
" bi, Angel dimana ya? "
" loh kok tuan udah pulang? "
" ada yang ketinggalan nih bi! "
" tuan kan bisa suruh Louis untuk ambilkan! "
" sekalian aja pen ketemu Angel bi, lagian beberapa minggu ini sibuk terus, jadi jarang ketemu deh! "
* tersenyum *
" oh begitu ya, nona Angel ada di taman tuan! "
" makasih ya bi! "
perlahan David berjalan mendekat kearah gadis itu
" hai sayang! "
gadis kecil itu sangat kaget saat melihat David sudah ada di belakangnya, dia segera melarikan diri dari David.
namun dengan cepat David segera menarik tangan gadis kecil itu, lalu memeluknya dengan erat.
" tidak, aku tidak akan menyakitimu! maaf, maaf telah membuatmu menjadi seperti ini! tolong jangan menjauh lagi dariku! ini menyakitkan! "
gadis kecil itu hanya terdiam menangis kecil
" tidak apa-apa jika kau tidak memaafkan ku, tapi tolong jangan menjauh lagi! "
lanjutnya
David segera menatap wajahnya, mengusap lembut air mata yang membasahi pipi nya.
" maaf telah menyakitimu, aku benar-benar minta maaf! "
" sudah jangan menangis lagi..air matamu menutup wajah imut mu! "
* cemberut *
" ohh ya, saat dijalan menuju ke sini aku membeli beberapa benih bunga, ayok menanam nya bersama! "
* memohon *
Angel mengangguk kecil
__ADS_1
David terus memperhatikan Angel, perlahan ia tersenyum kecil, dia sangat bahagia bisa berdua kembali dengan gadis yang ia cintai.
David segera mengalihkan pandangannya ketika gadis kecil itu tiba-tiba melihat ke arah nya.
" apa-apaan maksud ekspresinya itu! "
gumam Angel
" sepertinya kau terpesona dengan wajahku ya sayang? "
" tidak! aku hanya tidak sengaja melihat! "
" hahaha "
David tertawa kecil ketika melihat wajah gadis yang ia cintai memerah
" menyebalkan! "
" cup "
ciuman kecil mendarat di dahi gadis itu
" nih coklat kesukaan mu "
menarik tangan Angel lalu memberinya sebatang coklat
" aku pasti akan cepat-cepat pulang! " lanjutnya
" oh ya, sebagian coklatnya sudah ku simpan di kamarmu! "
" tiba-tiba perasaanku jadi gak enak! "
gumam Angel
gadis kecil itu sangat kaget saat ia kembali ke kamar, banyak sekali coklat dan satu buket bunga besar di ranjangnya.
Angel segera mengambil sepucuk surat yang terdapat di buket bunga itu
🌹🌹🌹
tunggu aku menyelesaikan semua pekerjaanku, aku akan membawamu bersenang-senang.
oh ya, sekarang aku juga sedang belajar menjadi pria yang romantis, agar kau mau terus bersamaku
David
__ADS_1
🌹🌹🌹
senyum kecil terukir di wajah gadis itu, perlahan gadis kecil itu mulai menerima David kembali.
" sepertinya harus ku bagikan! "
gumam Angel
gadis kecil itu segera membawa semua coklat ke dapur, tempat bi Yasmin sedang bekerja.
" coklatnya banyak banget non! semua coklat nya mau diapain? "
*kaget*
" bagikan aja bi! sayang juga kalo ga ke makan!"
" coklat sebanyak ini, kayaknya per orang dapet sepuluh batang coklat non! hihi "
* tersenyum lebar *
" nanti bibi bagikan ya non! "
lanjutnya
" makasih ya bi! "
" iya non! "
" kalo gitu aku mandi dulu ya bi! "
***
" kau sudah pulang? "
" iya bu! "
" kemari lah! ibu ingin berbicara dengan mu sebentar! "
" ada apa bu? "
" Louis jangan terlalu dekat dengan nona Angel! kau dipindahkan juga gara-gara ini kan? kau harus ingat nona Angel itu milik tuan David! "
" Angel bukan milik David bu! Angel bukan milik siapa-siapa disini! "
" kau benar-benar keras kepala! jangan gegabah Louis! kau juga harus ingat kalo keluarga tuan David sudah membantu kita dari dulu! "
__ADS_1
" iya! aku tidak pernah lupa itu! "