Obsesi Seorang Psikopat

Obsesi Seorang Psikopat
eps 30 ( pengakuan )


__ADS_3

" Ayo kita kabur dari sini, aku akan membantu mu! "


Gadis kecil itu terdiam kaget, saat Louis mengatakan hal itu.


" kenapa kakak tiba-tiba berkata seperti itu? "


" aku tak tahan dengan perlakuan David padamu! aku menyukaimu Angel! ayo kita melarikan diri dari sini! "


" maaf kak, kakak terlambat! sepertinya aku sudah mulai menyukai pria itu. "


" untuk perlakuannya padaku, kak Louis tak perlu menghawatirkan itu lagi! aku bisa menanganinya sendiri! "


lanjut gadis kecil itu, sembari berjalan pergi meninggalkan Louis


" Tapi..Angel apa kau yakin? "


teriak Louis


Angel berhenti sejenak, kemudian melanjutkan langkahnya.


" Dia membohongi mu! orang tua mu meninggal "


" a.. apa? "


perlahan gadis itu meneteskan air matanya, dan berlari mencari David.


" sejak kapan?! "


teriak gadis kecil itu


" sejak kapan apa maksudmu baby? "


" jangan berpura-pura tak tahu! "


" sejak kapan orang tua ku meninggal?! "


" ka.. kau tau dari mana?! "


" jawablahh!! "


teriak gadis itu, sembari menangis dan memukul-mukul tubuh kekar David.


kemudian David memeluk erat tubuh gadis kecil itu.


" satu minggu yang lalu.. Maaf Angel! maaf kan aku! "

__ADS_1


Angel menangis histeris di pelukan David, orang tua yang dia sayangi meninggalkan dia untuk selamanya.


" kenapa kau tak memberi tahu ku?! "


" orang tua mu mengalami kecelakaan pesawat saat akan kembali kesini dari perjalanan bisnisnya! "


" maaf.. aku hanya mencari waktu yang tepat untuk memberitahunya padamu! aku tak ingin membuat mu semakin terlarut dalam kesedihan, karena saat itu mayat orang tua mu masih belum bisa ditemukan! "


" aku benar-benar minta maaf Angel! aku pikir cara ini yang terbaik! aku minta maaf! "


Gadis kecil itu terduduk lemas, David segera memeluknya dengan erat seraya menangkan gadis itu.



" maaf.. "


ucap gadis kecil itu, yang kemudian tak sadarkan diri.


David bergegas menggendong gadis itu, kemudian membaringkan nya di atas ranjang kamar David.


" bagaimana keadaannya?! "


" nona Angel hanya demam tuan! anda tidak perlu terlalu hawatir! "


jawab dokter pribadi David


" aku sangat takut dia kenapa-napa! "


" ma..maafkan saya tuan! sa.. saya sudah memberinya obat, nona Angel hanya perlu beristirahat! "


" terima kasih, pergilah!! "


Dokter itu tersentak kaget saat mendengar David berterimakasih kepadanya.


' baru kali ini tuan David berterimakasih padaku'


gumam dokter dalam.hati.


" ada apa ini, Dav? "


tanya Louis


" kenapa ramai sekali?! "


lanjutnya

__ADS_1


David berlari ke arah Louis, dan...


' buggk '


satu pukulan melayang di wajah Louis, dengan penuh amarah David menarik kerah kemeja Louis.


" si*lan kau Louis! "


" kau pikir aku bodoh? "


teriak David penuh amarah


" aku sudah memperhatikan mu sejak lama! apa begini caramu bersaing?! "


Louis hanya terdiam pasrah dan tak melawan.


" aku tau kau yang melakukan itu Louis! "


" ya, aku sudah muak denganmu! "


" si*lan! "


David kembali memukul keras wajah Louis, sampai darah mengucur keluar.


" aku memaafkan mu karena kau teman ku! tapi.. tidak ada lain kali Louis! "


" dan ingatlah satu hal, Angel milikku! kau takkan pernah bisa meraihnya. Jadi berhentilah sampai disini! "


" hahaha.. ya, aku mengerti! "


jawab Louis, *tersenyum pahit*


***


perlahan gadis kecil itu mulai membuka matanya, dengan samar dia melihat David yang tengah tertidur di kursi samping ranjangnya.


Gerakan kecil tangannya membuat pria itu terbangun.


" ma.. maaf, aku membuat kakak terbangun! "


" Angel! berhentilah meminta maaf! semua salahku! "


" ti.. tidak! yang kakak lakukan benar, jika aku tau lebih awal mungkin aku akan prustasi! "


" maaf.. aku tadi sangat emosi, padahal tidak tau alasan yang sebenarnya! "

__ADS_1


Perlahan David memeluk erat tubuh gadis kecil itu.


" tidak.. tidak apa-apa Angel! aku memaklumi mu! "


__ADS_2