Novel Tidak Di Lanjutkan

Novel Tidak Di Lanjutkan
ulang tahun Naura


__ADS_3

"Aaric nanti malam kamu ada acara ga?"Tanya Naura kepada Aaric di sela sela guru mengajar


Aaric Menggelengkan kepala.


"Nanti Malam minggu kamu ikut ke Acara ulang Tahun aku ya?" Ajak Naura


"Gimana nanti malam Aja Ga Janji" Balas Aaric


"Awas ya kalo ga Datang" Ancam Naura.


Naura Mengajak Aaric Untuk menghadiri pesta ulang tahun nya, Dia merasa Bisa saja Aaric Akrab dengan Teman Sekelas nya.


Dia merasa kalau Dari wajah Aaric Dia selalu Kesepian. Dulu bahkan dia ingin mengajak Aaric Bergabung Dengan Teman teman nya, tapi dia ragu Karena Ada Davien di sana. Semoga saja Aaric Dapat teman


Jam 07 Malam, Teman-teman Naura Datang Ke Rumah nya untuk merayakan ulang tahunnya. Dan Aaric hadir disana, Walau Tidak ada yang mengajak nya Bicara Selain Naura.


Saat Pemotongan Kue, Aaric Melihat Naura Memberikan potongan kue itu ke pada orang Tuanya. Dan terakhir Davien Menerima nya.

__ADS_1


Di Situlah Aaric Merasakan Cemburu. Dia menutupi Kecemburuan nya Dengan Wajah Datar.


Dia langsung Pergi Darisana Merasa Keberadaanya Serasa Tidak di anggap Oleh orang - Orang. Dia Menaruh Kadonya untuk Naura Di tempat Kado, Lalu pergi darisana.


Dia Sampai Di rumah Jam 10 Namun, Dia Mendengar Suara dari kamarnya Sepertinya Ibunya Sedang Bicara Dengan Seseorang.


Dia langsung masuk Kekamar nya Dan Merebahkan tubuh nyaRanjang lalu memejamkan Matanya.


..


Dari sejak pertama kali Aaric datang ke sekolah dia sudah Menyukai Naura, Gadis Pintar yang mau berteman dengan nya. Bahkan dia tidak punya teman di sekolah karena dia termasuk golongan anak tidak mampu. Dia sering di jauhi orang orang di sekitar.


Namun, Dirinya terpaksa melakukan itu. Dia tidak mau melihat ibunya yang menanggung biaya sekolah dirinya maupun Adiknya.


Di tempat kerjanyapun dia sering mendapat perlakuan Tidak mengenakkan dari bos nya.


Jika bukan karena uang dia sudah dari dulu Keluar dari Cafee Tersebut.

__ADS_1


Dia tersenyum Memikirkan Naura. Apakah Pantas orang seperti dirinya menyukai Naura Seorang Berlian Mahal? Sedangkan dirinya Hanya Memiliki Wajah Biasa Saja Dan Orang Miskin. Aaric Tersenyum Getir mengingat betapa Tidak Pantasnya Dirinya Dengan Naura.


Sedangkan Naura Yang Saat itu telah memotong kue, tidak melihat keberadaan Aaric.


Astaga... Apa dia sudah pulang? Bahkan Dia belum Memakan kue. dia pasti merasa di cuekin oleh orang orang. bodohnya aku Tidak mengajak nya. batin Naura


Saat Pesta Sudah berakhir Naura Masuk kedalam kamaarnya melihat lihat kado yang dari temen temannya.


Saat membaca satu persatu nama pemberi kado, Dia melihat nama Aaric Dan langsung membuka kadonya.


"Wahh Gelang nya Lucu banget" Ucapnya


Dia langsung Memakai nya.


"Besok besok Aku akan memakai nya ke sekolah. ternyata Selera nya imut. Hihihihi" Dia cekikikan membayangkan Aaric Membeli gelang ini. padahal itu buatan Aaric Sendiri, Yahh, Naura Begitu senang. Walau gelang itu hanya Gelang kayu Yang dari kayu dan di hiasi pernak pernik Yang tengah nya terdapat nama Naura.


Dan ada boneka doraemon yang sedang memegang kertas bertuliskan Happy Birthday Rara. Naura tertegun karena Aaric memanggilnya dengan sangat Akrab Panggilan yang hanya di ucap kan oleh kedua sahabat dan orang tuanya. Bahkan Davien pun tidak pernah memakai nama itu untuk panggilan. entahlah Naura Tersenyum karena Aaric memanggilnya begitu.

__ADS_1


Makasihhh Ric. Batin nya


__ADS_2