.
"Eh, Maaf ya Aku Ga Sengaja"
maaf Naura
Karena tidak mendapat jawaban Naura melihat orang Yang Di tabraknya.
"Kamu Temen Sebangku Aku Ya?" Ucap Naura
"Hm Iya " Balas Pria tersebut.
"Kenalin Aku Naura, Kamu??" Jawab Naura
__ADS_1
"Aku Aaric" Balas Aaric Sambil Tersenyum